30 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Dosen UNAND Melakukan Program Kimitraan Masyarakat di Posyandu Anggrek 2 Sebarang Padang
D

Kategori -
- Advertisement -

Padang,- Pada saat ini masih ditemukan balita dengan kasus gizi kurang dan gizi buruk di kota Padang, karena penanganan masalah gizi kurang dan gizi buruk belum maksimal. Penderita gizi kurang dan gizi buruk terbanyak pada balita usia emas di bawah 2 tahun. Berdasarkan survei yg dilakukan ditemukan balita anggota Posyandu Anggrek 2 mengalami gizi kurang dan gizi buruk. Berdasarkan observasi yang dilakukan secara dari rumah ke rumah (door to door) oleh tim peneliti, penyebab utama dari gizi kurang dan gizi buruk pada balita Posyandu Anggrek 2 adalah kurangnya pengetahuan ibu balita tentang pentingnya makanan bergizi untuk tumbuh-kembangnya balita, kesehatan dan imunitas, disamping itu kondisi ekonomi keluarga dan jumlah anak juga sangat berpengaruh terhadap status gizi balita.

Hal ini mendorong tim peneliti dari Jurusan Kimia FMIPA dan Fakultas Farmasi Unand  melaksanakan kegiatan ”Program Kemitraan Masyarakt (PKM) Posyandu Anggrek 2 di kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang”. Program ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang didanai oleh didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Deputi Bidang Penguatan Risbang Kemenristek/BRIN.

Baca Juga: Program Rutin Jumat Berkah Bersama Koperasi Mandiri Dan Merdeka Melalui Unit PRT

Kegiatan ini bertujuan untuk bertujuan untuk meningkatkan gizi balita anggota Posyandu Anggrek 2 dan meningkatan pengetahuan ibu dari balita tentang makanan bergizi dan cara pengolahan makanan agar tidak kehilangan nutrisi nya. Membarikan pengatahuan tentang manfaat Spirulina platensis sebagai suplement bernutrisi tinggi.

Tim diketuai oleh Dr. Armaini, MS. dengan anggota Prof. Dr. Yetria Rilda (Kimia-FMIPA) dan Dr. Netti Suharti (Fakultas Farmasi), serta melibatkan 2 orang mahasiswa. Solusi yang diberikan tim PKM untuk mengatasi masalah gizi kurang dan gizi buruk dilakukan dalam 2 bentuk kegiatan. Pertama memberikan kapsul Spirulina platensis yang merupakan suplement bernutrisi tinggi, disertai pemberian menu makanan bergizi untuk meningkatkan status gizi balita dari gizi kurang dan gizi buruk menjadi gizi baik dan juga meningkatkan imunitas balita. Status gizi balita ditentukan bardasarkan indek Antropometri (berat badan/umur dan tinggi badan/umur ) untuk menentukan status gizi balita merujuk pada Surat Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia (SK MEMKES No: 1995/MENKES/SK/XI/2010).

Kegiatan kedua memberikan penyuluhan yang diberikan dengan 3 tahap yaitu penyuluhan sosialisai COVID-19 untuk penerapan protokol COVID-19, waspadai gejala, penanganan dan peningkatan imunitas selama pendemi, penyuluhan tentang gejala gizi buruk, makanan bergizi yang dapat meningkatkan status gizi dan imunitas, penyuluhan manfaat Spirulina platensis sebagai suplement nutrisi tinggi untuk meningkatkan gizi dan sebagai antioksidan tinggi yang dapat meningkatkan imunitas pada balita.

Kegiatan ini mendapat tanggapan positif dan ucapan terima kasih dari ibu dari balita anggota Posyandu Anggrek 2 kepada tim PKM Unand karena telah membantu mengatasi masalah gizi kurang dan gizi buruk pada anak mereka, Pemberian kapsul Spirulina platensis telah dapat meningkatan status gizi balita dan penyuluhan memberikan pengetahuan tentang gizi dan makanan dan menu balita bergizi tinggi, manfaat Spirulina platensis, pengetahuan tentang COVID-19 dan peningkatan imunitas keluarga. Kami tim PKM sangat senang karena kegiatan ini telah dapat membantu masalah gizi balita Posyandu Anggrek 2 di Sebarang Padang.

Tim pelaksanaan kegiatan mengucapkan terima kasih untuk respon yang positif dan dukungan dari Kepala Puskemas Sebarang Padang, dr. Desy Susanti dan petugas Puskesmas untuk kegiatan Posyandu Rahmawati S.ST, M.Kes. Keberadaan dan konstribusi mitra yaitu tim kadar Posyandu yang diketuai oleh Roza Yusra dan anggotanya sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan dilapangan.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img