25 C
Padang
Kamis, Juli 29, 2021
Beritasumbar.com

Kejar Swasembada, Padang Panjang Tingkatkan Produksi Padi
K

Kategori -

Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) terus berupaya meningkatkan produksi padi untuk menjadikan daerah itu swasembada pangan.

“Untuk pangan Padang Panjang bertumpu pada padi, sehingga dalam rangka menyukseskan program swasembada pangan harus meningkatkan produksi padi setiap tahunnya,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Panjang, Candra, Senin.

Dia mengatakan, dalam program ketahan pangan Padang Panjang sudah lama menerapkan hal tersebut, sehingga ketika pemerintah pusat mencanangkan itu, kota yang terletak di perlintasan tersebut tidak lagi susah dalam memenuhi indikator dalam program ketahanan pangan.

Dalam pencapaian peningkatan produksi padi setiap tahunnya, Pemkot Padang Panjang melakukan penerapan teknologi terbaru yang ada saat ini.

“Ada sejumlah program pertanian untuk peningkatan produksi padi seperti sistem sri, legowo, padi salibu dan pola pertanian organik,” sebutnya.

Dengan sistem yang diterapkan tersebut jelas dia, terbukti bisa meningkatkan produksi padi setiap tahunnya.

“Kalau biasanya petani bisa menghasilkan padi tiga ton sekali panen selama tiga bulan dengan luas lahan satu hektare, namun dengan teknologi yang ada bisa berproduksi 5-6 ton dengan luas lahan yang sama,” katanya.

Untuk produksi padi Padang Panjang sendiri kata dia, saat ini menghasilkan beras sekitar 6.167 ton pertahun dengan luas tanam sekitar 603 hektare.

“Jumlah penghasilan beras itu sudah melabihi tingkat kebutuhan beras di Padang Panjang yang mencapai sekitar 5.500 ton pertahun. Artinya Padang Panjang surplus beras,” sebutnya.

Padang Panjang sendiri kata dia, juga sudah menerapkan disertivikasi pangan dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Upaya pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan mengurangi komsumsi beras sebagai kebutuhan utama masyarakat.

“Di Padang Panjang telah lama diterapkan program yang saat ini disebut Disertivikasi Pangan. Dimana, masyarakat telah biasa mengganti komsumsi beras dengan aneka panganan lain, seperti Jagung, Ubi dan aneka kacang-kacangan,” ujarnya.

Dia mengatakan, swasembada pangan yang dilakukan pemerintah Kota Padang Panjang tersebut ditengah keterbatasan lahan pertanian.

Petani Padang Panjang Rusdi akan membantu pemerintah setempat dalam peningkatan produksi padi dalam rangka mencapai swasembada pangan.

“Kami selalu mendukung program Pemkot Padang Panjang untuk pertanian, termasuk peningkatan produksi padi,” katanya.

 

[Ant]
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Kunjungan Wagub Sumbar Ke Sijunjung, Ini Rangkaian Kegiatannya

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengunjungi Kabupaten Sijunjung pada Kamis, 22/7 dengan sejumlah rangkaian kegiatan bersama pemkab setempat. Selama berada berada...
- Advertisement -

Tua, dalam Keajaibannya (Miracle Life)

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 2/1000 Cerita Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA)/IV-e Kita semua berhak tahu…! Sebuah penelitian besar di Amerika Serikat menemukan bahwa: Usia...

Sebungkus ES Cindua “Merubah Tangis Menjadi Senyum” Pada Program Jumat Barokah.

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Apapun bisa dilakukan seseorang, yang penting ada kemauan dan usaha yang maksimal. Seperti yang dikerjakan oleh seorang Bapak yang bernama Fadhlur Rahman Ahsas, yang hari ini menjadi penggerak UMKM dengan melakukan berdagang ES Cindua Sagu Abak dengan berkeliling memakai motor buntutnya.
- Advertisement -

Pemko Payakumbuh Apresiasi kegiatan Rehab Rumah Dari Alumni SMEA Negeri Payakumbuh Milenial

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Atas dasar solidaritas dan kemanusiaan, Ikatan Alumni SMEA Negeri Payakumbuh (Snepa) laksanakan kegiatan bedah/rehab rumah bagi salah seorang alumni mereka yang kurang mampu yang berdomisili di kelurahan Padang Data Tanah Mati, kecamatan Payakumbuh Barat.

Lawan Pembiayaan Rentenir, Gubenur Bersama OJK Kukuhkan Tim TPAKD Se Sumbar

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Setelah dilakukan pertemuan dan sosialisasi sebelumnya pada bulan Maret 2021, yang digagas OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Provinsi Sumatra Barat bersama seluruh kabupaten/kota Provinsi Sumatra Barat yang bertujuan untuk menyusun serta percepatan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) kabupaten/kota di Sumatra Barat.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

School of Randang Sebagai Wisata Gastronomi Kota Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Tantangan kedepan dari kepala daerah adalah bagaimana membangun network dan komunikasi, tetapi yang perlu digaris bawahi adalah sumber daya manusia (SDM) di dalam tentu perlu untuk mereka benahi.

Investasi Cryptocurrency Naik Signifikan

Padang,- Investasi beberapa Cryptocurrency mengalami Kenaikan signifikan pada 2021, Triliunan Rupiah terserap dalam investasi ini

Padang Pariaman Bantu Alsintan Untuk 22 Kelompok Tani

Pariaman, beritasumbar.com - Dalam rangka meningkatkan produktifitas para petani, Pemkab Kabupaten Padang Pariaman memberikan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan). Penyerahan bantuan alat pertanian kepada 20...

Bukittinggi Siap Menuju Pusat Kuliner dengan Konsep Malioboro

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Sebagai pusat kunjungan wisatawan di Sumatera Barat, Kota Bukittinggi terus berbenah. Tidak hanya pada objek wisatanya, pusat kuliner juga menjadi perhatian...

DPRD Lima Puluh Kota Dorong Pemda Tangkap Peluang Ekonomi Yang Ditawarkan Gubernur Jawa Barat

Lima Puluh Kota,  - Ketua DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota Deni Asra mendorong pemerintah daerah setempat agar segera mengambil peluang ekonomi yang ditawarkan Gubernur...

Terkait Kebijakan Impor Beras, ini Komentar PPI

Jakarta,-Pemerintah baru saja memutuskan untuk melakukan impor beras 1 juta ton dan menugaskan Bulog untuk melaksanakan kebijakan impor tersebut. Terkait dengan kebijakan tersebut, PPI merasa perlu untuk menyampaikan pandangan

Permata Bank dan Astra Life Luncurkan AVA iFamily Protection

Produk e-bancassurance inovatif hasil kolaborasi PermataBank dan Astra Life yang memberikan santunan rawat inap hingga Rp3jt per hari, hadirkan produk perlindungan dan layanan terbaik yang terdigitalisasi bagi keluarga Indonesia

NYALA | OCBC NISP Luncurkan Solusi Finansial Fitness Guna Membangun Generasi Indonesia yang Financially Fit

Solusi Financial Fitness by NYALA OCBC NISP fokus membangun generasi Indonesia agar memiliki pengetahuan, kebiasaan dan mindset finansial yang tepat. Solusi Financial Fitness hadirkan lebih dari sekadar produk keuangan, ini adalah program pendampingan keuangan untuk membawa Indonesia melaju jauh menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045.

Wujudkan Transaksi di Sumbar Berbasis Syariah, Ini Harapan Mahyeldi dan Wako Payakumbuh

Payakumbuh, beritasumbar.com - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumatera Barat mengharapkan masyarakat lebih paham dengan ekonomi syariah serta ke depannya semua transaksi keuangan di daerah...

DEREKSI hadir di Padang

Hallo Sumbar. YEAY!! 🤗 DEREKSI hadir di Padang niiih 😍😍 Khawatir tidak efektif? Dengerin dulu testimoni dari alumni kita 😊
- Advertisement -