24 C
Padang
Selasa, November 30, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kembalikan Kejayaan Jeruk di Solok, Faperta Unand Bangun Demplot Budidaya Jeruk di Payo
K

- Advertisement -

Oleh : Ryan Budi Setiawan

Masyarakat Sumatera Barat pernah merasakan masa kejayaan menanam tanaman jeruk. Terdapat dua varietas lokal unggul yang dulu dikembangkan yaitu Siam Gunung Omeh dan Keprok Kacang. Namun akibat berbagai macam persoalan seperti serangan hama dan penyakit, permainan harga tengkulak, sehingga masyarakat mulai enggan untuk menanam Jeruk sebagai komuditas utama  padahal potensinya secara ekonomi cukup tinggi.

Berdasarkan laporan dari Balai Penelitian Tanaman Buah Subtropika, Jeruk Siam Gunung Omeh citarasanya manis, segar dengan tingkat kemanisan 10,5-11,5 brix, bentuk buah bundar pipih, ukuran buah sedang (300-400 gram), warna kulit kuning. Warna daging buah oranye dengan produktifitas per pohon 50-75 kg/pohon/tahun. Pengembangan cocok untuk daerah dataran tinggi (750-950 mdpl). Sedangkan Keprok Kacang Solok rasanya manis, sedikit asam dan segar dengan tingkat kemanisan 9-12 brix. Bentuk buah bulat agak pipih, ukuran buah sedang, warna kulit hijau kekuningan, warna daging buah oranye dengan produktifitas 25-40 kg/pohon/tahun. Area pengembangan di dataran rendah dan tinggi.

Profesor Zulfadly Syarif yang merupakan guru besar di bidang hortikultura Universitas Andalas menyampaikan bahwa potensi tanaman jeruk sebagai komuditas hortikultura unggulan Sumatera Barat harus kembali digalakkan, mengingat harganya yang cukup bagus di pasaran. Saat ini Kabupaten Pasaman dan Kabupaten 50 Kota sudah mulai kembali melakukan budidaya jeruk dan menjadi pemasok utama kebutuhan jeruk di Sumatera Barat. “, Kita berharap Kabupaten Solok dan Kota Solok juga kembali mengambil peran sebagai produsen jeruk Sumatera Barat”, tambah beliau

Sejak tahun 2019 Badan Penelitian dan Pengembangan Kota Solok dan Fakultas Pertanian Universitas Andalas telah bekerja sama untuk melakukan kajian tentang kesesuaian lahan dan pemilihan varietas unggul jeruk yang cocok dikembangkan di Payo Kota Solok dalam rangka mendukung pengembangan kawasan pertanian dan agrowisata disana. “, Dari hasil kajian ditemukan bahwa tingkat kesuburan tanah di Payo cenderung sedang hingga subur dengan kondisi lingkungan seperti cuaca dan suhu yang optimal untuk pertumbuhan tanaman jeruk”, Ujar Mela Rahmah selaku tim peneliti. “, Beberapa varietas jeruk yang direkomendasikan untuk ditanam berdasarkan kondisi lingkungan di Payo seperti varietas Batu 55, Pontianak, Gunung Omeh dan Kacang. Hasil kajian yang diperoleh ini akan menjadi dasar pengembangan Jeruk di Payo kedepan”, imbuhnya.

Dalam rangka menindaklanjuti hasil kajian dan keberlangsungan program maka tim peneliti ditugaskan untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas (LPPM Unand). “, Kegiatan pengabdian ini merupakan langkah awal untuk diseminasi hasil riset dan transfer pengetahuan, sehingga kedepan menjadi salah satu program unggulan untuk membantu nagari membangun”, Ujar Dr. Uyung selaku ketua LPPM Unand.

“, Mengajak petani untuk bertanam jeruk bukan hal yang mudah, petani butuh bukti nyata yang akan meyakinkan mereka bahwa jeruk memilki nilai ekonomis yang tinggi. Saat ini kami sedang membangun demplot budidaya jeruk seluas 2500 m2 di Payo, target jangka panjang demplot ini akan menjadi ” Pilot Project” untuk menarik minat petani menanam jeruk di Payo”, Ujar Mellyyana Handayani

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan dari Lurah Tanah Garam “,Kami sangat mendukung kegiatan Pengabdian Masyarakat yang bertemakan Membantu Nagari Membangun ini. Daerah Payo memang sedang diproyeksikan menjadi kawasan Agroekowisata karena bentang alamnya yang indah dan potensi pertaniannya yang besar. Kami berharap kegiatan ini dapat terlaksana secara berkelanjutan dan berdampak positif terhadap perkembangan perekonomian masyarakat”, ujar Bapak Asril selaku Lurah.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img