25.5 C
Padang
Tuesday, December 1, 2020
Beritasumbar.com

Mirip Raja Ampat, Jokowi Terkesima dengan Indahnya Kawasan Wisata Mandeh
M

Kategori -

Painan – Tampil bersahaja, Presiden Joko Widodo hadir di Kawasan Pariwisata Bahari Terpadu Mandeh, Sumatera Barat, Sabtu (10/10). Suasana pidato Presiden Jokowi juga sangat santai, nyaman, banyak memancing gelak tawa, tetapi sangat santun.

“Saya tadi kaget, waktu masuk di kawasan ini. Betapa besar anugerah Allah SWT yang perlu kita syukuri. Indah sekali alam Mandeh ini,” ucap Presiden Jokowi dalam ritme yang sangat pelan.

Setelah melihat itu, lanjut Jokowi, timbul pertayaan pada dirinya. “Kawasan sebagus ini mau dijadikan apa? Saya ingin Pak Gubernur, Pak Bupati bertanya dulu kepada masyarakat. Bermusyawarah yang baik,” ungkapnya dengan mimik yang sangat serius.

Sumatera Barat ini, lanjut Jokowi, memiliki banyak potensi wisata. Ada wisata bahari, pantai, laut, bawah laut dan pulau-pulau indah di Mandeh dan Sungai Nyalo, di Pesisir Selatan ini. Ada Danau Maninjau dan Danau Singkarak yang berada di atas bukit yang cantik. Ada Kota Pusaka di Sawahlunto. “Kalau di sini sudah jadi, saya minta dibuatkan paket destinasi wisata yang mencakup tiga objek itu menjadi satu. Dengan begitu Menteri Pariwisata (Arief Yahya) mudah untuk mempromosikan destinasi menarik di Sumatera Barat,” usul mantan Gubernur DKI dan Wali Kota Solo itu.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi memerintahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono yang juga hadir di Sungai Nyalo itu untuk mempercepat pembangunan jalan 56 kilometer dari Padang, yang saat ini sudah sampai pada tahap pengerasan.

Di akhir pidato, Jokowi kembali mengingatkan Menteri Pariwisata Arief Yahya, agar memperkuat promosi, promosi, dan promosi. Menpar Arief Yahya memaparkan pengembangan kawasan pariwisata bahari terpadu Mandeh, merupakan percontohan, membangun ekonomi dari pintu pariwisata, yang diharapkan bisa menginspirasi daerah lain di Indonesia. Kawasan Mandeh ini kurang lebih 18.000 Ha, potensi terumbu karang 70,32 hektare, mangrove 313,32 hektare, dan keragaman hayati 404,55 hektar. Jarak dari Padang 56 km, waktu tempuh masih 2-3 jam. “Tetapi kalau jalan lingkar sudah selesai, 2 tahun lagi, cukup 45 menit dari Padang,” kata Arief Yahya.

Soal keindahan, kata Arief, Mandeh Pesisir Selatan ini dijuluki “The Paradise of the South” surga dari selatan.

Positioning-nya, potensi alamnya, mirip Raja Ampat, Papua. Plusnya, di sini bisa bermain paralayang, dan cocok untuk wisata keluarga. “Karena itu, Mandeh kami sebut sebagai Raja Ampat-nya Sumatera,” jelas Arief Yahya yang membuat bangga warga di sana.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Gaji THL di Payakumbuh dipastikan berkurang pada 2021

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Meski sempat mendapatkan penolakan dari seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), gaji Tenaga Harian Lepas di Kota Payakumbuh...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

LIMAPIA Datangi Kantor DPRD Padang Pariaman

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com,- Selasa 24/11 siang Mahasiswa yang tergabung dalam Lingkaran Mahasiswa Piaman (LIMAPIA) datangi gedung perwakilan rakyat Kabupaten Padang Pariaman. Kedatangan calon...

Ketum LPPKI Azwar Siri Dipercaya Sebagai Team Seleksi Calon Anggota BPSK Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,- Seleksi tertulis dan wawancara calon anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Sumatra Barat dari unsur pemerintah yang dilaksanakan di Aula...

Walikota Buka Muzakarah MUI Kota Payakumbuh

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,— Walikota Payakumbuh yang diwakili Staff Ahli bidang Sumber Daya Manusia (SDM) Ir. Syahril buka acara Muzakarah Majelis Ulama Indonesia (MUI)...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Gamaik Kolaborasi Hoyak Pasar Ekraf 2020 Payakumbuh

Payakumbuh, BeritaSumbar.com - Grup Musik Gamaik Mandayu asal Kota Padang tampil dalam pasar ekonomi kreatif (Ekraf) 2020 di Agam Jua Art and...

Kontroversi Taman Nasional Komodo, Urgensi Antara Tempat Wisata atau Konservasi Komodo?

Oleh : Hafshah Mentari Zurisah ~ mahasiswi Program Studi S1 Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Siapa yang tidak tahu Taman...

DIKLATSAR Pecinta Alam Penting Bagi Pendaki Modern Maupun Pendaki Pemula

Oleh : SEPTIANI (Raff 400 Tst) ~ Mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Diklatsar Pecinta Alam, sebuah kata yang...

Liburan di Lembah Harau, Tak Perlu Merencanakan Aktivitas

Beberapa tahun kebelakang, Lembah Harau menjadi salah satu destinasi favorit di Sumatera Barat di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Bagurau Merah Putih 24 Jam Non Stop

Padang,BeritaSumbar.com,-Malam bagurau merah putih 24 Jam Nonstop merupakan sebuah kegiatan yang diinisiasi oleh gerakan malam bagurau owek owek. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud memperingati...

Berkunjung Ke Objek Wisata Kapalo Banda Taram Berikut Syarat Dan Ketentuannya

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Pasca diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) beberapa objek wisata di Luak Limopuluah kembali dibuka untuk umum. Seperti objek wisata Kapalo banda yang...

Touring Gabungan Dan Berbagi Bantuan Sosial Ala NR Sumbar – Riau

Pariaman,beritasumbar.com, Ratusan Motor Besar yang tergabung dalam Komunitas Nmaxs Riders (NR) Se-Sumbar dan Riau melaksanakan Touring Gabungan sekaligus Bhakti Sosial kepada Anak Panti Asuhan...

Oleh oleh “Ane” Kota Pariaman diserbu pembeli

Pariaman, beritasumbar.com, Perkembangan Wisata di Kota Pariman setiap Tahun, Bulan, Minggu, bahkan hari terus berkembang pesat. Minat kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman terus meningkat setiap...

Puncak Pato, Surga Luhak Nan Tuo Dari Lintau

BeritaSumbar.com,-Tidak ada yang tidak tahu dengan puncak pato, sebuah kampung yang berada diketinggian antara lintau dan sungayang. Hari ini, mungkin sudah banyak orang yang terlupa...

Dr. Astrid Pratidina Susilo, Sp. An : "Kota Payakumbuh Nyaman, Makanannya Enak"

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com, ~ "Hampir satu tahun di sini, saya sangat terkesan dengan Payakumbuh. Kotanya nyaman, orangnya ramah, makanannya enak. Benar kata filosofi, 'airnya jernih,...
- Advertisement -