24.2 C
Padang
Rabu, Januari 19, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Pembangunan Hunian Tetap Korban Gempa Mentawai Dihentikan?
P

Kategori -
- Advertisement -

Padang – Sebanyak 4 persen atau sekitar 58 unit rencana pembangunan hunian tetap (huntap) korban gempa dan tsunami Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat dihentikan karena warga yang berhak mendapatkan bantuan tersebut menolak pindah dari pinggir pantai.

“Masyarakat yang tinggal di pinggir pantai tidak mau pindah ke lokasi hunian baru, padahal syarat pencairan dana pembangunan huntap itu mereka harus pindah ke lokasi yang disediakan. Ditambah lagi, Surat Keputusan(SK) pelaksanan pembangunan huntap tersebut telah habis sehingga pekerjaannya dihentikan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Sumatera Barat (Sumbar), Zulfiatno di Padang, Jumat.

Menurut dia, pembangunan huntap Mentawai telah terkendala sejak awal akibat kondisi geografis daerah itu yang berupa kepulauan. Selain itu, cuaca yang tidak menentu juga menjadi kendala tersendiri.

“Akibat kendala ini, material yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan menjadi sulit didatangkan,” katanya.
Sikap sebagian masyarakat yang tidak kooperatif menurut dia ikut menjadi penyebab tidak terselesaikannya empat persen pekerjaan pembangunan huntap Mentawai.

Program pembangunan hunian di Mentawai dilakukan pasca-gempa dan tsunami 25 Oktober 2010 yang menyebabkan korban meninggal dunia di daerah itu lebih dari 500 orang.

Pembangunan pertama dilaksanakan rehab rekon hunian sementara (huntara) pada 2010-2011. Kemudian diteruskan menjadi hunian tetap (huntap) untuk 2.072 KK di 4 kecamatan hingga 2015.

Empat kecamatan itu meliputi Sipora Selatan, Sikakap, Pagai Utara, dan Pagai Selatan.

Rencananya, pembangunan huntap itu selesai Mei 2015, tetapi karena sejumlah persoalan tertunda dan akhirnya dihentikan.

(Antara/Oleh Agung Pambudi)
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img