27 C
Padang
Minggu, April 14, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Masyarakat Nagari Siaur Kembali Nikmati Air Bersih
M

Kategori -
- Advertisement -

Sijunjung,BeritaSumbar.com,-Warga masyarakat Nagari Siaur kecamatan Kamang Baru kembali menikmati air bersih, setelah beberapa tahun belakangan ini, sumber air bersih mereka rusak karena galodo.

Atas usulan pemerintah nagari untuk perbaikan sumber air baku Nagari Siaur, maka tahun lalu, telah dilakukan rehab intake dan pergantian pipa induknya, kata Kadis Perkim dan LH Ranah Lansek Manih Arif Maigayanto, diruang kerjanya, Kamis (13/4).

Kemudian Kadis Perkim menyampaikan ada sekitar 724 Sambungan Rumah ( SR) Sarana Air Bersih (SAB) di kabupaten Sijunjung tahun lalu dengan dana DAK.

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia. Pembangunan Sarana Air Bersih (SAB) di kabupaten Sijunjung untuk memberikan pelayanan dasar masyarakat tentang air bersih, peningkatan kualitas kesehatan, meningkatkan budaya bersih di lingkungan masyarakat, serta mengembangkan sanitasi lingkungan. Untuk mewujudkan sarana air bersih dan sanitasi yang berkesinambungan, dibutuhkan pengelola sarana yang mampu mengelola, mengoperasikan dan memelihara sarana tersebut dengan baik. Pengelola tersebut berasal dari masyarakat itu sendiri.

Pada tahun ini pembangunan SAB dengan menggunakan dana DAK, ada beberapa titik, diantaranya di Nagari Sisawah pembangunan baru dan 100 Sambungan Rumah dengan dana 1 milyar lebih, Kampung Baru 500 juta lebih untukperbaikan intake dan 100 Sambungan Rumah, Nagari Latang dengan 80 Sambungan Rumah dan perbaikan saluran memakai dana 1 miliar lebih. Nagari Batu Manjulur 300 Sambungan Rumah dengan dana 1 miliar lebih, jelas Arif.

pembangunan sarana penyediaan air bersih untuk membantu menunjang kesejahteraan warga. Dengan manfaatkan air bersih, masyarakat akan terhindar dari gangguan penyakit seperti diare, kolera, disentri, kecacingan, penyakit kulit , setiap anggota keluarga terpeliharan kebersihan dirinya, harap Arif.

Menurut Kadis Perkim sanitasi yang buruk dan air minum yang tidak aman menjadi penyebab banyaknya kematian anak akibat diare. Air Bersih dan Sanitasi merupakan kebutuhan dasar manusia yang menjadi tanggung jawab bersama, pemerintah bersama masyarakat merencanakan, membangun dan memelihara keberlanjutan, pesan Arif.(Alim)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img