26.2 C
Padang
Saturday, November 28, 2020
Beritasumbar.com

Kejar Swasembada, Padang Panjang Tingkatkan Produksi Padi
K

Kategori -

Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat (Sumbar) terus berupaya meningkatkan produksi padi untuk menjadikan daerah itu swasembada pangan.

“Untuk pangan Padang Panjang bertumpu pada padi, sehingga dalam rangka menyukseskan program swasembada pangan harus meningkatkan produksi padi setiap tahunnya,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Padang Panjang, Candra, Senin.

Dia mengatakan, dalam program ketahan pangan Padang Panjang sudah lama menerapkan hal tersebut, sehingga ketika pemerintah pusat mencanangkan itu, kota yang terletak di perlintasan tersebut tidak lagi susah dalam memenuhi indikator dalam program ketahanan pangan.

Dalam pencapaian peningkatan produksi padi setiap tahunnya, Pemkot Padang Panjang melakukan penerapan teknologi terbaru yang ada saat ini.

“Ada sejumlah program pertanian untuk peningkatan produksi padi seperti sistem sri, legowo, padi salibu dan pola pertanian organik,” sebutnya.

Dengan sistem yang diterapkan tersebut jelas dia, terbukti bisa meningkatkan produksi padi setiap tahunnya.

“Kalau biasanya petani bisa menghasilkan padi tiga ton sekali panen selama tiga bulan dengan luas lahan satu hektare, namun dengan teknologi yang ada bisa berproduksi 5-6 ton dengan luas lahan yang sama,” katanya.

Untuk produksi padi Padang Panjang sendiri kata dia, saat ini menghasilkan beras sekitar 6.167 ton pertahun dengan luas tanam sekitar 603 hektare.

“Jumlah penghasilan beras itu sudah melabihi tingkat kebutuhan beras di Padang Panjang yang mencapai sekitar 5.500 ton pertahun. Artinya Padang Panjang surplus beras,” sebutnya.

Padang Panjang sendiri kata dia, juga sudah menerapkan disertivikasi pangan dalam upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Upaya pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan mengurangi komsumsi beras sebagai kebutuhan utama masyarakat.

“Di Padang Panjang telah lama diterapkan program yang saat ini disebut Disertivikasi Pangan. Dimana, masyarakat telah biasa mengganti komsumsi beras dengan aneka panganan lain, seperti Jagung, Ubi dan aneka kacang-kacangan,” ujarnya.

Dia mengatakan, swasembada pangan yang dilakukan pemerintah Kota Padang Panjang tersebut ditengah keterbatasan lahan pertanian.

Petani Padang Panjang Rusdi akan membantu pemerintah setempat dalam peningkatan produksi padi dalam rangka mencapai swasembada pangan.

“Kami selalu mendukung program Pemkot Padang Panjang untuk pertanian, termasuk peningkatan produksi padi,” katanya.

 

[Ant]
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Zulkifli Hasan Harus Banyak Belajar Dari Prestasi Irwan Prayitno Dan Mahyeldi

Kedatangan Zulkifli Hasan Ketua Umum PAN ke Sumbar beberapa waktu lalu, membuat pernyataan yang justru menyudutkan dirinya sendiri. “Apa saudara tidak bosan...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman...

Pemko Payakumbuh adakan Bimtek Persiapan penyusunan laporan SPM kota Payakumbuh tahun 2020.

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Dalam rangka persiapan penyusunan laporan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2020, Pemerintah Kota Payakumbuh mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang digelar di...

Satgas Covid-19: Pengalaman Libur Panjang Sebelumnya Jadikan Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman pada...

Gamaik Kolaborasi Hoyak Pasar Ekraf 2020 Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Grup Musik Gamaik Mandayu asal Kota Padang tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Meski sempat mendapatkan penolakan dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gaji Tenaga Harian Lepas di Kota Payakumbuh...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Menanam Bunga Krokot, Hobi Membawa Berkah Ditengah Pandemi Covid-19

Padang,BeritaSumbar.com,- Di masa pandemi Covid-19, banyak orang yang boring akan keadaan yang tak lazimnya seperti saat ini, hanya berdiam dan hampir semua...

Di Hari Pahlawan Para Kooperator Indonesia Gelar Diskusi Daring Dengan Tema “Inisiasi Pendirian dan Deklarasi Partai Koperasi di Indonesia”

Bertepatan dengan Hari Pahlawan pada Selasa, 10 November 2020, pukul 20.00-22.00 WIB, sejumlah aktivis koperasi atau yang biasanya disebut sebagai kooperator di...

Padang Panjang Latih Koperasi Mengelola Pembiayaan Berbasis Syariah

Padang Panjang, www.beritasumbar.com - Pemerintah Kota Padang Panjang ke depannya akan menerapkan sistem perekonomian syariah, untuk itu Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan...

APBD Payakumbuh 2021 Defisit, Ini Penyebabnya

Payakumbuh , www.beritasumbar.com - Perintah Kota Payakumbuh mulai bahas Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Tahun 2021 bersama dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD)...

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang...

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

KOORDINASI PERUSAHAAN INDUSTRI

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh Pengertian Expansion(pengembangan) Pengembangan...

PENGAWASAN ANGGARAN

Oleh : Syaiful Anwar Dosen FE Unand Kampus II Payakumbuh Pengertian Anggaran Anggaran...
- Advertisement -