spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Pelatihan Perikanan Tingkatkan Kapasitas Pembudidaya di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat
P

Kategori -
- Advertisement -

Pesisir Selatan, BeritaSumbar.com,- 1 September 2026 Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University, LPA2I IPB University bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat resmi melaksanakan Pelatihan Pengembangan Kapasitas dalam Integrasi Inovasi Smart Sea-Farming dan Smart Cold Chain System untuk Optimalisasi Rantai Pasok Ikan dan Peningkatan Gizi Nasional Di Kabupaten Pesisir Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat, Dosen Pulang Kampung IPB University. Dimana dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku budidaya ikan Karamba Jaring Apung (KJA) laut dalam menerapkan inovasi Smart Sea-Farming dan mendukung penguatan rantai pasok ikan supaya meningkatkan produktivitas, efisiensi budidaya dan kualitas hasil perikanan.

Acara dibuka oleh Kepala UPTD BPBALP Teluk Buo, Ibu Lastri Mulyanti, S.Pi., M.Si. Beliau menyamput dengan senang hati pelatihan ini, karena sudah lama kegiatan semacam ini tidak dilaksanakan. Acara ini dihadiri oleh pemerintah terkait seperti UPTD BPBALP Sei. Nipah, dan UPTD BPBALP Teluk Buo. Kata sambutan dari ketua tim peneliti, Prof. Dr. Yonvitner, S.Pi., M.Si. yang menyebut ikut bangga dan berbahagia dalam kegiatan tersebut.

Narasumber berasal dari IPB University diantaranya Prof. Dr. Ir. Ario Damar, M.Si., Dr. Ir. Irzal Effendi, M.Si., Dr. Ir. Ruddy Suwandi, M.S., M.Phil., dan Muhammad Qustam Sahibuddin, M.Si. Para narasumber membagikan kiat-kiat pengembangkan sektor perikanan. Diantaranya Prof. Dr. Ir. Ario Damar, M.Si., meyatakan Perairan Pesisir Selatan memiliki potensi yang baik untuk aktivitas budidaya dan dipercepat dengan teknik smart sea-farming. Dr. Ir. Irzal Effendi, M.Si., menyebutkan salah satu potensi mendapatkan nilai rupiah yang tinggi yaitu dengan budidaya lobster ukuran konsumen. Perlu dicatat, dalam hal ini perlu kerja sama antara pembudidaya, pemda, sektor swasta dan masyarakat agar semua dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Tidak hanya ilmu dari narasumber, para pembudidaya juga membagikan pengalaman yang mereka dapat selama menjadi pembudidaya. Bapak Candra Hamid menyebutkan “Kita harus menjaga ikan dalam proses pengankutan benih ikan selama di perjalanan. Jika kita tertidur, maka selanjutkan ikan-lah yang akan tertidur”. Kemudian, pembudidaya juga menyambut dengan baik program dosen pulang, mereka berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan setiap tahun sehingga bisa belajar langsung dari ahlinya.

Sesi penutupan ditutup oleh Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Ibu Resi Suriyati, S.Pi., M.Si. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi para pembudidaya pasca-pelatihan dan membantu upaya percepatan peningkatan sektor perikanan di Sumatera Barat.

Penulis: Nahdah Ayatillah, S.Si (PKSPL IPB University)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img