26 C
Padang
Minggu, April 14, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Nikmati Hasil Petani Cabe Copai Ingin Beli Fortuner
N

Kategori -
- Advertisement -

Cabe Kopay bukan lagi milik petani anggota Keltan Tunas Subur Kelurahan Kotopanjang Dalam, Kecamatan Latina. Tapi, juga milik petani Kelurahan Tambago, Kecamatan Payakumbuh Utara. Walikota Payakumbuh Riza Falepi, sempat dibuat terkesima, melihat antusias petani Tambago membudidayakan Cabe Kopay di atas lahan seluas 6 hektar, awal Februari lalu.

Keterangan Fairizal Ilyas, Minggu (16/2), awalnya Walikota Riza Falepi tak percaya jika di Tambago ada tanaman Cabe Kopay. Tapi, setelah diajak Fairizal ke Tambago, walikota langsung angkat topi menyaksikan tanaman Cabe Kopay itu tumbuh subur. “Saya angkat topi dan apresiasi kesungguhan petani Tambago bertanam cabe dalam satu hamparan seluas 6 hektar,” kata walikota dikutip Ketua Sub Terminal Agrobisnis (STA) Baliak Mayang ini.

Menurut Fairizal yang juga ketua STA Sumatera Barat, tanaman cabe tersebut milik tiga petani, Andom, Hadi dan David “Ketiganya ingin beli kendaraan Toyota Fortuner dari hasil tanaman cabe tersebut,” kata Fairizal yang diamini walikota. Hingga panen nanti, modal yang ditanam ketiga petani ini lebih kurang Rp750 juta.

Walikota Riza Falepi berharap, ketiga petani tersebut menjadi motivator, mendorong petani lainnya untuk ikut menanam Cabe Kopay. Tidak harus di atas lahan yang luas, di atas tanah seluas 100 meter pun bisa, dengan pola polybag. Di Kecamatan Lampaosi Tigo Nagori (Latina), sudah banyak warga yang bertanam Cabe Kopay dalam polybag, dan berpenghasilan tambahan Rp1 juta per bulan, sebutnya.

Jika seluruh keluarga di Payakumbuh bertanam Cabe Kopay dalam polybag, akan banyak membantu pendapatan keluarga bersangkutan. Minimal, untuk kosumsi sendiri, simpulnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img