Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com,-Giatkan sosialisasi pengawasan dalam pelaksanan pemilihan umum serentak tahun 2019, Bawaslu Limapuluh Kota libatkan kaum perempuan. Minggu 3/3 bertempat di ballroom Shago Bungsu Tanjung Pati Limapuluh Kota Bawaslu Undang utusan kaum perempuan dari kelompok PPK se Limapuluh Kota.

Hadir Koalisi Perempuan Indonesia (KIP) Wilayah Sumbar Fitri Yenti, Komisioner Divisi Pencegahan Bawaslu Limapuluh Kota Ismet Aljanatta, Zumaira S.Hi MH dari Komisi Hukum Penindakan Pelanggaran Dan Sengketa serta diikuti anggota dan pengurus PKK se-Limapuluh Kota.

Ir Fitri Yenti dalam arahannya mengharapkan peran aktif kaum perempuan dalam mengawasi proses pelaksanaan pemilihan umum oleh peserta pemilu. Mulai dari tahapan kampanye yang sudah berlansung sampai nanti dimasa pencoblosan di tps tps tempat masing masing berdomisili.

Sementara Zumaira S.Hi MH dari Komisi Hukum Penindakan Pelanggaran Dan Sengketa Dibawaslu Limapuluh Kota memaparkan berbagai macam contoh pelanggaran yang sering atau berpeluang terjadi oleh peserta pemilu. Untuk itu Mira panggilan akrab salah satu komisioner Bawaslu Limapuluh Kota ini berharap kepada para kaum ibu yang hadir diacara sosialisasi ini bisa membantu sebagai pengawas di lapangan. Jangan takut untuk melaporkan ke pihak bawaslu jika menemukan unsur pelanggaran aturan kampanye di lapangan.

“bersama rakyat awasi pemilu bersama bawaslu tegakkan keadilan pemilu” ujar Zumaira dihadapan puluhan ibu ibu PKK yang hadir di acara sosialisasi tersebut.

Komisioner Divisi Pencegahan Bawaslu Limapuluh Kota Ismet Aljanatta, pada kesempatan itu, mengatakan, untuk menuju Pemilu 17 April mendatang, ada 11 tahapan besar yang harus dilalui peserta Pemilu. “Sekarang tahapan kampanye, tahapan ke 7. Ditahapan ini sangat banyak pelanggaran. Kita berharap, masyarakat juga perperan aktif untuk menjadi pengawas dalam pesta demokrasi ini,” ujarnya.(*)

loading...