23 C
Padang
Minggu, September 19, 2021
Beritasumbar.com

FAPERTA Unand Berhasil Bibitkan Bunga Bangkai
F

Kategori -

Padang,BeritaSumbar.com,- Indonesia dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi didunia (megabiodiversi). Secara biogeografis yang terletak diantara dua samudra dan dua benua menyebabkan Indonesia mempunyai keanekaragaman hayati yang sangat tinggi, diduga lebih tinggi dibandingkan Brazil jika keanekaragaman hayati indonesia baik di daratan maupun di lautan telah teridentifikasi.

Hingga saat ini, keanekaragaman jenis telah tercatat ada 1.500 jenis alga, 80.000 jenis tumbuhan berspora dan jamur, 595 jenis lumut kerak, 2.197 jenis paku-pakuan serta 30.000–40.000 jenis flora tumbuhan berbiji (15,5% dari total jumlah flora di dunia). Sementara itu, terdapat 8.157 jenis fauna vertebrata (mamalia, burung, herpetofauna, dan ikan) dan 1.900 jenis kupu-kupu (10% dari jenis dunia). Selain itu, keunikan geologi Indonesia menyebabkan tingginya endemisitas flora, fauna, dan mikroba.

Salah satu fauna endemik yang terdapat di Indonesia yaitu Bunga Bangkai.  Bunga bangkai termasuk dalam family Araceae (talas-talasan) dari genus Amorphophallus sp. Dikutip dari Plant List, terdapat sekitar 303 spesies Amorphophallus dan 197 spesies telah diberi nama. Di Indonesiaterdapat 25 spesies Amorphophalus dan 18 spesies diantaranya endemik tersebar  8 jenis di Sumatera, 6 jenis di Jawa, 3 jenis di Kalimantan, dan 1 jenis di Sulawesi.

Bunga bangkai spesies Amorphophallus titanum merupakan tumbuhan endemik yang hanya ditemukan di Indonesia. Spesies ini ditemukan pertama kali oleh Ilmuwan asal Italia bernama Odoardo Becchari pada tahun 1878 di kawasan hutan Lembah Anai Provinsi Sumatera Barat. Redlist IUCN (International Union for Conservation of Nature) tahun  2020 melaporkan populasi bunga bangkai mengalami penurunan dan diduga hanya tersisa sekitar 71 – 999.303 pohon dengan daerah penyebarannya di Pulau Sumatera. Berdasarkan peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, dilaporkan bunga bangkai termasuk ke dalam flora yang dilindungi karena rentan terhadap kepunahan

Spesies Amorphophallus titanum memiliki ukuran bunga paling besar dengan ukuran spadiks bisa mencapai 3 meter. Penurunan populasi di alam disebabkan oleh berbagai faktor yaitu : rendahnya peluang pembentukan buah karena stigma dan antera tidak matang secara bersamaan sehingga menyebabkan kesempatan untuk melakukan penyerbukan sangat kecil, Umbi dimakan oleh hewan seperti babi dan landak, serta pengambilan umbi secara masif oleh masyarakat untuk dijual.

Prof. Zulfadly Syarif yang juga merupakan Guru Besar dibidang Tanaman Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Andalas mengatakan bahwa banyak Masyarakat salah mengira Bunga Bangkai (Amorphophalus titanum) sebagai Suwek (Amorphophallus paeoniifolius) dan Porang (Amorphophallus oncophyllus) sehingga banyak yang memburu umbinya untuk diperjualbelikan sebagai bahan makanan. Tingginya permintaan ekspor suwek dan porang menyebabkan perburuan umbi bunga bangkai di alam juga meningkat. Hal ini menyebabkan populasi bunga bangkai terus menurun.

“Kondisi ini sangat mengkhawatirkan, oleh karena itu perlu upaya untuk melestarikan keberadaan bunga bangkai melalui program konservasi, agar tidak mengalami kepunahan dan gererasi mendatang tetap dapat melihat secara langsung keindahan bunga bangkai saat mekar”, ungkap beliau.

Program konservasi keanekaragaman hayati dapat dilakukan baik secara in situ dihabitat aslinya atau secara ex situ diluar habitat aslinya. Dr. Yusniwati yang merupakan Dosen Fakultas pertanian Unand mengatakan bahwa konservasi secara ex situ dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti membuat kebun koleksi, kebun raya, arboretum, pembibitan di green house maupun penyimpanan di laboratorium menggunakan teknik Kultur Jaringan.

Saat ini Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas telah berhasil melakukan pembibitan dalam upaya konservasi dua spesies  bunga bangkai yaitu Amorphophallus titanum dan Amorphophallus gigas. Pembibitan berasal dari perkecambahan benih, setek rachis, setek petiole dan regenerasi melalui teknik kultur jaringan/kultur invitro

Tim peneliti telah melakukan penelitian tentang metode untuk membibitkan  bunga bangkai yang berasal dari benih. Media tanam yang dapat digunakan seperti, arang sekam, akar pakis, kadaka dan lumut/sphagnum moss. Diantara media tersebut yang memberikan respon terbaik adalah media lumut/sphagnum moss. Untuk menghindari busuk umbi pada pembibitan maka dihindari penggunaan tanah.

Pembibitan menggunakan benih terkendala dengan kontiniunitas ketersediaan benih dari alam. Sulitnya mendapatkan benih bunga bangkai harus diakali dengan mencari sumber bahan tanam lain seperti rachis, petiole bahkan daun. Selama sekitar 2 tahun tim peneliti melakukan penelitian perbanyakan bibit bunga bangkai menggunakan organ vegetatif.  Zat pengatur tumbuh Auksin dari golongan Indole dan Sitokinin dari golongan Benzyl perlu ditambahkanuntuk menginduksi akar dan tunas. Pada metode setek biasanya umbi akan terbentuk setelah berumur 1 bulan setelah tanam. Pembibitan menggunakan metode kultur jaringan berbasis bioteknologi juga menunjukan hasil yang memuaskan. Penggunaan petiole dan daun sebagai bahan tanam (eksplan) mampu menghasilkan tunas yang cukup banyak. Keberhasilan pembibitan ini sangat menggembirakan sehingga kedepan diharapkan program konservasi dapat berjalan berkelanjutan mulai dari pembibitan hingga pemindahan ke habitat.

Penulis berharap kegiatan pembibitan ini selain dapat menjadi program konservasi keanekaragam hayati juga akan menjadi penunjang ekowisata daerah di Sumatera Barat saat bibit yang diperoleh telah dipindahkan untuk ditanam ke suatu kawasan konservasi. Target jangka panjang penelitian ini, semoga kawasan wisata di Sumatera Barat Seperti Payo di Kota Solok, Mandeh di Pesisir Selatan, Harau di 50 Kota dapat menjadi kawasan konservasi untuk ditanami bunga bangkai yang telah dihasilkan. Oleh karena itu kerjasama dengan dinas-dinas terkait untuk membuat kawasan ekowisata berbasis konservasi penting untuk dilakukan.

Bukan hal yang mustahil jika program konservasi ini berhasil maka akan menjadikan bunga bangkai sebagai Flora Identitas Sumatera Barat, mengingat spesies ini pertama kali ditemukan di Sumatera Barat. Jika Bengkulu terkenal dengan Rafflesia arnoldii nya, kenapa Sumatera Barat tidak “membranding” Bunga bangkai sebagai Flora Identitasnya?

Oleh : Ryan Budi Setiawan SP, M.Si (Dosen Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas)

Hp/WA : 082171993486

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Rumah Tidak Layak Huni tertimpa Pohon,Pj Walinagari Tigo Jangko Respon Cepat.

Rumah Tidak Layak Huni tertimpa Pohon,Pj Walinagari Tigo Jangko Respon Cepat. Tanah Datar,Beritasumbar.com - Rumah tidak layak huni di Guguak Tinggi Jorong Cendrawasi Nagari Tigo Jangko Kabupaten Tanah Datar tertimpa pohon Selasa pagi 14/09/2021.Pj Walinagari Tigo Jangko merespon cepat kejadian dengan langsung meninjau lokasi beserta BPBD dan pihak Kepolisian. Dra.Nita Jandru,Pj Nagari Tigo Jangko mengatakan,"kami dari aparatur pemerintahan nagari,cukup prihatin dengan adanya kejadian rumah warga tertimpa pohon rambutan yang tumbang tadi pagi. "Angin kencang dari Senin sore,mengakibatkan beberapa pohon disekitar tempat kejadian tumbang dan salah satunya menimpa rumah Yusneli (37) janda dengan tiga orang anak. "Rumah yang ditempati Yusneli tersebut memang tidak layak huni,hanya satu kamar dan sebagian ruang tamu bisa didiami."kebetulan ruangan itu yang ditimpa pohon. "Kita bersama BPBD dan Kepolisian Kabupaten Tanah Datar telah membersihkan lokasi bencana,"korban juga sudah diungsikan sementara sambil menunggu bantuan RTLH yang telah diajukan dan mencari bantuan lainnya untuk korban. "Kerugian ditafsir mencapai Rp.30 Juta dan Allhamdulillah tidak ada korban jiwa serta luka - luka serius katanya."(haries)
- Advertisement -

Kemenkominfo RI Sentuh Warga Solsel melalui Literasi Digital dan Literasi Dakwah

Solok Selatan,BeritaSumbar.com, — Direktri Radio Citra Solok, Erna Yuliarti menjabarkan sifat yang harus diperhatikan dalam berinternet. Katanya, informasi yang akan diunggah akan sulit bisa dihapus.

Wujudkan Manusia Beriman-Akhlak, Pemkab Limapuluh Kota Targetkan Setiap Nagari Miliki Rumah Tahfidz

Limapuluh Kota, beritasumbar.com  - Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat menargetkan setiap nagari atau desa adat di daerah tersebut memiliki rumah tahfidz, guna mewujudkan manusia...
- Advertisement -

KONI 50 Kota dan Tanah Datar Hearing Soal Program Pembinaan Olahraga

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota menerima kunjungan KONI Kabupaten Tanah Datar di Kantor Sekretariat KONI, Jl Olahraga, kawasan pusat Kota Payakumbuh. Bukan untuk bertanding, melainkan saling bertukar informasi seputar kegiatan serta program kerja dalam rangka pembinaan olahraga di daerah masing-masing.

Lima Positif Covid-19 dan Empat Bebas Isolasi Di Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Perkembangan kasus Covid-19 Kota Payakumbuh terus melandai dari hari kehari. Dimana sampai Jumat(17/09) kasus aktif virus corona tinggal 49 kasus.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Lapas Padang dan Polresta Padang Sinergi Dalam Ungkap Jaringan Peredaran Narkoba

Padang,BeritaSumbar.com,-- Dalam rangka wujudkan komitmen Zero Narkoba, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang Era Wiharto lakukan sinergi bersama Sat Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang mengungkap jaringan peredaran narkoba yang melibatkan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

LPPKI diterima Gubernur Sumatera Barat

Padang,BeritaSumbar.com,- Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (DPN-LPPKI ) Azwar Siri.SH beserta unsur pengurus lainya diterima Gubernur Sumatera Barat Buya Mahyeldi Ansharullah di istana Gubernur Jalan Jendral Sudirman No 51 Padang, pada hari Rabu tanggal 14 September 2021.

Lapas Padang Terus Berbenah Antisipasi Gangguan Kamtib dan Penanggulangan Bencana

Padang,Beritasumbar.com,– Menindaklanjuti arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas) Reynhard Silitonga terkait peningkatan pengawasan dan pengamanan di Lapas dan Rutan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang

Komitmen Raih Zona Integritas, Kalapas Padang Tekankan Ini kepada Seluruh Petugas !!!

Padang,BeritaSumbar.com, - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang ikuti Monitoring dan Evaluasi Tugas dan Fungsi bersama Kepala Lapas (Kalapas) Era Wiharto di aula Lapas Kelas IIA Padang. Tampak hadir dalam kegiatan ini seluruh pejabat struktural eselon IV, eselon V, staf administrasi dan regu pengamanan.

Reido Deskumar Pimpin Gema Keadilan Sumatera Barat : Sumatera Barat Adalah Otaknya Indonesia

Padang,BeritaSumbar.com,- Gema Keadilan (GK) Sumatera Barat melaksanakan pelantikan Ketua dan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Periode 2021-2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual.

Dosen Unand Beri Pelatihan Teknik Relaksasi benson Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Lansia

Dosen Universitas Andalas dari Fakultas Keperawatan, memberikan pelatihan tentang “Teknik Relaksasi Benson Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Lansia” Kegiatan ini dilaksanakan di Panti jompo Wisma Cinta Kasih kota Padang. Dosen-dosen tersebut ialah Gusti Sumarsih Agoes, S.Kp, M.Biomed, Ns. Arif Rohman Mansur, M.Kep dan Ns. Windy Freska, M.Kep

Edukasi PHBS dan Pendirian Poskestren di Pondok Pesantren Batang Kabung Padang

Pondok Pesantren merupakan lembaga pendidikan keagamaan Islam yang berbasis masyarakat. Pada umumnya kondisi kesehatan di lingkungan pondok pesantren masih memerlukan perhatian yaitu akses pelayanan kesehatan, berperilaku sehat maupun aspek kesehatan lingkungannya. Data Kementerian Kesehatan tahun 2012 menunjukkan bahwa jumlah populasi di Indonesia yang menderita penyakit kulit (scabies) masih sangat tinggi, yaitu 4,60 – 12,95%, dan tertinggi ditemukan di lingkungan pondok pesantren

Majelis Pertimbangan Kelitbangan Sumbar Rekomendasikan Pembatalan TdS 2021

Padang,BeritaSumbar.com,_ Dalam upaya menggerakkan sektor UMKM dan pariwisata, anggaran pelaksanaan iven balap sepeda Tour de Singkarak (TdS) 2021 sebesar Rp4.9 Miliar, akan jauh lebih bermanfaat dan dirasakan masyarakat jika dialihkan untuk penanganan Covid-19 atau subsidi kepada pelaku UMKM terutama UMKM penunjang pariwisata yang terdampak pandemi atau kegiatan promosi pariwisata lainnya yang lebih memungkinkan

Ditengah Badai, JMG Tetap Peduli Masyarakat terdampak Covid-19

Padang,BeritaSumbar.com,- Tak terasa sudah 13 Tahun Jejak Media Group (JMG) yang menaungi Koran Jejak News dan media online jejak77.com berkiprah didunia jurnalistik. Berbagai rintangan dan tantangan dilalui JMG dalam kurun waktu 13 tahun tersebut.

Semakin Dekat Dengan Konsumen, Oli Mobil Evalube Perluas Layanan Ganti Oli Bersama Capella Daihatsu dan Isuzu

Padang, September 2021 – Oli mobil Evalube menghadirkan program kerja sama layanan ganti oli dengan Capella Daihatsu dan Isuzu. Hingga saat ini, layanan kerja sama ini sudah memberikan kemudahan bagi pelanggan yang tersebar di wilayah Sumatera (Medan, Padang, Aceh, Pekanbaru, dan Batam)
- Advertisement -