25.3 C
Padang
Rabu, Juli 28, 2021
Beritasumbar.com

Pengelolaan Sampah di Padang Harus Dimulai dengan Pemilahan
P

Kategori -

Sekitar 500 ton sampah dari satu juta penduduk Kota Padang, praktis akan menghasilkan tumpukkan raksasa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jika itu berlangsung terus menerus, tanpa solusi pengolahan, maka TPA Aia Dingin diprediksi tak berumur panjang.

“Untuk itu, pengolahan sampah yang berbasis pemilahan dari rumah tangga harus dibudayakan dari sekarang,” tegas Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah saat menggelar pertemuan dengan para Camat dan Lurah se-Kota Padang di Balaikota, Aia Pacah, Kamis (2/4).

Walikota Mahyeldi kembali menekankan kepada Camat dan Lurah disamping terus mengawal perilaku masyarakat agar tak membuang sampah sembarangan. Ujung tombak pemerintahan ini dituntut bisa menumbuhkan budaya pemilahan sampah yang dimulai dari rumah tangga.

“Dengan melakukan pemilahan sampah mulai dari rumah tangga, maka akan mengurangi volume sampah yang akan diangkut ke TPA,” kata Mahyeldi.

Ia menambahkan, perangkat Camat dan Lurah harus memantau dan melakukan pemetaan titik penempatan bak sampah di lingkungannya. Sehingga bisa diketahui, mana saja titik yang perlu diadakan tempat sampah atau yang belum ada tempat sampahnya.

Satu – satunya Lurah yang sudah membuat pemetaan seperti itu adalah Lurah Rimbo Kaluang, sehingga diapresiasi Walikota. Ia (Mahyeldi) minta agar Lurah lain mengikuti seperti pemetaan yang dibuat Lurah Riswandi tersebut.

Dalam kesempatan ini, Pemko Padang menghadirkan praktisi pengelolaan sampah , Muhammad Suparyono. Materi tentang pemilahan sampah yang disampaikan Ketua Asosiasi Bank Sampah se-Kota Depok ini mendorong aparatur kecamatan dan kelurahan lebih maksimal melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Suparyono yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Depok ini menjelaskan, sampah rumah tangga dapat dipilah menjadi tiga jenis, yaitu sampah organik, non organik dan residu. Sampah organik merupakan sampah yang bisa diurai dalam waktu relatif cepat seperti sampah dapur, sayur dan tulang. Dan sampah non organik seperti plastik, kaca, kertas. Sedangkan residu adalah sampah yang memang tak bisa diapa – apakan lagi seperti puntuk rokok, keramik dan popok.

“Jika pemilahan dilakukan mulai dari rumah tangga, minimal untuk tiga jenis sampah ini saja, maka akan mengurangi tumpukan sampah di TPA. Sebab, sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk setelah diolah dengan proses komposter. Begitu juga sampah plastik, kaca dan logam bisa dijual di bank sampah,” ungkapnya.

Disamping menumbuhkan budaya pemilahan sampah, menurut Suparyono, pembuatan bank sampah guna menampung sampah terpilah tersebut juga perlu dkembangkan.

“Dengan demikian, permasalahan sampah akan dapat teratasi sekaligus warga mempunyai pemasukan dari menjual sampah terpilah di bank sampah,” pungkasnya.

 

Dilaporkan oleh: Darius Utama
Sumber: Humas Kota Padang
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pohon Kebahagiaan, Watering..

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia Seri 3/1000 Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Di hamparan hijau sawah yang subur, sumber pengairannya berasal dari banyak penjuru mata...
- Advertisement -

Kunjungan Wagub Sumbar Ke Sijunjung, Ini Rangkaian Kegiatannya

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengunjungi Kabupaten Sijunjung pada Kamis, 22/7 dengan sejumlah rangkaian kegiatan bersama pemkab setempat. Selama berada berada...

Padang Panjang PPKM Level 4, Kakankemenag Ikuti Rapat Bersama Walikota

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_Kakankemenag Kota Padang Panjang diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Wahyu Salim mengikuti Rapat Persiapan Pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 serta Evaluasi Pelaksanaan PPKM Darurat di Kota Padang Panjang, Rabu (21/07/2021)
- Advertisement -

Ada Temaram di Pintu Aging

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 1/1000 “Ada Temaram di Pintu Aging” Oleh : H. Nofrijal, MA  Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama/IV-e Sudah biasa dan terbiasa ada kata-kata...

IKM Baruah Gunuang Terbentuk

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Dua puluh dua orang mahasiswa yang berasal dari Nagari Baruah Gunuang yang merupakan perwakilan dari berbagai kampus di Indonesia menghadiri kegiatan first gathering dalam pembentukan keluarga mahasiswa di nagari dengan nama Ikatan Keluarga Mahasiswa Baruah Gunuang (IKMB).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Paket Tender Solok Selatan Rp299,2 juta Tanpa Ada Penawar

Padang Aro, beritasumbar.com - Satu paket tender di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat dengan Pagu dan Rp299,2 juta dinyatakan gagal karena tidak ada penawaran...

Besok, Belajar Tatap Muka Akan Dimulai Di Kabupaten Sijunjung

Sijunjung,  - Kegiatan proses belajar mengajar tatap muka di Kabupaten Sijunjung akan dimulai pada Senin (12/7), akan tetapi belajar tatap muka akan dilangsungkan 50...

Audiensi Dengan Kepala Sekolah, DPRD Sijunjung Tampung Aspirasi Masalah Pendidikan

Sijunjung, beritasumbar.com - Banyak aspirasi dan permasalahan di dunia pendidikan yang belum terwujud selama ini, maka Kepala Sekolah Paud/TK, SD, dan SLTP se-Kecamatan Koto Vll...

Disdukcapil Lima Puluh Kota Imbau Masyarakat Proaktif Urus Administrasi Kependudukan

Sarilamak, beritasumbar.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lima Puluh Kota mengimbau masyarakat setempat agar proaktif mengurus administrasi kependudukan. Kadis Dukcapil Kabupaten Lima...

Buka Akses Unggan-Pamusian, Jarak Kabupaten Sijunjung-Tanah Datar Bisa Dipangkas

Sijunjung, beritasumbar.com - Dalam waktu dekat ini diperkirakan, hubungan Kabupaten Sijunjung dengan Kabupaten Tanah Datar lewat jalur Unggan ke Pamusian akan terhubung. Perbatasan kedua daerah yang...

Sambut HUT RI ke-76, DHD-BPK 45 Sumbar Buka Pendaftaran Lomba Baca Puisi dan Lagu Perjuangan

Sebagai salah satu bentuk upaya berkesinambungan dalam penanaman nilai-nilai kejuangan 45 pada generasi muda, Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 Provinsi Sumatera Barat (DHD BPK 45 Sumbar) mengadakan Lomba Baca Puisi dan Lagu Perjuangan Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021, dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76, pendaftaran calon pesertanya resmi dibuka pada Jumat, 2 Juli 2021.

Bantu Para Petani, Pemkab Sijunjung Salurkan 114 Alsintan

Sijunjung, beritasumbar.com - Untuk mempermudah pekerjaan lahan usaha pertanian, mulai dari kegiatan pengolahan lahan dan perawatan tanaman pertanian, maka Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung menyalurkan sebanyak...

Mangombang Nan Talipek, Rang Kampai Nagari Simpang Kapuak Bapanghulu

Limapuluh Kota, beritasumbar.com - Setelah belasan tahun gelar penghulu Datuak Monti Bosa talipek atau tidak dipakainya, Warga Suku Kampai Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka,...

Pimpin Rapat Percepatan Pembangunan Infrastruktur, Wabup Sijunjung Minta Camat-Walnag Jalin Komunikasi Dengan Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Iraddatillah memimpin rapat kerja usaha percepatan penanganan dan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut, Rabu, 30/6. Raker tersebut melibatkan...

Kapolres Padang Pariaman Semprot Disinfektan di Seputar Rumah Warga Isolasi Mandiri

Padang Pariaman,   - Mendengar laporan terkait adanya satu keluarga sedang isolasi mandiri melanggar protokol kesehatan, Kapolres Padang Pariaman AKBP. Dian Nugraha HBWPS. SH. SIK,...
- Advertisement -