25.9 C
Padang
Kamis, Januari 27, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Genius Umar Mohon Restu Ibunda Sebelum Ke KPU
G

Kategori -
- Advertisement -

Pariaman, beritasumbar.com Jelang waktu untuk mendaftar ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat (Sumbar), Genius Umar sujud dipangkuan ibundanya, untuk memohon doa dan meminta ridho.

Diketahui, Genius Umar mendaftar ke KPU Sumbar, karena ikut pada pimilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar pada 2020 ini.

Genius Umar yang saat ini Walikota Pariaman, direncanakan akan mendaftar ke KPU Sumbar pada Minggu (6/9/2020) besok, sebagai Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumbar mendampingi Irjen Pol Fakhrizal sebagai calon gubernurnya (Cagub).

Baca Juga: Tenaga Kesehatan TerKonfirmasi Positif Covid-19, Layanan IGD, IBS dan Poliklinik RSUD dr Adnaan WD Ditutup sementara

Pasangan tersebut maju pada Pilgub Sumbar melalui koalisi poros baru yakni Partai Golkar, Partai Nasdem dan PKB.

Setelah pulang dari rumah ibunya untuk memohon doa dan meminta ridho dari sang ibunda, cawagub dengan gelar doktor itu ziarah ke makam ayahnya almarhum Ali Umar.

“Genius memang begitu, apapun kerja berat dan masalah berat yang dihadapinya pasti mendatangi ibu, untuk memohon doa dan minta restu,” sebut Jasri Umar yakni kakak Genius Umar, yang juga sekarang Kepala kejaksaan Negeri Kota Tegal pada Sabtu (5/9/2020).

Diketahui juga, Ibunda Genius Umar yaitu Jasni (85) merupakan pensiunan guru sekolah dasar dan kepala sekolah. Kemudian almarhum ayahnya meninggal dunia tiga bulan lalu diusia 87 tahun, sebelumnya ayahnya merupakan guru Sekolah Dasar dan pernah menjadi Kadis Pendidikan di Padang Pariaman.

Saat Genius sujud dipangkuan ibundanya, sang ibu mengatakan, pergilah mendaftar nak semoga apa yang dilakukan dalam kerindhoan Allah, namun ibundanya berpesan bahwa jangan korupsi dan jangan lukai perasaan orang banyak.

“Pai lah (pergilah) mendaftar nak, ibu hanya minta ke pada Allah jadikan Genius Umar menjadi orang yang bermanfaat bagi orang banyak. Jan korupsi dan jan lukoi perasaan urang banyak (jangan korupsi dan jangan lukai perasaan orang banyak,” ungkap Jasni dengan suara serak.

Sementara itu Genius Umar mengatakan, kalau dirinya sejak kecil hingga sekarang selalu meminta doa restu kepada ibu dan bapaknya.

“Tanpa doa dan restu ibu serta ayah maka pasti kerja kita hasilnya gagal atau tidak akan sukses),” ujar Genius.

Kata Genius, almarhum ayahnya dulu mendidik dirinya dan saudaranya dengan keras untuk menjadikan pekerja keras, istiqomah, amanah dan pantang menyerah.(Syamsul)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img