25 C
Padang
Jumat, Januari 21, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Adipura 2015, Payakumbuh Ingin Temukan Anak yang Hilang
A

Kategori -
- Advertisement -

Payakumbuh boleh gagal merebut Piala Adipura 2014. Tapi, tahun 2015 nanti, Piala Adipura sebagai lambang supremasi tertinggi bagi kota terbersih berwawasan lingkungan hidup harus kembali milik Payakumbuh. “Anak yang hilang atau piala yang lepas itu, harus diboyong kembali ke kota ini.”

Demikian ditegaskan Walikota Payakumbuh Riza Falepi, ketika memimpin rapat persiapan penilaian tahap pertama (P1) Adipura 2015, dalam acara di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Senin (8/9). Rapat dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan Yoherman itu, juga dihadiri Wakil Walikota H. Suwandel Muchtar, Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf. Trisno Widodo, Asisten II Amriul, Pimpinan SKPD terkait, Camat, Pimpinan Puskesmas dan sejumlah Kepsek.

Dikatakan Walikota, tamparan yang cukup menyakitkan bagi Pemko Payakumbuh, saat diumumkan Kementerian Lingkungan Hidup, Payakumbuh tidak termasuk dalam daftar kota/kabupaten penerima Adipura 2014. Tapi, kegagalan dimaksud bukan untuk diratapi. Sebaliknya, menjadi bahan evaluasi, memperbaiki kelemahan untuk maju ke depan.

“Saya minta, Sekdako memimpin dan mengkoordinasikan persiapan penilaian Adipura P1 ini dengan seluruh SKPD terkait dan komponen masyarakat lainnya. Ini persoalan yang cukup krusial, karena menyangkut gengsi daerah,” tegas Walikota.

Menurut Wawako Suwandel Muchtar, Piala Adipura sangat strategis bagi prestise daerah. Banyak gelar juara nasional, tapi gagal dalam penilaian Adipura, gelar yang banyak itu bagaikan tak ada artinya, sebutnya.

Dandim Trisno Widodo, menjanjikan, akan membantu Pemko merebut Piala Adipura kembali. Malahan, Trisno mengajak Pemko melakukan pra penilaian terhadap 30 titik pantau yang akan dikunjungi tim penilai pusat. Menurutnya, pra penilaian akan mempermudah langkah Pemko mengevaluasi kelemahan, sebelum tim pusat datang menilai, tegas Trisno.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Kebersihan Payakumbuh, Ir. Zulinda Kamal dan Kepala Kantor Lingkungan Hidup Drs. Afridol, menginformasikan, penilaian tahap pertama Adipura, akan berlangsung dalam bulan Oktober mendatang. Tim penilai Adipura akan berkunjung ke 30 titik pantau, seperti TPA (tempat pemprosesan sampah akhir), terminal, pasar tradisional, puskesmas, rumah sakit umum daerah, sekolah, perkantoran, jalan utama, kawasan pemukiman.

 

Sumber: humas payakumbuh

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img