24 C
Padang
Jumat, April 23, 2021
Beritasumbar.com

Menuju Sumbar Satu
M

Kategori -

Selain sepak bola dan hari raya kontestasi politik adalah hal yang “prestius” di negeri ini. Tentunya kita masih ingat bagaimana pemilihan Presiden dan wakil Presiden memecah suara rakyat Indonesia menjadi cebong dan kampret. Namun Euforia tersebut belum diiringi dengan kualitas politik yang serupa. Politik kita masih diwarnai dengan hujatan dan caci maki bukan argumentasi yang memiliki bobot tinggi, kemelekan rakyat yang masih rendah akan politik. Terlihat dari ketidak tahuan rakyat dengan orang yang akan dipilihnya. Sehingga penggiringan opini merupakan senjata ampuh untuk mendulang suara. Walaupun berujung perpecahan.
Indonesia akan melaksanakan Pilkada serentak yang sejatinya diadakan pada 23 September 2020. Namun akibat pandemi Covid 19 diundur menjadi tanggal 9 Desember 2020. Tercatat ada 270 Pilkada yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 nanti. Dengan rincian 9 Provinsi (Pemilihan Gubernur), 224 kabupaten (Pemilihan Bupati), dan 37 kota (Pemilihan Wali Kota). Salah satunya adalah Sumatera Barat. Sumatera Barat akan melaksanakan Pemilihan Gubernur dan wakil gubernur. Hawa persaingan menuju kursi nomor satu di Sumatera Barat telah mulai menggeliat. Spanduk dan baliho telah mulai menjejali setiap sudut ataupun tepi jalan raya. Beberapa kandidat pun telah dimunculkan. Mulai dari Wali Kota dua periode Kota Padang, Mahyeldi hingga Mantan Kapolda Sumatera Barat, Fakhrizal yang maju dengan jalan independen.
Rakyat Sumatera Barat tentunya menginginkan pemimpin yang dapat membawa Sumatera Barat ke arah yang lebih baik. Rakyat tentunya tidak hanya membutuhkan janji dan omong kosong politik. Melainkan perubahan nyata untuk kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat. Namun, hal ini juga tidak bisa terlepas dari rakyat sendiri. Seberapa kenal rakyat dengan calon pemimpin mereka.
Lebih dari itu untuk menyukseskan penyelenggaraan Pilkada harus melibatkan partisipasi dari seluruh elemen. Mulai dari masyarakat, akademisi, dan tentunya politisi itu sendiri.
Dalam Pilkada kali ini terdapat beberapa kandidat kuat. Mereka adalah Mahyeldi (Wali Kota Kota Padang), Riza Pahlevi (Wali Kota Kota Payakumbuh), Fakhrizal (Mantan Kapolda Sumbar), Mulyadi (Ketua DPRD Sumbar). Kalau dilihat dari nama-nama tersebut yang akan menjadi menjadi kandidat adalah putra-putra terbaik Minangkabau. Tentunya ini menumbuhkan harapan bagi masyarakat Sumatera Barat. Namun, bukan politik namanya kalau tidak diwarnai intrik. Seringkali loyalitas dikalahkan oleh kepentingan di lingkaran kekuasaan.
Mahyeldi Ansharullah adalah wali kota padang dua periode. Pria kelahiran bukittinggi ini telah lama malang melintang dalam dunia politik. Sempat menjadi wakil ketua DPRD Sumatera Barat periode 2004-2009 dan menjadi wakil wali kota padang periode 2009-2014. Mahyeldi terpilih sebagai wali kota kota Padang pertama kali pada 2014 silam dan kembali terpilih pada pemilihan wali kota kota Padang 2019 lalu. Ini menandakan dalam kurun 15 tahun terakhir mahyeldi berada di puncak kkekuasaan. Baik legislatif maupun ekaekutif. Selama menjabat sebagi wali kota padang pemerintahan Kota Padang menyabet kurang lebih 30 penghargaan dari instansi pemerintah dan non-pemerintah. Mengingat rekam jejak mahyeldi tidak heran kalau dia di dapuk sebagai salah satu kandidat terkuat. Namun hal ini tetap bukan sdbuah jaminan. Tentunya memerintah satu kota berbeda dengan memerintah satu provinsi.
Riza pahlevi, sama dengan mahyeldi. Riza saat ini sedang menjabat sebagai wali kota Payakumbuh periode ke dua setelah kembali terpilih pada pemilihan wali kota kota Payakumbuh 2017 lalu. Riza pun merupakan kader dari Partai Keadilan Sehahtera (PKS).
Selanjutnya adalah Fakhrizal. Beda dari kandidat lainnya, Fakhrizal tidak memiliki rekam jejak pada dunia politik sama sekali. Terakhir Fakhrizal menjabat sebagai Kepala Polisi Daerah (KAPOLDA) Sumatera Barat. Fakhrizal mengundurkan diri dari jabatannya pada 6 Desember 2019 lalu. Kemudian digantikan oleh Irjen. Pol. Toni Harmanto. Menjelang Pilkada serentak 2020, Fakhrizal mendeklarasikan diri untuk maju pada pemilihan Gubernur Sumatera Barat nanti.  Dikabarkan Fakhrizal akan maju dari jalur Independen.
Ir. H. Mulyadi merupakan anggotaDPR RI yerpilih dalam 3 periode terakhir. Pada periode 2019-2024 ia oleh partainya Demokrat , ditempatkan pada kpmosi V DPR RI. Pada tahun 2018 silam Mulyadi sempat diperiksa oleh Komisi Pemeberantas Korupsi (KPK) berkaitan dengan kasus korupsi pengadaan KTP Elektonik (e-KTP). Mengutip wikipedia Mulyadi pada Pemilu 2019, tercatat sebagai caleg DPR RI dengan perolehan suara terbanyak di Sumatera Barat, yakni 144.954 suara.
Juga segelintir kandidat lainnya turut mencuat. Selain mempunyai kandidat-kandidat yang memiliki potensial yang tinggi dalam Pilgub kali ini; Sumatera Barat juga tercatat sebagai Provinsi yang memiliki partisipasi yang tinggi dalam pemilu 2019 lalu. Angkanya menyentuh 79,6 %. Dengan semua ini tentunya diharapkan kesuksesan dalam penyelenggaraan Pilgub pada 23 September mendatang. Kesuksesan Pilkada adalah kesuksesan rakyat. Maka dari itu, tolak ukur dari kesuksesan dalam penyelenggaraan Pilkada tidak bisa berhenti pada terpilihnya Gubernur baru semata. Tapi juga diukur dari seberapa berdaulat rakyat Sumatera Barat dengan terselenggaranya Pilgub tersebut.
Nama: Daniel Osckardo
Mahasiswa Hukum Tata Negara UIN Imam Bonjol Padang
 

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Bersama Kajati Sumbar, Wako Bersafari Ramadhan Ke masjid Muhsinin

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi bersama rombongan Tim Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat disambut hangat pengurus Masjid dan jamaah Masjid Muhsinin Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Sabtu (17/4).
- Advertisement -

Lewat Safari Ramadhan, Padang Pariaman Jalin Silaturrami-Sosialisasikan Program Pemerintah Ke Masyarakat

Padang Pariaman, beritasumbar.com - Tim Safari Ramadhan Pemkab Padang Pariaman pada Rabu, (21/4) serentak berakhir melakukan kunjungan ke masjid atau musholla untuk melaksanakan Qiamuramadhan selama...

Walikota dan Kapolres komit Atas Keputusan Pemerintah Menghadapi pengamanan Idul Fitri 1442 H

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, — Berdasarkan surat telegram Kapolda Sumbar nomor : STR/1235/VI/OPS.1.1/2021 tanggal 20 April 2021, Polres Payakumbuh menerima undangan zoom meeting Rakor lintas sektoral Ops Ketupat SGL 2021.
- Advertisement -

Pemko Gelar Rakor Penanganan Covid-19

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Menindaklanjuti instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 09 tahun 2021 tentang perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro dan pengoptimalan posko penanganan Covid-19 dan terjadinya peningkatan kasus covid-19 gelombang ketiga di Kota Payakumbuh, Pemerintah Kota Payakumbuh mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Camat dan Lurah se Kota Payakumbuh.

Untuk Pembangunan, Pemkab Sijunjung Jalin Silaturrahmi Dengan Masyarakat Lewat Safari Ramadhan

Sijunjung, beritasumbar.com - Jaga persatuan dan silaturrahmi dikalangan umat serta pemerintah daerah, demi kemajuan dan peningkatan pembangunan di Kabupaten Sijunjung. Hal itu penegasan Ketua Tim...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -