31 C
Padang
Selasa, Januari 26, 2021
Beritasumbar.com

Pemko Padang Apresiasi Klinik pelatihan Keamanan Pangan LPPM Unand
P

Kategori -

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) melaui Science Techno Park (STP) Universitas Andalas, menyelenggarakan Pengabdian kepada masyarakat berupa klinik pelatihan keamanan pangan bagi produk dosen dan mitra binaan Unand, pada Kamis – Jum’at, 27 – 28 Agustus 2020, di Convention Hall Universitas Andalas, Kampus Limau Manis, Kota Padang.

Pada hari pertama yang diawali dengan pembukaan dan sambutan oleh Ketua LPPM Universitas Andalas, Dr. Ing Uyung Gatot S. Dinata, MT mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bukti kepedulian Universitas Andalas kepada masyarakat khususnya para produsen kecil dan menengah terutama di Salingka Kampus dan di masa pandemi Covid-19. Hal ini juga diapresiasi oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang, dan instansi lainnya yang terlibat, karena Unand menginisiasi kegiatan ini yang seharusnya menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) mereka, di tengah pemotongan anggaran yang dialokasikan untuk kebutuhan lain di masa pandemi ini.

Kepala DKK Padang, Dr. Hj. Ferimulyani, M. Biomed. Menyampaikan materi tentang Peraturan Perundang-undangan di Bidang Pangan dan Kebijakan di Kota Padang. Dalam penyampaiannya, Ferimulyani menyimpulkan bahwa keamanan pangan merupakan syarat penting yang harus melekat pada pangan yang hendak dikonsumsi oleh semua masyarakat Indonesia. Pangan yang bermutu dan aman dapat dihasilkan dari dapur rumah tangga maupun dari industri pangan. Pangan yang aman adalah pangan yang bebas dari bahaya biologis, kimia, dan fisik. Penanganan pangan yang baik dapat membuat pangan menjadi terbebas dari bahaya tersebut. Kunci keberhasilan keamanan pangan di pasar, rumah makan, restoran, café, hotel, sekolah, kaki lima, agar aman, sehat, higienis, adalah adanya komitmen yang solid dari Tim Jejaring Keamanan Pangan dalam pengawasan dan pemberdayaan masyarakat atas dukungan kebijakan dari pemerintah daerah setempat.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan DKK Padang, Dra. Novita Latina, Apt. menyampaikan materi tentang Cara Produksi Pangan yang Baik untuk Industri Rumah Tangga (CPPB-IRT) yang bertujuan untuk menghasilkan pangan yang layak, bermutu, aman dikonsumsi, dan sesuai dengan tuntutan konsumen domestik maupun internasional. Menerapkan cara produksi pangan yang baik untuk industri rumah tangga pangan (IRTP) akan menghasilkan produk pangan yang aman dan bermutu, serta berdaya saing. Bahan tambahan pangan (BTP) jika dapat digunakan dengan benar dan tepat dapat mendatangkan manfaat bagi berbagai pihak, namun jika tidak, maka akan mendatangkan risiko bahaya bagi konsumen, termasuk IRTP itu sendiri.

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Padang, menyampaikan materi tentang Keamanan dan Mutu Pangan, dan Pedoman Pemberian Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT). Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman untuk dikonsumsi. Sedangkan mutu pangan adalah nilai yang ditentukan atas dasar kriteria keamanan dan kandungan gizi pangan. BBPOM Padang melakukan pembinaan kepada pelaku usaha dengan melakukan pendampingan intensif dan bimbingan teknis, sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Sumatera Barat. Meningkatnya mutu produk pangan olahan baik secara kuantitas dan kualitas akan dapat meningkatkan daya saing Industri Kecil Menengah (IKM) dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Drs. M. Syahrial, APt (Tenaga Ahli), menyampaikan materi tentang Bahan Tambahan Pangan (BTP), yaitu bahan atau campuran bahan yang secara alami bukan merupakan bagian dari bahan baku pangan, ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. Diantaranya bahan pewarna, pengawet, penyedap rasa, anti gumpal, pemucat, dan pengental. BTP berbahaya masih digunakan karena ketidaktahuan produsen makanan, padahal penting untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kesehatan. Pangan secara langsung berpengaruh terhadap kesehatan manusia, sehingga pangan yang diproduksi dan diedarkan harus memenuhi suatu persyaratan yang dikeluarkan oleh pemerintah dengan tujuan melindungi masyarakat dari penggunaan BTP yang berbahaya.

Pada pelatihan hari kedua, Kepala Seksi Kefarmasian DKK Padang, Elfi Muthia, SKM, M.Kes., menyampaikan materi tentang Resiko Bahaya Cemaran serta Hygiena dan Sanitasi Industri Rumah Tangga. Cemaran yakni bahan yang tidak dikehendaki ada dalam makanan yang mungkin berasal dari lingkungan atau sebagai akibat proses produksi makanan. Cemaran dapat berupa biologis, kimia, dan benda asing yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia. Akibat bila pangan tidak aman dan tercemar adalah keracunan, iritasi paru-paru, kegagalan sistem sirkulasi akut, kerusakan ginjal, kanker, bahkan kematian. Untuk mengurangi risiko cemaran pada makanan, penting untuk peningkatan higiene dan sanitasi. Higiene adalah upaya pencegahan penyakit yang menitikberatkan pada upaya kesehatan individu agar tetap sehat. Sedangkan sanitasi adalah upaya kesehatan untuk mencegah penyakit yang menitikberatkan pada upaya kesehatan lingkungan. Prinsip higiene sanitasi makanan (HSM) adalah membebaskan pangan dari segala bahaya yang mengganggu atau membahayakan kesehatan mulai dari proses sebelum, ketika, dan sesudah produksi, sampai ketika pangan siap untuk dikonsumsi masyarakat.

Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Padang, Desemberius, SE., MM., menyampaikan materi tentang Perlindungan Konsumen dan Pelabelan. Sesuai UU No.8/1999 tentang Perlindungan Konsumen, disebutkan bahwa perlindungan konsumen adalah segala upaya yang menjamin adanya kepastian hukum untuk memberi perlindungan kepada konsumen. Salah satu argumentasi yang melatarbelakangi perlunya perlindungan konsumen adalah globalisasi ekonomi dan liberalisasi perdagangan yang berdampak pada arus masuk barang dari impor yang legal maupun ilegal, serta meningkatnya persaingan usaha yang cenderung ke arah persaingan tidak sehat. Hak-hak konsumen diantaranya (1) mendapatkan kenyamanan, keamanan, keselamatan dalam mengonsumsi barang/jasa; dan (2) informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang/jasa. Untuk itu, produsen berkewajiban untuk (1) beritikad baik dalam melakukan kegiatan usahanya; (2) memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang/jasa; dan (3) memperlakukan/melayani konsumen secara benar dan jujur. Dalam pelabelan, produsen harus memahami bahwa label adalah tulisan, gambar atau deskripsi lain yang tertulis, dicetak, diukir, dihias atau dicantumkan dengan jalan apapun, sehingga memberikan kesan yang melekat pada suatu wadah atau pengemasan.

Pelatihan ini diikuti oleh 50-an orang pelaku produksi pangan rumah tangga yang sebagiannya adalah pemasok pada PRT yang selama ini dipasarkan melalui pasarrabutani.com, maupun dijual langsung di Gudang PRT KMDM. Salah satu peserta pelatihan ini, yakni Ibu Wellia menyatakan, “sebagai pengusaha kecil yang berjualan cake, brownies, cookies, risoles dan pisang coklat frozen rumahan, saya bersyukur kepada Tuhan SWT dan berterima kasih kepada LPPM dan STP Unand, serta segenap panitia yang menyelenggarakan kegiatan ini, sebab sudah lama saya berkeinginan untuk mendapatkan sertifikat PIRT namun tidak tahu bagaimana caranya”. Selain penyampaian materi, juga diselenggarakan Pre Test (di awal acara pelatihan), Teknik Survey PIRT, Post Test (di akhir acara pelatihan), dan pembagian jadwal survei ke rumah produksi oleh DKK Padang. Sebelum penutupan, juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara berbagai instansi yang terlibat dalam penyelenggaraan acara pelatihan tersebut.

Dilaporkan oleh Eli Ratni, Henny Herwina, dan Virtuous Setyaka
(Para penulis adalah Dosen Unand dan Anggota KMDM).

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Pemko Payakumbuh Ubah Kebijakan Terkait Sekolah Tatap Muka

Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan mengeluarkan kebijakan baru dengan telah menerbitkan surat pemberitahuan Nomor 421.2/55/Dikdas/PYK/2021 tanggal 22 Januari 2021. Hal ini merupakan tindak lanjut hasil rapat Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Payakumbuh pada 20 Januari 2021 lalu,
- Advertisement -

Segera ! Kota Payakumbuh Akan Miliki Cagar Budaya Yang Terlindungi Undang-Undang

Guna menjaga dan terlindungi ya cagar budaya kota Payakumbuh kedepannya, Pemerintah kota Payakumbuh melalui Dinas Pariwisata Kota Payakumbuh laksanakan Focus Group Discussion (FGD) tentang proses penetapan cagar budaya kota Payakumbuh serta sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya.

KPU Limapuluh Kota Tunjuk Pengacara Untuk Menghadapi Sidang PHP Di MK

Tanjung Pati, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota menunjuk pengacara Sudi Prayitno,S.H., LL.M. sebagai perwakilannya menghadapi sidang gugatan dari pasangan calon Darman Sahladi-Maskar...
- Advertisement -

Hadir MPP Payakumbuh, PAM Tirta Sago Siap Maksimalkan Pelayanan Kepada Pelanggan

Payakumbuh, beritasumbar.com - Perumda Air Minum Tirta Sago (PAM Tigo) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat telah hadir di Mal Pelayanan Publik (MPP) daerah setempat sehingga...

FPL Pasbar Rilis Buku Antologi Puisi ‘Indonesia Sakti, Pusaka Kusayang’ Karya 75 Pelajar se-Pasaman Barat

Sejak Forum Pegiat Literasi Pasaman Barat (FPL Pasbar) berdiri, aktivitas literasi di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat makin kelihatan, terutama pada generasimudanya. Terbukti dengan peluncuran buku antologi puisi ‘Indonesia Sakti, Pusaka Kusayang’ karya 75 Pelajar se-Pasaman Barat yang dirilis oleh FPL Pasbar lewat sebuah acara yang digelar pada Sabtu sore (23/1) di Cafe Seven, Simpang Empat, Pasaman Barat.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Tim Klewang Ringkus Raja Jambret Kota Padang

HS, 23 tahun, harus merasakan timah panas dari polisi bersarang di kakinya. Ia ditangkap karena diduga terlibat dalam kasus pencurian gawai di delapan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kota Padang. Modusnya, pelaku menjambret korban yang lengah di jalan raya dan membobol masuk melalui jendela rumah pada tengah malam.

Akui Kesalahan Staf, Kepala SMKN 2 Padang Minta Maaf

Menindaklanjuti santernya kabar mengenai pemaksaan penggunaan kerudung bagi siswi non muslim di SMKN 2 Padang, Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Adib Alfikri, menggelar jumpa pers, Jumat (22/1/2021) malam.

Lakukan Program Sambang Warga,Bhabinkamtibmas Pasa Gadang Kunjungi Sekolah

Dalam Rangka melaksanakan program Sambang Warga, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasa Gadang kunjungi Sekolah SD.N 27 dan 32 Pemancungan Kelurahan Pasa Gadang Kecamatan Kota Padang,Jum'at 22/01/2021.

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Napak Tilas Nagari Koto Gadang, Tanah Leluhur Boy Rafli Amar

Ketua Umum Gema Santri Nusa KH. Akhmad Khambali, SE, MM bersama elemen Santri, Aktivis, Jurnalis dan Tokoh Intelektual Sumatera Barat Melakukan Napak Tilas di Nagari Koto Gadang yg sdh byk Melahirkan Tokoh Nasional dan salah Satunya adalah Komjen Pol Dr.Drs.H. Boy Rafli Amar Dt Rangkayo Basa Kepala BNPT RI.

Kunjungan Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka Kabupaten Solok ke Padang Disambut Orasi Kebudayaan

Kedatangan Komunitas Bundo Kanduang Saniangbaka tersebut disambut orasi kebudayaan, bertajuk 'Sinergitas Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan Minangkabau' yang digelar di Aula Gedung Museum Adityawarman, Jalan Diponegoro No. 10 Padang.

Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Rilis Website Sekolah Luar Biasa se-Sumatera Barat

Sehubungan dengan diwajibkannya setiap sekolah memiliki website, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat meluncurkan website Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Sumatera Barat Barat pada Senin, 21 Desember 2020 dari pukul 09.00 - 12.00 WIB di Gedung 3 Baltekkomdik Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar.

Sumbar Raih Penghargaan Provinsi Sangat Inovatif

Jelang akhir masa jabatannya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno seakan tanpa henti menorehkan prestasi berskala nasional, khususnya guna meningkatkan daya saing daerah.

Didampingi Unand, Payo Akan Kembangkan Jeruk Dan Konservasi Bunga Bangkai

Pandemi Covid19 yang terjadi di akhir tahun 2019 telah menyebabkan berbagai masalah baik di sektor kesehatan, sosial, pendidikan, ekonomi, pariwisata dan banyak sektor lainnya. Hingga saat ini lebih dari 75.5 juta orang telah terinfeksi dengan total kematian 1.6 juta jiwa diseluruh dunia. Krisis dan resesi akan terjadi jika pertumbuhan ekonomi tidak kunjung mengalami peningkatan.

Hidroponik 55 siap unggul dalam produksi sayuran sehat dan berkembang menuju kawasan Eco-eduwisata

Sayuran hidroponik adalah sayuran yang tumbuh dengan bantuan cairan yang mengandung mineral yang diperlukan oleh sayuran untuk tumbuh. Berbeda dengan sayuran lainnya yang membutuhkan tanah untuk tumbuh, tanaman hidroponik hanya membutuhkan air bermineral untuk tumbuh. Air yang digunakan untuk menanam sayuran ini pun bisa didaur ulang.
- Advertisement -