spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kemenag Sawahlunto Gelar Lomba Keagamaan untuk Pelajar, Dorong Karakter di Tengah Gempuran Medsos
K

- Advertisement -
SAWAHLUNTO, Beritasumbar.com — Kementerian Agama Kota Sawahlunto menggelar Semarak Islami dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengadakan sejumlah lomba keagamaan bagi pelajar.

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat karakter generasi muda di tengah meningkatnya pengaruh teknologi digital dan media sosial.

Pemerintah Kota Sawahlunto menilai kompetisi keagamaan menjadi salah satu cara mengarahkan pelajar pada aktivitas yang positif sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan sejak dini.

Menurut Asisten I Sekretariat Daerah Kota Sawahlunto, Irzam, perkembangan teknologi membawa manfaat, tetapi juga menuntut pendampingan agar anak tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru.

“Minat literasi mulai menurun dan anak-anak semakin bergantung pada internet. Karena itu diperlukan kegiatan yang mampu memperkuat karakter sekaligus menjadi ruang belajar di luar sekolah,” kata Irzam, Selasa, 4 Agustus 2026.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Sawahlunto selama ini juga mendukung pembangunan keagamaan melalui pembinaan guru TPQ, guru tahfiz, imam, gharin, serta berbagai program pemberdayaan umat.

Kepala Subbagian Tata Usaha Kementerian Agama Kota Sawahlunto, Mustatir, mengatakan Semarak Islami tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT RI, tetapi juga sarana membangun karakter pelajar melalui kompetisi bernuansa keagamaan.

Menurut dia, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan keberanian pelajar berbicara di depan umum, memperkuat pemahaman nilai-nilai agama, sekaligus mempererat hubungan antarsekolah dan madrasah di Sawahlunto.

Perlombaan yang digelar meliputi Asmaul Husna untuk tingkat SD/MI, pidato bagi siswa SMP/MTs, serta khutbah Jumat untuk jenjang SMA/SMK/MA. Lomba pidato diikuti 14 peserta, sedangkan lomba khutbah diikuti perwakilan dari tujuh SMA, SMK, dan MA di Kota Sawahlunto.

Kementerian Agama berharap Semarak Islami menjadi agenda pembinaan yang berkelanjutan sehingga mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak, mencintai nilai-nilai keagamaan, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi secara bijak.***
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img