23 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Pelaku Pembunuhan Di Situjuah Terungkap
P

Kategori -
- Advertisement -

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Misteri penemuan mayat beberapa hari lalu di Kecamatan Situjuah Limo Nagari terungkap. Jajaran Satreskrim Polres Payakumbuh berhasil membekuk pelaku pembunuh IP (21) yang berinisial AM (19).

Kepada awak media saat konferensi pers kasus pembunuhan tersebut, Kasat Reskrim Polres Payakumbuh AKP Mochamad Rosidi di Payakumbuh pada Kamis 17/12 siang mengatakan latar belakang pelaku melakukan pembunuhan tersebut karena hasrat dari pelaku tidak dipenuhi oleh korban yang sudah berpacaran selama tiga bulan.

Baca Juga: Hendak Ke TPS, Warga digemparkan Dengan Penemuan Mayat Perempuan Dalam Semak

“Pelaku berinisial AM (19) diamankan di Bukittinggi pada Rabu (16/12) di salah satu rumah makan tempat dia bekerja sekira pukul 18.00 WIB,” kata dia.

Pembunuhan berawal ketika pelaku menjemput korban pada Senin (7/12) sekira pukul 19.30 Wib dan sudah sempat berkeliling selama satu jam. Setelah itu korban mengajak pelaku ke lokasi untuk melepaskan hasratnya.

“Namun korban tidak mau diajak melakukan hubungan intim. Tersangka terus memaksa, tapi karena korban melakukan perlawanan dan berteriak tersangka langsung menganiaya korban,” ujarnya.

Tersangka pada awalnya membenturkan kepalanya kepada korban yang membuat sejumlah gigi dari korban lepas dan mengeluarkan darah di mulut dan hidung. Setelah itu, Tersangka mencekik korban sampai meninggal.

“Setelah korban meninggal tersangka tetap melampiaskan nafsunya kepada korban. Selanjutnya tersangka langsung meninggalkan lokasi,” kata dia.

Korban IP (21) merupakan warga Kenagarian Suayan, Kecamatan Kabupaten Limapuluh Kota yang kerja di pabrik roti. Sedangkan tersangka AM (19) merupakan warga Koto Baru Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar yang bekerja di salah satu rumah makan.

Menurut pelaku, ia kenal dengan korban melalui media sosial facebook. Tapi saat pembunuhan merupakan hari pertama kalinya mereka bertemu setelah 3 bulan perkenalan mereka di media sosial,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan Polres Payakumbuh, yakni sejumlah pakaian dalam wanita milik korban, satu helai celana korban, satu gigi palsu milik korban, sepasang sepatu milik korban dan satu unit sepeda motor.

“Tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP karena menghilangkan nyawa orang lain dan pasal 285 KUHP tentang perkosaan. Maksimal hukuman 15 tahun penjara,” kata dia.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img