21 C
Padang
Jumat, Juli 30, 2021
Beritasumbar.com

Pemerintah Didesak Selamatkan 23 WNI yang Ditangkap Pemberontak Syiah Yaman
P

Kategori -
Ribuan warganegara Indonesia (WNI) masih terjebak dalam peperangan di Yaman. Kabar terakhir, sekitar 23 WNI ditangkap petugas keamanan pendukung pemberontak Syiah al-Houthi.
Anggota Komisi I DPR Ahmad Zainuddin meminta pemerintah RI segera melakukan langkah-langkah penyelamatan terhadap 23 WNI yang ditangkap petugas keamanan dari pemberontak Syiah Al-Houthi.
“Saya dengar dari KBRI di sana, ada 23 WNI yang ditangkap pemberontak Al-Houthi. Pemerintah harus pastikan lagi kebenaran kabar ini. Pastikan keselamatan mereka, dan WNI yang masih tertahan di sana harus segera dikeluarkan,” ujar Zainuddin di Jakarta, Senin (30/3/2015).
MEnurut Zainuddin,situasi di Yaman saat ini sangat tidak stabil dan tidak aman. Kenyamanan sosial dan politik di salah satu negara semenanjung Arab itu telah hilang menyusul serangan militer Arab Saudi dan negara-negara Arab Teluk lainnya hingga hari ini. Masih ada sekitar 2000 WNI di Yaman saat ini. Mereka ada yang bekerja sebagai tenaga kerja, ada juga sebagai pelajar.
“Jangan sampai ada korban dari WNI. Kedutaan kita di sana saya yakin sudah melakukan proses evakuasi. Jangan menunggu WNI melapor. Saya harap petugas di KBRI kita di sana proaktif mendata dan menjemput para WNI untuk ke KBRI seterusnya dipulangkan. Karena pasti keluarga yang di sini banyak yang bertanya-tanya keselamatan anggota keluarganya,” ucap anggota Tim Pengawas TKI dari DPR ini.
Antisipasi Dampak Yaman
Serangan negara-negara Arab dibawah kordinasi Arab Saudi terhadap Yaman, lanjut Zainuddin, bisa berdampak luas. Tidak hanya dalam skala kawasan di Timur Tengah.
“Juga harus diantisipasi dampak konfliknya ke Indonesia. Negara Arab menyerang kelompok Al-Houti karena menumbangkan penguasa Sunni yang sah. Sementara isu ISIS belum juga reda,” ujarnya.
Bercermin dari kasus WNI yang pergi ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS memerangi Syiah yang menguasai Suriah dan Irak, menurut Zainuddin, pemerintah perlu mewaspadai WNI di Yaman agar juga tidak terlibat konflik. Zainuddin memprediksi perang yang baru mulai di Yaman ini bisa berlangsung lama.
“Evakuasi segera WNI di Yaman sangat mendesak, agar jangan sampai ada WNI yang terjebak terlibat konflik. Serangan Arab ke Yaman sangat kuat nuansa ideologis,” jelas politisi PKS ini.
Sementara itu mengutip laman online Hidayatullah, Pelaksana Fungsi Protokol dan Konselor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yaman, M Akbar Maulana menyampaikan ada sekitar 23 mahasiswa Indonesia yang studi di Yaman, diculik oleh kelompok pemberontak Syiah al-Hautsi (Syiah al-Houthi).
“Info terakhir yang didapat sebanyak 23 Warga Negara Indoneisa (WNI) yang diculik oleh pemberontak Syiah al-Hautsi,” kata Akbar, Minggu (29/03/2015).
Menurut pengakuan temannya yang diculik, kata Akbar, ada sejumlah pria berpakaian aparat keamanan yang menggeledah rumah pelajar dengan alasan untuk memeriksa kelengkapan dokumen (seperti paspor, izin tinggal dan sebagainya).
“Mereka yang tidak punya izin tinggal ditangkap,” imbuh Akbar yang saat ini berada di kantor KBRI Sana’a bersama WNI lain yang meminta perlindungan.
Akbar mengatakan para mahasiswa itu mengontrak rumah di sekitar masjid tempat mereka belajar, yaitu di daerah Sa’wan ibukota Sana’a.
“Jumlah mahasiswa Indonesia sendiri menurut data terakhir itu ada sekitar 2162 orang,” imbuh Akbar.
Akbar menuturkan untuk mahasiswa Indonesia yang dikabarkan diculik oleh kelompok pemberontak Syiah al-Hautsi itu, sampai saat ini masih terus ditelusuri kebenarannya.
Serangan Arab Saudi terjadi hanya dua hari setelah Menteri Luar Negeri Yaman Riad Yassin memohon negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) untuk melakukan intervensi militer terhadap pemberontak Houthi, Kamis (26/3/2015).
Konflik di Yaman terjadi setelah kubu pemberontak Houthi yang Syiah melengserkan Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi. Hadi kemudian berupaya mempertahankan kekuasaannya dengan mengungsi dari ibukota Sanaa dan mendirikan pusat pemerintahan di kota Aden. Operasi militer ini dilakukan setelah Houthi terus bergerak mendekati kota Aden, dan ini dikhawatirkan akan mengancam keselamatan Presiden Hadi.
Sepak terjang kaum Houthi membangkitkan kecurigaan Arab Saudi, bahwa aksi mereka disokong pemerintah Iran, yang juga beraliran Syiah. Namun, baik kaum Houthi dan Iran menepis dugaan tersebut. Meski demikian, ada kekhawatiran bahwa operasi militer Saudi dkk akan memicu konflik baru yang menyeret Iran. Iran pun telah bersuara keras terhadap aksi Arab Saudi dan koalisinya.
Sumber: Islamedia.com
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Penandatangan Kontrak Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji Padang Panjang Barat Terlaksana

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_ Setelah Sukses Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kelas Baru MTsN Kota Padang Panjang dua hari yang lalu di Mushalla Kampus II MTsN Kota Padang Panjang, kembali dilaksanakan Penandatangan Kontrak Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan Padang Panjang Barat antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kankemenag Kota Padang Panjang dengan Pemenang Tender dan Pengawas yang disaksikan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat,
- Advertisement -

Turnamen Hercules Cup II Digelar

Sijunjung, Berita Sumbar--Sebanyak 16 ( Enam Belas) Club bola berlaga pada turnamen Hercules Cup ll Tanjung Ampalu, kecamatan Koto Vll Kabupaten Sijunjung, pertandingan perdana di mulai pada Minggu (25/7) dilapangan bola kaki Tuna Karya Tanjung Ampalu.

8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru

Cerita Berseri, Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 4/1000 cerita “8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru” Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Sebutan 8...
- Advertisement -

Kapolres Sijunjung Pimpin Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos Malam Ini

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Dalam rangka menggelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos pada malam hari ini Kamis malam, sesuai dengan Instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh Polda dan Polres se-Indonesia untuk menggelar Apel dengan dilanjutkan melakukan patroli skala besar pembagian bantuan sosial (bansos).

Tua, dalam Keajaibannya (Miracle Life)

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 2/1000 Cerita Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA)/IV-e Kita semua berhak tahu…! Sebuah penelitian besar di Amerika Serikat menemukan bahwa: Usia...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

POSKO BERSAMA PPIPB TAPAN TANAM 1000 POHON DI HULU DAS BATANG TAPAN

BeritaSumbar.Com (7/6/2021). Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Posko Bersama Pemuda Pelajar Islam Peduli Bencana (PPIPB) mengadakan kegiatan menanam pohon di Hulu Sungai...

Mesir Menemukan 27 Sarkofagus Berusia Lebih Dari 2.500 Tahun, Temuan Terbesar Tahun Ini.

Mesir kemarin mengumumkan telah menemukan harta karun kuno berupa 27 sarkofagus dalam keadaan utuh. Penemuan ini diklaim sebagai yang terbesar tahun ini. Sarkofagus yang sudah...

Gempa Magnitudo 7 Guncang Turki, BMKG Analisa Gempa Tektonik

Turki,  www.beritasumbar.com- Gempa berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang Provinsi Izmir, Turki pada Jumat (30/10). Hanya saja badan bencana Pemerintah Turki AFAD melaporkan kekuatan gempa yang...

Biden Jangan Sok Kepedean, Pakar : 2016 Hillary Ungguli Survey, Buntutnya Tumbang

Dalam sejumlah jajak pendapat di Amerika Serikat (AS) jelang presidential election (Pemilihan Presiden) sang petahana Donald Trump masih tertinggal 8 bahkan 9 poin dari...

Berdalih Karantina COVID-19, Migran Afrika Dibiarkan ‘Membusuk’ di Pusat Penahanan Arab Saudi

Salah satu negara terkaya di dunia, Arab Saudi, menahan ratusan bahkan ribuan Migran Afrika dalam kondisi mengenaskan. Penahanan ini berdalih sebagai upaya untuk menghentikan penyebaran COVID-19. Mirisnya, kondisinya...

New Normal, 71 Putra Terbaik dari Berbagai Negara Diwisuda di Yaman

Wisuda atau upacara pengukuhan bagi orang-orang yang menempuh pendidikan merupakan salah satu momentum terpenting yang dinanti-nanti mahasiswa, sebagai tanda resmi selesainya masa pendidikan di...

Bahas Potensi Laut, Universitas Terengganu Malaysia Undang Pakar Maritim Dan Kelautan IPB

Malaysia -Prof Rokhmin Dahuri Pakar Maritim dan Kelautan dari IPB diundang secara khusus oleh Universitas Terengganu Malaysia. Rokhimin Dahuri diundang untuk membahas secara detail...

Muhammad Ja’far Hasibuan Juara Dunia CSITF dan WIIPA di Cina Berharap Bisa Bertemu Presiden

Jakarta,BeritaSumbar.com,-Indonesia pantas berbangga dengan lahirnya ilmuwan muda yang berhasil menggoncangkan dunia lewat penemuannya yang spektakuler yakni, Obat Kulit Bagi Manusia dan Hewan Luar dan Dalam. Sang...

Catatan Professional Fellows on Demand: Religious Freedom & Interfaith Dialogue (1)

Dari sebuah sudut di kamar The Fairfax, sebuah hotel tua di Washington, DC yang berdiri sejak 1921, saya mendapatkan satu kalimat bagus, yang bunyinya...

5 Tokoh Muslim Muda Australia Kunjungi SMART

Jakarta,BeritaSumbar.com,-Jumat (07/02) kemarin, SMART Ekselensia Indonesia (SMART) kedatangan tamu jauh dari seberang benua. Ya, lima orang tokoh muslim muda dari Australia berkunjung ke SMART....
- Advertisement -