26 C
Padang
Senin, Juli 26, 2021
Beritasumbar.com

Kelok 9, Jalan Raya dengan Arsitektur Keren di Indonesia
K

Kategori -

[images cols=”five” lightbox=”true”]

[image link=”http://beritasumbar.com/wp-content/uploads/2015/04/kelok-sembilan.jpg” image=”4446″]
[image link=”http://beritasumbar.com/wp-content/uploads/2015/04/kelok-sembilan-tds.jpg” image=”4445″]
[image link=”http://beritasumbar.com/wp-content/uploads/2015/04/kelok-sembilan-tds-4.jpg” image=”4444″]
[image link=”http://beritasumbar.com/wp-content/uploads/2015/04/kelok-sembilan-tds-3.jpg” image=”4443″]
[image link=”http://beritasumbar.com/wp-content/uploads/2015/04/kelok-sembilan-tds-2.jpg” image=”4442″]
[/images]

 

Limapuluhkota – Di Sumatera Barat, ada jalan layang yang arsitekturnya sangat keren. Jalan manalagi kalau bukan Jalan Kelok 9 yang menghubungkan jalur Padang-Pekanbaru. Banyak turis mememanfaatkan lokasi ini untuk berfoto ria.

Tempat ini dulunya berupa jalan raya biasa yang berkelok melipir di antara bukit yang memanjang. Karena seringnya terjadi kecelakaan, pemerintah setempat akhirnya membuat sebuah jalan layang yang sangat indah, dan berada di tengah hutan tropis yang masih terjaga dengan baik.

Berada di jalur trans Padang – Pekanbaru, menjadikannya sebagai tempat favorit bagi para pengguna jalan untuk beristirahat sejenak sambil menyaksikan keindahan arsitekturnya.

Perjalanan solo travelling di Sumatra Barat kali ini membawaku ingin melihat tempat ini secara langsung. Apalagi para sahabat traveller sering menulis keindahannya lewat blog-blog pribadi mereka. Ah, semakin penasaran saja dibuatnya.

Menumpang mini bus dari Payakumbuh dengan lama perjalanan hampir 2 jam, tak membuat saya larut dalam perjalanan panjang yang melelahkan ini. Apalagi panorama alam di sini sangat indah sebagai obat pelepas lelah selama perjalanan.

Jalanan di sini sangat mulus, mungkin karena merupakan jalan penghubung antar provinsi. Dengan lintasan awal melewati perkampungan penduduk, kita dimanjakan oleh keindahan tebing dan sawah sebagai penghias di kiri-kanan sepanjang perjalanan.

Lepas dari perkampungan, pemandangan sudah mulai berubah. Hutan tropis menggantikan panorama alam sebelumnya. Dengan kontur jalan yang berkelok dan terus menanjak, sebagai pertanda bahwa sesaat lagi kita akan mendekati kelok sembilan yang ditandai dengan melewati sebuah jembatan kecil.

Beberapa saat setelah lepas dari jembatan, di depan kita nampak sebuah jalan bak melayang di tengah rimba belantara yang diapit dua sisi bukit yang berbaris. Mengitari jalan ini cukup lama memakan waktu, karena selain berkelok, juga memilki 4 tingkatan.

Saya pun segera turun pada salah satu bangunan permanen yang berfungsi sebagai pos polisi. Saya pun segera beranjak dari tempat itu, sembari mengabadikannya dengan kamera kesayangan.

Ternyata di tempat itu sudah berkumpul banyak orang yang sedang berfoto ria. Ada beberapa rombongan wisatawan lokal dengan membawa mobil pribadinya, seperti terlihat banyaknya mobil yang parkir di pinggir jalan.

Sepanjang Menara Pandang, berjejer pedagang asongan yang menjual minuman dan makanan kecil. Sambil melepas lelah, 2 dua jagung bakar pun seketika ludes saya makan. Sudah lapar soalnya.

Senja pun kian menyapa, disertai rintik hujan yang membasahi jalanan ini. Sembari menunggu angkutan umum, saya segera menepi di salah satu warung. Tak lama kemudian, mini bus datang dan membawaku menuju ke Kota Batu Sangkar.

Lelah selama perjalanan panjang membuat saya tertidur cukup lama. Akhirnya saya dikejutkan dengan suara panggilan penumpang di sebelah saya.

“Mas, bangun mas. Kita sudah sampai di Kota Batu Sangkar”. dengan logat Minang nya yang khas. Akhirnya saya harus menyudahi petualangan saya menyusuri jalan Kelok 9.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Padang Panjang PPKM Level 4, Kakankemenag Ikuti Rapat Bersama Walikota

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_Kakankemenag Kota Padang Panjang diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Wahyu Salim mengikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 serta Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Padang Panjang, Rabu (21/07/2021)
- Advertisement -

Kakankemenag Padang Panjang Pimpin Sosialisasi Pemutakhiran Data Mandiri Melalui Aplikasi MySAPK BKN

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,_Kantor Kementerian Agama Kota Padang Panjang Gelar Kegiatan Sosialisasi Tetang Pemutakhiran Data Mandiri Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Aplikasi MySAPK BKN di Aula Kankemenag Kota Padang Panjang, Senin (26/07/2021)

Komisi B DPRD Kota Payakumbuh Desak PAM Tirta Sago Secepatnya Atasi Permasalahan Debit Air

Payakumbuh,BeritaSumbar.com- Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh mendesak agar Perumda Air Minum (PAM) Tirta Sago dapat segera mengatasi permasalahan debit air di kota itu.
- Advertisement -

Peringatan HUT IAD, Kejari-IAD Sijunjung Tabur Bunga Ke Makam Pahlawan

Sijunjung, beritasumbar.com - Dalam Rangka Peringatan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke 21 Tahun 2021, Kejaksaan Negeri Sijunjung beserta pengurus IAD setempat melaksanakan Ziarah...

Kunjungan Wagub Sumbar Ke Sijunjung, Ini Rangkaian Kegiatannya

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengunjungi Kabupaten Sijunjung pada Kamis, 22/7 dengan sejumlah rangkaian kegiatan bersama pemkab setempat. Selama berada berada...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kampung Adat Terpopuler Versi API Itu Berasal Dari Kabupaten Limapuluh Kota

Labuan Bajo, beritasumbar.com - Kementerian Pariwisata RI anugerahkan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) dengan Anugerah  Pesona Indonesia (API) tahun 2020 yakni juara dua kategori Kampung...

HWK Sumbar Tampil di Konser Minang Bersuara II bersama Seniman dari 5 Negara

PADANG (BeritaSumbar.com)– Eksplorasi seni dan budaya dapat menjadi salah satu cara mengatasi banyak permasalahan. Seni dan budaya juga bermanfaat untuk menyukseskan program Pemerintah dalam...

BPNB Sumbar Sosialisasikan Persiapan Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau

Nagari Koto Gadang Koto Anau yang berada di kaki Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pernah jadi daerah yang kaya dengan hasil cengkehnya. Kekayaan daerah tersebut membuat kolonial Belanda pernah berdiam di sana. Perkembangan kerajaan di Minangkabau hingga perjuangan bangsa sebelum dan awal kemerdekaan juga punya catatan tersendiri bagi daerah tersebut.

Kapur IX Dan Pesona Wisata Alamnya

Saat ini wisata alam baik dalam bentuk tracking, adventure atau olahraga alam sangat banyak digandrungi masyarakat. Spot spot wisata baru jadi sasaran saat ada waktu libur. Kabupaten Limapuluh Kota yang memiliki 13 kecamatan dengan 79 nagari sangat banyak memiliki lokasi untuk wisata alam tersebut. Seperti halnya Kecamatan Kapur IX.

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Warga sekitar kumpulkan donasi untuk menangkan Kampung Sarugo di API Award

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Guna memenangkan perkampungan wisata Kampung Saribu Gonjong (Sarugo) di Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2020 sebagai Kampung Adat Terpopuler warga...

Solok Selatan Luncurkan Seragam Daerah Bagi ASN Dan Pelajar

Padang Aro, beritasumbar.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) meluncurkan motif baju seragam daerah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Kadis Pariwisata Payakumbuh: Ekraf Dapat Menjadi Ajang Promosi Makanan Tradisional

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Kehadiran Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh selain dapat menjadi ajang promosi wisata juga dapat menjadi ajang promosi untuk makanan...

Gamaik Kolaborasi Hoyak Pasar Ekraf 2020 Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Grup Musik Gamaik Mandayu asal Kota Padang tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and Culture Cafe,...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman Nasional Komodo? Taman Nasional Komodo merupakan...
- Advertisement -