32 C
Padang
Kamis, Mei 23, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Profil Singkat Supardi SH
P

Kategori -
- Advertisement -

SUPARDI, lahir di Labuh Baru, Payakumbuh 17 April 1973, Ayahnya Yasri Tarumun, seorang pegawai di Kodim berasal dari Tujuh Koto Talago, sedangkan ibunya Aisyah adalah ibu rumah tangga yang berasal dari Koto nan Ampek, Payakumbuh. Dari turunan ibu, Supardi bersuku Sikumbang.

Kakek Supardi bernama M. Nur Angku Lubuak, seorang ulama di Payakumbuh dan memiliki surau suluak di Kelurahan  Tanjung Gadang, yang berada di pinggiran Batang Agam.

Masa kecil Supardi, dihabiskan di Payakumbuh dengan berbagai perjuangan hidup yang tidak mudah. Supardi dikenal sosok yang ulet, pernah melakoni berbagai profesi, mulai dari penjual roti keliling, hingga berdagang ke berbagai kota.

Tetapi bukan berarti, anak ketiga dari enam bersaudara ini melupakan pendidikan. Supardi mengenyam pendidikan di Payakumbuh, SD Negeri 07 Payakumbuh, Sekolah Teknik (ST) setara SMP dan Sekolah Teknik Menengah (STM) Payakumbuh.

Begitupun dengan pendidikan agama, Supardi termasuk anak yang menonjol, bahkan sering menjuarai lomba pidato dan berulang kali khatam Al Quran.

Sejak muda, Supardi sudah menjadi aktivis, apalagi saat bergabung di organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) kelas 2 ST, kemampuan organisasi dan kepemimpinannya terasah dengan baik.

Supardi juga bergabung dengan LSM Taratak dan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) untuk menyalurkan sisi kritisnya kepada Pemerintahan Orde Baru.

Supardi muda kemudian memberanikan diri terjun ke politik praktis. Tahun 2004, dia terpilih menjadi Anggota DPRD Kota Payakumbuh dari Partai PBB. Pemikiran dan ide idenya mewarnai DPRD Kota Payakumbuh saat itu.

Periode berikutnya, Supardi naik kelas ke DPRD Provinsi Sumbar, dan kembali dipercaya masyarakat dan dipercaya di Komisi Empat yang membidangi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat

Periode 2014- 2019, Supardi kembali terpilih sebagai anggota DPRD Sumbar dari Partai Gerindra dan dipercayakan partai politik menjadi Ketua Komisi 3 yang konsen dengan BUMD dan  keuangan daerah.

Periode 2019 – 2024, Supardi kemudian ditunjuk oleh DPP Partai Gerindra sebagai Ketua DPRD Sumbar.

Supardi dikenal sebagai sosok pemimpin yang mampu merangkul semua pihak. Bahkan ketika mahasiswa dan masyarakat berunjuk rasa ke DPRD Sumbar, Supardi selalu datang menemui massa. Hal ini jarang dilakukan oleh seorang Ketua DPRD.

Secara internal, Supardi juga melakukan berbagai inovasi seperti digitalisasi, pembangunan mesjid dan berbagai perubahan lainnya.

Supardi juga dikenal memiliki perhatian serius dalam membina UMKM, perhatian kepada generasi muda, petani dan pemajuan kebudayaan. Hal itu terlihat dari berbagai program yang digagas dan dilakukan selama 20 tahun mengabdi di lembaga legislatif.

Selama 20 tahun tersebut, Supardi telah banyak berperan membangun Payakumbuh dan Limapuluh kota. Pembangunan infrastruktur, Supardi menjadikan Batang Agam sebagai kawasan ekonomi baru, perbaikan trotoar dan jalan Ahmad Yani, pembangunan irigasi, perbaikan jalan dan pembangunan jalan tani, serta infrastruktur lainnya.

Selain itu, Supardi juga berperan aktif memajukan UMKM dengan memberikan pelatihan kepada ribuan masyarakat. Membangun pendidikan dengan memberikan pelatihan kepada guru dan siswa. Dan juga aktif memberdayakan anak muda dengan berbagai program dan kegiatan.

Bahkan Supardi dengan dana pribadinya menyekolahkan dan menguliahkan anak anak tidak mampu. Supardi akan terusik jika anak anak Payakumbuh dan Limapuluh Kota tidak bisa melanjutkan pendidikan mereka karena terbentur biaya.

Apresiasi atas gagasan dan kerja Supardi datang dari banyak pihak, termasuk para akademisi, yang menyebut Supardi sebagai sosok pemimpin ideal. Supardi di tengah kesibukannya, memperoleh gelar Sarjana Hukum. Ini membuktikan, bahwa Supardi haus dengan ilmu.

Payakumbuh ke depan, butuh pemimpin yang kaya ide dan gagasan. Butuh sosok yang mau dan mampu bekerja dengan hati untuk kemajuan Payakumbuh. Tidak kalah penting, Payakumbuh juga butuh sosok yang memiliki jaringan luas dan mampu merangkul semua elemen.

Sosok itu ada pada Supardi, tidak salah, banyak masyarakat dan tokoh yang mendorong suami dari Emilia  dan ayah dari  Putri Yasmin Al Adawiyyah dan Ummu Syaibatul Habibah ini, untuk memimpin Payakumbuh sebagai Walikota Payakumbuh 2024 – 2029.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img