27.1 C
Padang
Kamis, Agustus 11, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

BPBD Agam Imbau Warga Waspada Kebakaran
B

Kategori -
- Advertisement -

Lubuk Basung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengimbau warga setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap hal-hal yang bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

“Pastikan kompor, lampu teplok dan lainnya mati saat meninggalkan rumah untuk menunaikan shalat Tarawih,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Bambang Warsito di Lubuk Basung, Jumat.

Dia menambahkan, saat lampu mati warga diminta untuk meletakkan lilin dan lampu teplok jauh dari bahan mudah terbakar agar terhidar dari kebakaran.

Dua hari memasuki Ramadhan, katanya, belum ada terjadi kasus kebakaran di Kabupaten Agam dan pihaknya tidak menginginkan kasus itu terjadi.

Selama 2015, katanya, jumlah kebakaran di Kabupaten Agam sekitar 35 kasus kebakaran dengan kerugian mencapai Rp9,9 miliar.

Dari kasus kebakaran itu, korban jiwa sebanyak dua orang di Jorong Koto Kaciak, Nagari Koto Kaciak, Kecamatan Tanjung Raya pada 27 Maret 2015. Dua korban meninggal dunia itu atas nama Kamsina (83) dan Nursimah (75).

“Korban ini merupakan pasangan suami istri yang terperangkap saat kebakaran,” katanya.

Dia menyebutkan, kasus kebakaran di Agam setiap tahunnya meningkat. Pada tahun 2006 kasus kebakaran sebanyak 56 kasus, 2007 sebanyak 42 kasus, 2008 sebanyak 73 kasus, 2009 sebanyak 76 kasus.

Pada tahun 2010 sebanyak 75 kasus, 2011 sebanyak 80 kasus dengan kerugian Rp8,78 miliar, 2012 sebanyak 95 kasus dengan kerugian Rp8,26 miliar, 2013 sebanyak 95 kasus dengan kerugian sekitar Rp8,1 miliar dan 2014 sebanyak 122 kasus dengan kerugian Rp11,8 miliar.

Untuk mengatasi ini, pihaknya melakukan sosialisasi ke masyarakat agar menyediakan tabung racun api, mengaktifkan kolam di depan rumah, mengganti jaringan listrik yang sudah tua dan lainnya.

“Sosialisasi sudah kami lakukan kepada masyarakat, pelajar dan lainnya,” katanya.

Saat ini, Kabupaten Agam memiliki sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dan 48 personel Satgas pemadam kebakaran di tiga pos yakni di Lubukbasung untuk Agam wilayah barat, Sungai Tanang dan Biaro untuk wilayah Agam Timur.

Jumlah Satgas pemadam kebakaran ini masih kurang dan pihaknya akan mengajukan penambahan pada 2015.
“Rata-rata penyebab kebakaran karena korsleting listrik dan kelalaian pemilik rumah,” katanya.

(Antara/Oleh Agung Pambudi)
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img