24.5 C
Padang
Tuesday, November 24, 2020
Beritasumbar.com

Warga Kota Padang Harapkan Pemerintah Segera Padamkan Titik Api
W

Kategori -

Padang – Sejumlah warga kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) mengharapkan pemerintah RI segera memadamkan titik api akibat kebakaran hutan sumber munculnya kabut asap pada beberapa wilayah.

“Presiden Jokowi sudah turun ke lapangan, sudah sepatutnya pemadaman titik api tersebut mulai dilakukan,” kata salah seorang warga Mawi, di Padang, Minggu.

Menurutnya pemadaman titik api tersebut harus dilakukan dalam waktu dekat karena dampak yang ditimbulkannya bukan hanya merugikan masyarakat dalam negeri saja melainkan juga luar negeri.

Hal ini katanya bisa mengganggu stabilitas antara RI dan negara tetangga.

“Bila masyarakat Indonesia saja yang terkena sudah biasa, tapi kalo masalahnya berimbas ke negara lain dapat mengancam hubungan kedua negara,” katanya.

Dalam hal ini kata dia, pemerintah daerah harus memiliki inisiatif untuk menangani permasalahan tersebut, selain menunggu instruksi presiden.

Sebagai contoh katanya kabut asap di Sumbar, meski titik api tidak banyak ditemukan dan hanya sebuah dampak kiriman namun pihak Pemda perlu juga proaktif membantu daerah lain.

Bentuk proaktif ini yakni melakukan konsolidasi dengan pemda lain seperti pengiriman tenaga pemadam kebakaran, staff ahli kebun dan hutan, atau Badan penanggulangan bencana.

“Hal ini perlu dilakukan mengingat kabut asap telah menjadi bencana nasional bahkan berpotensi menjadi internasional,” ucapnya.

Warga lain Arlon Dison mengatakan pemerintah juga perlu meminta bantuan negara yang terpapar asap untuk menanggulangi titik api tersebut bila merasa tidak mampu menanganinya sendiri.

Dengan begitu katanya kedua negara sama mendapat keuntungan.

Sementara itu sebelumnya pakar kajian udara dari Ilmu Lingkungan Universitas Andalas Dr. Fadjar Goembira mengatakan bahwa untuk melakukan pemadaman titik api pada kebakaran hutan tidak mudah.

Sebab menurutnya selain berat secara teknis adanya kepentingan lain dan kebijakan tentang lingkungan di sekitarnya dapat menjadi faktor penghambatnya.

Meskipun demikian bila pemerintah mampu berkonsolidasi dengan berbagai pihak titik api tersebut dapat dipadamkan. (Ant/Oleh M R Denya Utama)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Reido Deskumar Kritik Profesionalisme Tim NA-IC

Padang,BeritaSumbar.com,-Perhelatan demokrasi haruslah dilalui dengan cara-cara elegan, bersih dan tentu tidak menciderai kandidat lain. Sehingga kotestasi Pilgub Sumbar benar-benar fair dan bisa...

Dihari Kedua Pelaksanaan Pasar Murah Berlangsung Pada 5 Kelurahan di Kota Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Dihari kedua pelaksanaan bazar/pasar murah, Pemko Payakumbuh melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar acara yang dipelopori oleh Dinas Pangan Provinsi Sumatra...

Nasrul Abit Dengar Keluhan Warga dan Nelayan

Mentawai, BeritaSumbar.com, - Setelah menepuh perjalanan lebih kurang 11 jam dari Padang, calon Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Nasrul Abit, sampai di Muara...

Tragis, Mobil Pembawa Penumpang Ke Pesta Pernikahan Renggut Dua Korban Jiwa

Tanah Datar, beritasumbar.com - Berniat pergi ke pesta pernikahan,mobil pembawa penumpang malah masuk jurang sedalam 5 meter di Jorong Aur Duri Nagari...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Dukung PBM Tatap Muka, DPRD Payakumbuh: Terapkan Prokes Secara Ketat

Payakumbuh, beritasumbar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh, mendukung rencana pemerintah kota setempat yang akan melaksanakan Proses Belajar Mengajar (PBM)...

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Sudah Zona kuning, Kegiatan PBM Tatap Muka Di Payakumbuh Mulai Rabu Ini

Payakumbuh, beritasumbar.com - Setelah ditetapkan kembali sebagai daerah zona kuning atau daerah dengan zona penyebaran rendah, Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat akan...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...
- Advertisement -