PADANG, Berita Sumbar.com -Setelah menunggu hampir dua bulan sejak diumumkan dalam mutasi Polri, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy akhirnya resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Bersamaan dengan pelantikan tersebut, Mabes Polri juga merombak sejumlah pejabat utama dan kepala kepolisian resor di wilayah Sumbar.
Irjen Pol.Djati Wiyoto Abadhy menggantikan Komjen Pol Gatot Tri Suryanta yang mendapat promosi sebagai Sekretaris Utama Lemhannas RI. Dengan pelaksanaan serah terima jabatan tersebut, kepemimpinan Polda Sumatera Barat secara resmi beralih kepada Djati Wiyoto Abadhy.
Pelantikan itu sekaligus mengakhiri masa penantian hampir dua bulan sejak mutasi jabatan diumumkan melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026. Berbeda dengan sebagian besar pejabat yang dimutasi dalam telegram yang sama dan telah menjalani sertijab pada pertengahan Mei, pelantikan Kapolda Sumbar baru terlaksana pada awal Juli ini. Hingga kini, Polri belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan penundaan tersebut.
Data lengkap Mutasi dan Promosi Pejabat Polda Sumbar
Selain pergantian Kapolda, Mabes Polri juga melakukan rotasi sejumlah pejabat utama dan kepala kepolisian resor di jajaran Polda Sumatera Barat.
Kabid Humas Polda Sumbar AKBP Susmelawati Rosya secara lengkap menjelaskan, dimulai dari AKBP Yunizar Yudhistira ditunjuk sebagai Kabagwassidik Ditreskrimsus, sedangkan AKBP Andi Sentosa menjabat Kabagwassidik Ditresnarkoba. Lalu, AKBP Dr. Faisal mendapat promosi menjadi Kabiddokkes Polda Sumbar.
Pada jajaran kepolisian resor, AKBP Derry Indra dimutasi menjadi Wadirpamobvit Polda Sumbar. Posisi Kapolres Pesisir Selatan kini diisi AKBP Ricky Ricardo, sementara jabatan Kapolres Payakumbuh dipercayakan kepada AKBP Irwan Andeta.
Rotasi juga terjadi di Polres Agam. AKBP Muari mendapat penugasan baru di Korbrimob Polri, sedangkan penggantinya adalah AKBP Masnoni. Di Polres Pasaman, AKBP M. Agus Hidayat dimutasi menjadi Wadirsamapta Polda Riau dan digantikan AKBP Adirawa Permana Anggawistara.
Perubahan jabatan juga menyentuh Direktorat Intelkam. Kombes Pol Dwi Mulyanto dipindahkan sebagai Dirintelkam Polda Riau, sementara jabatan Dirintelkam Polda Sumbar kini diisi Kombes Pol Riki Kurniawan yang sebelumnya bertugas di Bareskrim Polri.
Selanjutnya, AKBP M. Faisal Perdana dimutasi menjadi Wakapolrestabes Semarang dan posisinya sebagai Kapolres Solok Selatan digantikan AKBP Andreanaldo Ademi. AKBP Agung Pranajaya dipercaya menjadi Kapolres Pariaman, sedangkan jabatan Kapolres Solok diemban AKBP Rini Anggraini. Di Polres Tanah Datar, AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto mendapat penugasan baru di Bareskrim Polri. Jabatan yang ditinggalkannya diisi AKBP Marwan Fajrin.
Mutasi juga terjadi pada pejabat utama Polda Sumbar. Kombes Pol Akmadi dipromosikan menjadi Kabid Humas Polda Riau, sementara jabatan Dirsamapta Polda Sumbar diisi AKBP Andre Anas. Selain itu, Kombes Pol Faried Zulkarnain dimutasi ke Bareskrim Polri dan posisi Karolog Polda Sumbar kini dijabat Kombes Pol Tunggul Sinatrio.
Susmelawati mengatakan mutasi merupakan bagian dari pembinaan karier di lingkungan Polri. “Mutasi merupakan hal biasa dalam sebuah organisasi untuk penyegaran dan pemberian reward bagi personel. Dengan adanya promosi jabatan akan dapat meningkatkan kinerja dan prestasi personel,” ujarnya.***