Padang – Komite IV bidang Ekonomi dan Anggaran DPD RI menggelar Fokus Grup Diskusi (FGD) bersama pemerintah daerah dan akademisi dalam rangka menghimpun aspirasi publik daerah Sumatera Barat (Sumbar), terkait RAPBN 2016 di Kampus Universitas Andalas (UNand) Padang Sumbar Kamis .

“Untuk mendukung fungsi pertimbangan dan pengawasan serta perimbangan keuangan pusat dan daerah, maka kami bersama Budged Office DPD RI, menggelar FGD ini,” ujar Pimpinan Komite IV DPD RI, Ghazali Abbas, di Padang.

Dia menyampaikan fungsi dari FGD tersebut, yakni untuk mendapatkan pandangan dan masukan yang komprehensif sesuai dengan aspirasi publik dan daerah dalam penyusunan pertimbangan terhadap RUU dan RAPBN.

Sehingga, lanjutnya, rancangan rencana anggaran tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat dan daerah, sekaligus tidak menyebabkan silfa atau pembangunan yang tidak tepat sasaran.

Menurutnya banyak program daerah yang masuk dalam RAPBN tanpa ada perimbangan dan analisis kebutuhan dari pemerintah, dan hasilnya dianggarkan dalam APBN, sehingga aplikasinya tidak bermanfaat bagi masyarakat.

“Ironis sekali, membangun bangunan dengan anggaran triliunan namun tidak ada manfaat bagi masyarakat, akibatnya bangunan tidak berfungsi dan terbengkalai,” ujarnya.

Oleh sebab itu katanya, Komite IV dan Budget Office DPD RI menyelenggarakan FGD ini, dengan tema pokok-pokok pikiran dalam penyusunan RAPBN 2016.

Sementara itu Gubernur Sumbar yang diwakilkan oleh Staf Ahli Gubernur bidang Ekonomi dan Keuangan, Hansasri mengapresiasi FGD yang diselenggarakan DPD RI, Ia mengatakan DPD RI sebagai lembaga negara mengemban tanggungjawab memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah sesuai dengan perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Seperti di Sumbar, yang memiliki karakter kebutuhan ekonomi yang berbeda dengan daerah lain, dimana 98 persen usaha mikro berkembang dengan lebih pesat ketimbang usaha makronya sehingga anggaran yang dibutuhkan tentunya sesuai dengan kebutuhan Sumbar,” katanya.

Sebelumnya Sekretariat Bidang Kerjasama Unand melaporkan bahwa dalam FGD tersebut, dihadiri oleh instansi pemerintahan provinsi dan kabupaten, dan staf dosen Unand.

Adapun narasumber yang tampil pada FGD tersebut antara lain Kepala Bappeda Provinsi Sumbar Afriadi Laudin, Kepala Bappeda Sumatera Utara Arsyad, akademisi Unand Dr. Hefrizal Handral. M.Soc.Sc, dan Joan Marta, SE, M.SI dari Universitas Negeri Padang.

 

Sumber: Antara/Oleh M R Denya Utama
loading...