Bukittinggi, beritasumbar.com — Dalam rangka memperingati 100 Tahun Jam Gadang, Pemerintah Kota Bukittinggi gelar Bukittinggi East Film Festival (BEFF). Kegiatan tersebutt dibuka langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Istana Bung Hatta, Minggu, (14/6/2026).
Bukittinggi East Film Festival (BEFF) berlangsung pada (24-19/6/2026) di kawasan Pedestrian Jam Gadang. Festival film edisi perdana ini menampilkan sejumlah film dari negara-negara Asia Tenggara, seperti Brunei Darussalam, Indonesia, Singapura dan Malaysia, yang mengangkat nilai seni, budaya serta pendidikan bagi masyarakat.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, BEFF merupakan bagian dari rangkaian peringatan Satu Abad Jam Gadang. Festival ini tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media edukasi dan pelestarian budaya melalui karya perfilman.
“Film tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga tuntunan. Melalui festival ini masyarakat dapat menikmati karya-karya film yang sarat nilai seni, budaya dan pendidikan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memeriahkan peringatan seratus tahub Jam Gadang,” ujarnya.
Wako berharap agar perfilman dapat kembali berkembang di Bukittinggi. Kota Bukittinggi ini memiliki banyak potensi sejarah, perjuangan, pendidikan dan budaya yang layak diangkat menjadi karya film. Pemerintah Kota Bukittinggi juga terus berupaya menghadirkan kembali fasilitas bioskop sebagai sarana pendukung industri kreatif dan hiburan masyarakat.
Adapun film yang ditayangkan selama pelaksanaan Bukittinggi East Film Festival (BEFF) 2026 yakni Yasmine dari Brunei Darussalam pada (14/6), Harimau Tjampa dari Indonesia pada (15/6), Mencari Hajar dari Singapura pada (16/6) Negeri 5 Menara dari Indonesia pada (17/6), Raja Melewar (18/6) dan Kulari ke Pantai dari Indonesia pada (19/6/2026).
Jika hari hujan, nonton bareng dan penayangan Bukittinggi East Film Festival, sipindahkan ke Istana Bung Hatta. (Mta)
