26.6 C
Padang
Friday, October 23, 2020

6,3 Milyar Lebih APBD Kota Payakumbuh Disalurkan Untuk BLT

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,-Bantuan langsung tunai (BLT) yang dananya dari APBD Payakumbuh, sebesar Rp6.353.100.000 dari program jaring pengaman sosial, dampak ekonomi Covid-19, tuntas dicairkan. Sebanyak 7.059 KK yang berdomisili di 43 kelurahan pada lima kecamatan, masing-masing kebagian Rp900.000.
Walau begitu, masih ada sekitar 1.200 KK lagi yang masih menunggu bantuan yang sama. Karena, data mereka saat dilakukan klarifikasi lewat data adminduk, data penerima PKH atau penerima sembako Kemensos, beberapa KK di antaranya masih terjadi data yang ganda.
Sehingga, BLT buat sekitar 1.200 KK itu, masuk dalam gelombang kedua pembayarannya. “In syaa Allah, dalam bulan Juli nanti sudah bisa dicairkan,” kata Plt. Kadis Sosial Yunida Fatwa, di Balaikota, Kamis (25/6).
Dikatakan, validasi data itu perlu dilakukan. Agar penerima BLT benar-benar tepat sasaran. Karena, di lapangan, banyak ditemukan yang masuk usulan, setelah dicek ulang, ada yang tak sesuai indikator.
Di tempat terpisah, Walikota Payakumbuh H. Riza Falepi, membenarkan, ia menyuruh Sekdako H. Rida Ananda dan pihak Dinas Sosial, agar benar-benar melakukan validasi data secara akurat.
Menurut walikota, mereka yang tidak pantas menerima BLT, seperti KK punya aset rumah dan kendaraan roda empat yang baik, tertangkap tangan masuk dalam daftar. Dan itu, sangat memalukan. “Malu-maluin saja. Kenapa orang bersangkutan, masih mau saja dimasukan dalam daftar calon penerima BLT,” ungkap walikota.
Harusnya, ketika petugas kelurahan datang melakukan pendataan, orang mampu mengaku miskin itu, menolak namanya didaftarin. Tapi, itu tidak dilakukan yang bersangkutan. Ironisnya, ketika namanya terekpose di media, ia juga tak merasa malu. “Sungguh sangat heran Saya, tambah wako.
Di antara, ratusan nama warga yang harus didelet dalam daftar calon penerima BLT, selain orang-orang berharta, juga keluarga pensiunan ASN. BUMD, BUMN, orang yang sudah pindah, meninggal dunia serta suami atau isterinya punya penghasilan tetap sebagai staf harian lepas pemko.
Walikota Riza Falepi, juga menyayangkan, di antara orang-orang yang dicoret dari daftar itu, malah ikut pula yang menuding pemko, pihak kecamatan dan kelurahan tidal becus. Memprovokasi, seolah pemerintah tidak peduli dengan nasib mereka. Orang-orang aneh seperti itu, seyogianya tidak dipercaya warga kota lainnya, ingat walikota.(humas)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

KONI Kota Payakumbuh Dan UNP Jalin Kemitraan Pembinaan Atlit

Payakumbuh,- Berolahraga menjadi hal yang penting dan harus dilakukan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Karena aktivitas olah raga dapat meningkatkan kebugaran dan...

Perbumma Adat Nusantara Kupas Prospek dan Solusi Peningkatan Penyediaan Pangan Nusantara

JAKARTA – Hari Pangan Sedunia yang ke XL pada tanggal 16-Oktober 2020, moment yang tepat bagi Perbumma Adat Nusantara dan KUP Suta...

Pjs Bupati Solsel Sidak Ke RSUD Muaro Labuah

Solok Selatan – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Solok Selatan, Jasman Rizal melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah di Muara...

Buayan Sayang Pak Kiai

Catatan kecil tentang KH Abdullah Syukri ZarkasyiOleh: A. Fuadi Saya seperti sekarang ini, antara lain karena pernah diayun-ayun di...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Tim Saber Pungli Kota Payakumbuh Gelar Sosialisasi di Kantor Camat Payakumbuh Barat

Payakumbuh,- Ciptakan Kota Payakumbuh Bebas pungli dan gratifikasi, tim Saber Pungli Kota Randang turun ke kecamatan. Kamis 22/10 Tim Gabungan yang terdiri...

KONI Kota Payakumbuh Dan UNP Jalin Kemitraan Pembinaan Atlit

Payakumbuh,- Berolahraga menjadi hal yang penting dan harus dilakukan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Karena aktivitas olah raga dapat meningkatkan kebugaran dan...

Banpres Usaha Mikro Tahap Kedua Di Payakumbuh, Warga Tak Perlu Lagi Datang Bawa Berkas Permohonan Ke Kantor Dinas Koperasi dan UKM

Payakumbuh --- Kabar gembira bagi pelaku usaha mikro di Kota Payakumbuh. Ada Perpanjangan waktu pendataan Bantuan Presiden bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM)...

Dana Transfer Daerah Menurun, APBD Payakumbuh Tahun 2021 Berkurang 100 Miliar Lebih, OPD Dan DPRD Siap Terpangkas

Payakumbuh --- Kota Payakumbuh defisit anggaran di Tahun 2021. Akibat dana alokasi umum (DAU) dan dana intensikasi daerah (DID) yang turun signifikan,...
- Advertisement -