26 C
Padang
Minggu, April 14, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Jelang Lebaran Pusat Kota Payakumbuh Macet
J

Kategori -
- Advertisement -

Sepekan  menjelang lebaran Idul Fitri 1435 Hijriyah, kemacetan di pusat Kota   Payakumbuh mulai tampak. Kebijakan Pemko mengizinkan  pedagang  kaki lima (PKL) berjualan disebagian Jalan Sudirman Payakumbuh, dari pertigaan Tugu Adipura sampai ke depan Gedung Gambir Unand, menambah pusat kota bertambah padat, terutama di malam hari.

Sepanjang Kamis (24/7), kendaraan dari luar provinsi, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Pekanbaru, Jambi, Palembang dan Lampung, sudah bermunculan di Payakumbuh. Para perantau yang pulang mudik ke Payakumbuh dan Limapuluh Kota, memakai kendaraan pribadi, membuat seluruh kawasan jalan raya Payakumbuh menjadi padat.

Pasangan Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wawako H. Suwandel Muchtar, ketika dihubungi di Balaikota Payakumbuh, Kamis (24/7), mengucapkan selamat datang bagi perantau yang sudah tiba di kampung halaman. “Atas nama pimpinan kota, saya ucapkan selamat datang kepada perantau yang sudah tiba di Payakumbuh, selamat lebaran Idul Fitri 1435 Hiriyah, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Menurut Walikota Riza Falepi,  bagi perantau yang ingin bersilaturahim dengan Pemko, dirinya sangat terbuka untuk itu. Walikota Riza mengatakan, pihaknya ingin mendapatkan masukan dari perantau, untuk kemajuan pembangunan Payakumbuh ke depan. “Saya bersama Pak Suwandel, mengundang perantau datang ke rumah dinas kediaman Walikota  dan Wawako, kapan saja, pintu terbuka”, ucap Riza.

Kepadatan di pusat kota Payakumbuh, mulai terlihat selepas zuhur hingga pukul 00.00 tengah malam. Ribuan warga kota, masyarakat dari berbagai desa dan nagari Limapuluh Kota dan Kabupaten Tanah Datar, berdatangan ke Payakumbuh. Mereka  berbelanja berbagai keperluan untuk menghadapi Idul Fitri. Pakaian, sepatu dan sandal   lebaran, busana  muslim buat shalat Idul Fitri,  diburu pembeli. Bahan keperluan dapur serta  kue lebaran juga jadi incaran. Termasuk perabotan rumah tangga, juga menjadi pilihan. Milyaran rupiah dana masyarakat beredar di pusat perniagaam Payakumbuh.

Walikota Riza Falepi mengajak warga kota, agar tidak terlalu berlebihan menghadapi Idul Fitri. “Nabi Muhammad SAW mengajarkan kepada kita, hakekat lebaran bukan  euforia dengan gaya hidup konsumtif, melainkan merayakan sebuah kemenangan melawan hawa nafsu, dan kita kembali fitrah,” katanya.

Di bagian lain, walikota mengajak  perantau dan warga kota yang punya rezeki lebih, untuk saling berbagi dengan kaum duafa, keluarga kurang mampu atau miskin di kota ini. Dalam suasana Idul Fitri ini, jangan sampai ada wga kota  yang  bersedih, karena kekurangan. Berbagi, mengeluarkan zakat dan sedekah, jalan terbaik di sisi Allah, simpul Riza.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img