29.5 C
Padang
Thursday, October 29, 2020

Menteri Rini Bisa Ganggu Target-Target Jokowi

Ditulis oleh: Tim Riset Futuristic

Jakarta – Jokowi berulang kali mengatakan bahwa dirinya dan para menteri merupakan pengemban amanah Rakyat Indonesia. Oleh karena itu tujuan mereka dalam menjalani Pemerintahan adalah sepenuhnya untuk berbakti dan menghadirkan kesejahteraan bagi Rakyat serta Nusa dan Bangsa Indonesia. Semua tujuan dan target ini harus dapat terwujud secepat mungkin dengan bantuan koridor yang dikenal dengan nama Nawa Cita.

Nah repotnya salah satu pembantu utama sekelas menteri yang paling memiliki power dalam kabinet saat ini bertingkah laku dan mengambil tindakan yang merupakan kebalikan dari nilai-nilai Nawa Cita itu sendiri. Jika kita lakukan checklist prinsip Nawa Cita yang di usung oleh pasangan Jokowi – JK dalam upaya kembali mengangkat harkat, martabat dan kesejahteraan Rakyat dengan tingkah laku yang di pertontonkan oleh menteri Rini yang serakah ini maka hampir semua nilai di dalam Nawa Cita di tabrak oleh lulusan Amerika ini.

Target – target Jokowi tampaknya akan berantakan jika masih mempertahankan pembantu dengan model menteri BUMN yang dengan jelas sudah tidak sejalan dengan Nawa Cita yang di jadikan acuan target kesuksesan kabinet Jokowi – JK.

Poin 2 dalam Nawa Cita yang berisi pembangunan tata kelola pemerintahan yang bersih dan efektif sudah di langgar oleh Rini dengan tindakan serakahnya dalam menerima uang negara yang bukan menjadi haknya melalui Direktur Utama Pelindo II yaitu RJ Lino untuk keperluan perlengkapan kantor kementerian sebesar 200 juta rupiah. Memang jumlah ini tidak sebesar dengan harta negara yang di rampok oleh pejabat lain yang sudah terlebih dahulu masuk kedalam bui, tetapi tindakan ini telah menodai cita – cita mulia para pejabat yang berkuasa saat ini dan masih memiliki hati nurani yang baik.

Poin 4, 6 dan 7 pada Nawa Cita yang berbunyi penolakan negara lemah, peningkatan produktivitas Rakyat, serta mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor – sektor strategis ekonomi domestik sekaligus di langgar oleh Rini dalam tindakan gadai Bank sekelas Mandiri, BNI dan BRI kepada Cina dalam agendanya yang ingin mewujudkan kereta api cepat Bandung – Jakarta dengan nilai proyek sebesar 5 Milyar USD yang dapat berpotensi dengan terjadinya swap saham BUMN ini jika di masa depan value hutang yang di terima membengkak akibat tidak bersahabatnya nilai mata uang kita terhadap USD.

Terlalu banyak blunder yang di lakukan Rini, baik yang berdampak saat ini atau juga akan memberikan dampak kehancuran bagi Negara di masa depan. Mungkin tidak lama lagi usia jabatan Rini, mengingat concern Jokowi terhadap Nawa Cita dan target – target yang ingin di wujudkannya.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

SMA N 2 Lintau Buo Lakukan Kerjasama Pembinaan Informasi Kampus Dan Beasiswa Dengan IPMI

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Dalam rangka pembinaan informasi kampus dan beasiswa di dalam maupun luar nageri,SMA Negeri 2 Lintau Buo lakukan kerjasama Dengan...

Ini Sanksi Bagi Anggota Fraksi Gerindra Yang Tidak Laksanakan Instruksi Partai

Sijunjung, Berita Sumbar--Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sijunjung, terancam dipecat dan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW), bila tidak melaksanakan instruksi partai...

HWK Sumbar Bantu Tiga Keluarga Tinggal Satu Atap di Kota Padang

PADANG - Pandemi Covid-19 yang belum kunjung reda semakin berdampak pada perekonomian masyarakat. Seperti yang tengah dialami oleh tiga keluarga yang tinggal satu...

Hari Pertama OPS Zebra Singgalang 2020,Satlantas Polres Tanah Datar Temukan 30 pelanggaran Ranmor

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Hari Pertama Laksanakan Operasi Zebra Singgalang,Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Tanah Datar temukan dan mengamankan 30 Pelanggaran kendaraan bermotor, Selasa...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Mahyeldi Audy Dan Sumpah Pemuda

Oleh Reido Deskumar Peringatan sumpah pemuda tahun 2020 begitu berbeda dari biasanya. Peringatan sumpah pemuda kali ini bersamaan dengan...

Tidak Ada Gunanya Peringatan Sumpah Pemuda Jika Pemuda Tidak Diberikan Ruang Dan Kepercayaan Menjadi Pemimpin

Oleh Reido Deskumar Setiap tanggal 28 Oktober selalu diperingati sebagai hari sumpah pemuda. Salah satu momen bersejarah dari perjalan...

Omnibus Law, Simalakama Kaum Buruh Dan Angin Segar Pengusaha

Omnibus law adalah melakukan penyederhanaan, pemangkasan dari sekian banyak peraturan perundang-undangan yang ada saat ini dan mengatur ulang beberapa ketentuan dalam undang-undang...

Salah Ketik (Typo) Jadi Senjata Utama Tangkal Kritikan Publik

Oleh : Jerry Massie (Pengamat Politik Political and Public Policy Studies) Lagi-lagi publik dipertontonkan dengan ketidak profesionalnya lembaga negara...
- Advertisement -