31 C
Padang
Sabtu, Juli 13, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Ketua KELTAN Tanjung Subur Terima Penghargaan PPBS 2013
K

Kategori -
- Advertisement -

Ketua Kelompok Tani Tanjung Subur Kelurahan Kapalo Koto, di Nagari Aur Kuning,  Kecamatan Payakumbuh Selatan,  Joni Saputra,  menerima penghargaan Produksi Pertanian Berdaya Saing (PPBS)  2013, dari Menteri Pertanian RI, Suswono. Penghargaan untuk kategori manajemen bisnis itu, diserahkan Menteri Suswono kepada Joni Saputra, didampingi Kadis Pertanian Iqbal Bermawi,   dalam acara disebuah hotel berbintang lima di Jakarta, 28 September lalu.

 

Kepala Dinas Pertanian Payakumbuh Iqbal Bermawi, menginformasikan, Sabtu (7/12), penghargaan yang diterima Joni Saputra, dinilai Mentan Suswono, akibat kegigihan yang bersangkutan dalam mengembangkan dan mengelola tanaman perkebunan kakao menjadi coklat. Keltan Tanjung Subur sukses menjadikan tanaman ini untuk peningkatan kesejahteraan anggota, meski baru mampu memproduksi coklat   12 Kg/hari.

 

Menurut Iqbal, tahun 2013 ini memang hokinya Joni Saputra. Pria berusia 45 tahun itu, baru saja  diberi reward oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, untuk meningkatkan kemampuannya dalam mengolah coklat di Kota Paris,  Perancis. Menyusul, ditetapkannya Keltan Tanjung Subur sebagai juara pertama   Lomba Tanaman Pengolahan Perkebunan Tingkat Sumatera Barat, 2013. Di Kota Paris, Joni Saputra berpartisipasi dalam kegiatan Pameran  19th Salon du Chocolat Chocolate Show 2013, dari tanggal 28 Oktober sampai 5 November 2013.

 

Anugerah PPBS Award yang diterima Keltan Tanjung Subur, dikatakan Iqbal, bakal meyakinkan Kementerian Pertanian untuk membantu Keltan Tanjung Subur mendapatkan pabrik  coklat yang lebih besar kapasitas produksinya. Proposal mesin pengolahan coklat itu sudah diajukan ke Mentan, menyusul kunjungan Mentan Suswono meresmikan pabrik mini  Chocato (Coklat Kapalo Koto) Payakumbuh, Mei 2013 lalu.

 

Produksi Chocato  baru dalam bentuk serbuk dan kemasan permen, dan  sudah dinikmati Menteri Pertanian Suswono  dan Gubernur Irwan Prayitno saat peresmian pabrik coklat.

 

Di Nagari Aur Kuning, sekarang ini tercatat 80 hektar tananam kakao, dan diseluruh Kecamatan  Payakumbuh Selatan, mencapai lebih kurang 150 hektar. Kakao  permentasi milik petani itu, ditampung semuanya oleh pabrik mini coklat  Tanjung Subur. “Kami hanya menerima  kakao permentasi. Yang tidak permentasi tidak kita terima,” tegas Joni.

Menurut Joni Saputra, permintaan terhadap coklat murni produksi Tanjung Subur, sangat  tinggi, mencapai ratusan kilogram per hari. Tapi, Tanjung Subur baru mampu memproduksi belasan kilogram setiap hari.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img