spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

KAHMI Sijunjung desak penindakan Kasus Video Dugaan LGBT melibatkan oknum ASN Sijunjung, Bupati Sijunjung : Pelaku sudah dibebas tugaskan.
K

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung, BeritaSumbar.com,– Maraknya kasus LGBT & Kekerasan seksual anak dan perempuan membuat geram Masyarakat Sijunjung. Salah satunya Organisasi Masyarakat, KAHMI Sijunjung yang merupakan wadah berhimpunnya seluruh Alumni HMI. Mereka berkomitmen memberantas Penyakit LBGT di Sijunjung sampai ke akar-akarnya. Setelah minggu lalu KAHMI Sijunjung Silaturrahmi & Audiensi dengan Polres Sijunjung. 

Hari ini, mereka beraudiensi dengan Pemerintah Daerah Sijunjung. KAHMI Sijunjung mendesak agar ada langkah kongkrit dan program yang berkelanjutan agar penyakit ini tidak menyebar di Sijunjung. Disamping kasus Asusila /dugaan LGBT di Tubuh PEMDA Sijunjung yang viral baru-baru ini, KAHMI Sijunjung juga menyorot Kasus lainnya. Diantaranya maraknya penyebaran penyalahgunaan narkoba dan juga kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

“Kita berharap, perjuangan kita tidak hanya sebatas didiskusikan dan disampaikan. Tapi harus ada langkah kongkrit dan menyentuh sampai ke tingkat masyarakat. Dugaan kasus LGBT yang  viral baru-baru ini, tidak hanya membuat malu daerah. Tapi ini juga membuktikan lemahnya pengawasan dari keluarga, masyarakat, ninik mamak dan pemerintah dalam meminimalisir prilaku menyimpang ditengah-tengah masyarakat”, pungkas Koordinator Persidium MD KAHMI Sijunjung, H Asriben Rajo Palowan.

Audiensi kali ini disambut langsung oleh Bupati Sijunjung didampingi Kadis Pariwisata, Pemuda & Olah Raga Kabupaten Sijunjung. Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir merasa berterima kasih atas kedatangan KAHMI Sijunjung dalam menyampaikan Aspirasi. Dalam hal ini, Benny juga menyampaikan perkembangan penanganan kasus Dugaan LBGT tersebut.

“Kita berterima kasih atas kedatangan KAHMI Sijunjung. Disamping menyampaikan aspirasi, kita juga berharap informasi yang beredar di tengah-tengah masyarakat tidak simpang siur. Memang betul kalau MSQ (terduga pelaku) sudah mengakui kalau dia yang berada dalam Video yang Viral tersebut. MSQ mengaku kalau dia tidak melakukan prilaku LGBT tersebut. Dia mengaku kalau video itu diambil sesaat setelah mandi. Tapi kita tidak akan berhenti disitu. Untuk pembuktian kalau dia melakukan Hubungan LGBT, perlu pembuktian dan kajian mendalam. Sekarang sedang diperiksa dan didalami oleh BKSDM & Inspektorat. Sekarang MSQ sudah kita bebas tugaskan dari ASN Paruh Waktu di Pemda Sijunjung sampai ada keputusan/hasil pemeriksaan BKSDM & Inspektorat Sijunjung”, tegas Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir.

Dalam kesempatan ini, KAHMI Sijunjung juga mengusulkan untuk membuat kesepakatan/deklarasi bersama, pembentukan Perda serta langkah pencegahan agar masalah ini tidak terjadi lagi dikemudian hari. Karena Presidium KAHMI Sijunjung meyakini, kalau terjadi pembiaran dan tidak dilakukan tindakan pencegahan tidak tertutup kemungkinan bisa jadi keluarga terdekat menjad korban.
Bupati Sijunjung menyambut baik aspirasi tersebut dan berjanji akan melakukan langkah-langkah strategis segera.

“Kita akan tindak lanjuti masukan dan saran dari KAHMI Sijunjung. Dalam waktu dekat ini, kita akan ajak Forkopimda, Ormas/OKP, Lembaga LKAAM, MUI untuk membuat deklarasi bersama dalam memerangi LGBT dan juga prilaku menyimpang lainnya. Kapan perlu kita akan buat Tim Khusus untuk melakukan pencegahan sampai ke tingkat Nagari. Outputnya  nanti ada Perda sampai turunannya pembentukan Pernag. Kita komit agar prilaku menyimpang ini tidak berkembang ditengah-tengah masyarakat kita”, sambut Bupati Sijunjung. 

Bupati Sijunjung juga akan berdayakan LKAAM Sijunjung melakukan langkah Adat. Semestinya LKAAM menjadi Leading Sektor dalam pencegahan prilaku menyimpang tersebut. Karena tidak perlu menunggu peraturan ataupun perda dalam penindakan. (Deph)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img