spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Terengganu Bidik 15 Juta Kunjungan Wisatawan, Andalkan Enam Destinasi
T

Kategori -
- Advertisement -

Pemerintah Terengganu memperluas promosi pariwisata melalui media digital, pameran internasional, dan jejaring pelaku wisata ASEAN. Koperasi Homestay Teluk Ketapang ikut menjadi penggerak promosi lintas negara.

TERENGGANU, MALAYSIA , Beritasumbar.com Terengganu tak lagi hanya mengandalkan pesona pantai untuk menarik wisatawan. Negeri di pesisir timur Semenanjung Malaysia itu membidik 15 juta kunjungan pada 2027 dengan menawarkan perpaduan wisata bahari, alam, sejarah, dan budaya. Pemerintah setempat juga memperluas promosi ke pasar internasional melalui media digital, pameran, dan kerja sama dengan pelaku industri pariwisata.

Ketua Komite Pariwisata, Kebudayaan, Lingkungan dan Perubahan Iklim Majelis Hijaz Terengganu, YM. Dato’ Tengku Mohd Arifin bin Tengku A. Rahman, mengatakan promosi lintas negara menjadi salah satu strategi untuk mencapai target tersebut.

“Promosi pariwisata kami kembangkan melalui pendekatan above the line dan below the line, dengan memanfaatkan teknologi informasi, media sosial, media massa, serta berbagai pameran dan ekspo,” kata Tengku Mohd Arifin dalam pembukaan FAM Trip dan ASEAN Youth Forum 2026 di Quinara Al Safir Hotel, Tok Jembal, Kuala Nerus, Selasa, 27 Oktober 2026.

Menurut dia, promosi dilakukan secara bertahap dengan menyasar wisatawan domestik sebelum memperluas jangkauan ke pasar luar negeri. Terengganu tercatat telah memperoleh sekitar 6,5 juta kunjungan dari target 9 juta pada 2026. Untuk tahun berikutnya, pemerintah memasang target 15 juta kunjungan melalui program Visit Terengganu 2027.

Tengku Mohd Arifin juga mengapresiasi Koperasi Homestay Teluk Ketapang (KHTK) yang dinilai berkontribusi dalam memperkenalkan potensi pariwisata dan kebudayaan Terengganu ke luar Malaysia. Presiden KHTK, Mohd Azmi bin Abdul Aziz, aktif mempromosikan destinasi tersebut ke Indonesia, Kamboja, Thailand, Singapura, dan sejumlah negara lain di kawasan ASEAN.

Enam Destinasi Jadi Andalan Promosi

Terengganu memiliki enam destinasi yang menjadi andalan promosi, yakni Pulau Redang, Pulau Perhentian, Masjid Kristal dan Taman Tamadun Islam, Tasik Kenyir, Pulau Kapas, serta kawasan warisan Kuala Terengganu dan Pasar Payang.

Pulau Redang dikenal dengan pantai berpasir putih, air laut jernih, serta terumbu karang yang menarik bagi penyelam dan penggemar snorkeling. Pulau ini juga memiliki sejumlah lokasi penyelaman yang berkaitan dengan bangkai kapal era Perang Dunia II. Akses menuju Redang antara lain melalui Dermaga Merang, dengan musim kunjungan yang umumnya berlangsung pada Maret hingga Oktober.

Kepulauan Perhentian menawarkan pantai alami, hutan tropis, terumbu karang, dan kesempatan melihat penyu. Perhentian Besar cenderung dipilih wisatawan yang menginginkan suasana lebih tenang, sedangkan Perhentian Kecil dikenal di kalangan pelancong beranggaran terbatas. Wisatawan umumnya menuju kawasan ini melalui Kuala Besut.

Di Kuala Terengganu, Masjid Kristal dan Taman Tamadun Islam menjadi pilihan wisata religi dan budaya. Masjid Kristal dikenal melalui arsitekturnya yang memadukan baja, kaca, dan kristal. Adapun Taman Tamadun Islam menampilkan replika masjid serta monumen Islam dari berbagai negara.

Untuk wisata alam, Tasik Kenyir di Hulu Terengganu menawarkan kegiatan menyusuri danau menggunakan houseboat, memancing, menjelajahi hutan, mengunjungi air terjun, dan menelusuri gua. Sementara itu, Pulau Kapas di lepas pantai Marang menawarkan suasana lebih tenang dengan pantai berpasir putih dan perairan yang cocok untuk snorkeling.

Adapun Kuala Terengganu menjadi tujuan bagi wisatawan yang ingin mengenal kehidupan masyarakat setempat. Kawasan Pecinan, rumah kayu tradisional, Terengganu Drawbridge, Muzium Negeri Terengganu, dan Pasar Payang menjadi bagian dari daya tarik kota. Pasar Payang juga dikenal sebagai tempat mencari kuliner dan produk lokal, seperti keropok lekor, batik, dan songket.

Koperasi Homestay Perluas Jejaring ASEAN

Promosi destinasi tidak hanya dilakukan melalui pemerintah dan pameran pariwisata. Keterlibatan pelaku usaha berbasis komunitas juga menjadi bagian dari upaya memperluas pasar.

Tengku Mohd Arifin menyampaikan apresiasi kepada KHTK karena dinilai turut mempromosikan program pengembangan pariwisata dan kebudayaan Terengganu. Peran koperasi tersebut dinilai penting dalam membangun hubungan dengan pelaku wisata dari negara lain.

Presiden KHTK Mohd Azmi bin Abdul Aziz mengatakan FAM Trip Terengganu Darul Iman 2026 diikuti unsur para pelaku wisata dari Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Singapura. Delegasi Timor-Leste yang direncanakan hadir batal berangkat karena kendala di negaranya.

Kegiatan yang berlangsung pada 26–29 Oktober 2026 itu juga mencakup ASEAN Youth Forum dan agenda olimpiade sains, teknologi, rekayasa, serta matematika atau STEM.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan dapat mengenal potensi destinasi Terengganu sekaligus memperluas kerja sama di sektor pariwisata dan pertukaran pengalaman lintas negara.

Dengan target 15 juta kunjungan pada 2027, tantangan Terengganu tidak berhenti pada memperluas promosi. Pengembangan destinasi juga perlu diikuti peningkatan kualitas layanan, manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, dan perlindungan terhadap lingkungan serta warisan budaya.***

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img