spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Terengganu Kencangkan Promosi Pariwisata, Puluhan Pelaku Industri Wisata ASEAN Ikut FAM Trip 2026
T

Kategori -
- Advertisement -

Menjelang Visit Malaysia 2027, Terengganu membawa puluhan pelaku wisata ASEAN menyusuri sisi lain negeri pesisir, budaya, kerajinan, kuliner, dan kehidupan kampung.

TERENGGANU, Beritasumbar.com — Terengganu mulai mengencangkan mesin pariwisatanya menjelang Visit Malaysia 2027. Negara bagian di pesisir utara Malaysia itu tidak hanya menjual pantai dan kuliner, tetapi juga warisan budaya, desa wisata, kerajinan, hingga pengalaman hidup bersama masyarakat lokal.

Promosi itu dikemas melalui berbagai kegiatan, salah satunya FAM Trip Tour Darul Iman Terengganu 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 26-29 Oktober 2026.

Dari catatan sementara, sebanyak 47 pelaku pariwisata dari Indonesia, Thailand, dan Singapura telah terkonfirmasi mengikuti program tersebut. Mereka berasal dari berbagai latar, mulai dari penulis lagu, TikToker, travel agent, media, asosiasi homestay, akademisi, konsultan pariwisata, hingga pegiat media sosial.

Upaya Perluas Promosi VM2027

Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas promosi Terengganu menyongsong Visit Malaysia 2027 (VM2027) sekaligus kampanye Visit Truly Terengganu 2027.

Bagi Terengganu, promosi pariwisata tidak berhenti pada slogan. Sejumlah destinasi dan produk budaya disiapkan untuk diperkenalkan langsung kepada mitra dan pelaku industri pariwisata dari negara-negara ASEAN.

Ketua Koperasi Homestay Teluk Ketapang, H. Mohd. Azmi bin Abdul Aziz, mengatakan persiapan FAM Trip 2026 telah memasuki tahap akhir. Kesiapan itu dibahas dalam rapat di ruang pertemuan manajemen Taman Peradaban Islam Terengganu.

“Insyaallah, persiapan sudah matang sesuai rancangan promosi pariwisata Terengganu dalam rangka Visit Malaysia 2027 dan Visit Truly Terengganu 2027,” kata Azmi kepada Beritasumbar.com, Sabtu, 26 September 2026.

Rancangan Kolaboratif

Menurut dia, FAM Trip dirancang secara kolaboratif dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan pariwisata Terengganu. Di antaranya CEO Taman Tamadun Islam Haji Fadhil Wahab, Pengarah Muzium Terengganu Muhammad Iskandar, Wakil Pengarah Pelancongan Terengganu Mohd Hafiz, pengelola Homestay Teluk Ketapang, serta CEO Noor Arfa Craft Centre H. Wan Ariffin.

Peserta FAM Trip berasal dari sejumlah jaringan pariwisata di kawasan ASEAN. Dari Indonesia, antara lain terdapat perwakilan Indonesia Homestay Association (IHSA), Perhimpunan Homestay Sumatera Barat (PHSB), Institut Pariwisata Trisakti Jakarta, Konsultan Pariwisata Jawa Timur, Institut Agama Islam Konawe, pegiat pariwisata Yogyakarta, serta lima YouTuber dan influencer dari Makassar.

Peserta lainnya berasal dari travel dan media Thailand Selatan, agen perjalanan Singapura, Asia Mainland Malaysia, ASSPI, serta sejumlah pegiat pariwisata lainnya.

Pertemuan Bisnis to Bisnis

Selama empat hari, peserta tidak hanya diajak melihat objek wisata. Mereka juga dijadwalkan mengikuti pertemuan bisnis-ke-bisnis atau B2B serta pembukaan kegiatan di Quinara Al Safir Resort.

Sejumlah destinasi budaya menjadi bagian utama perjalanan. Peserta akan mengunjungi Taman Peradaban Islam, mengikuti River Cruise, mendatangi Taman Monumen, Museum dan Desa Budaya Terengganu, serta Pusat Kerajinan Noor Arfa.

Rangkaian perjalanan kemudian berlanjut ke Pusat Sains & Kreativitas Terengganu dan pertunjukan Gamelan Pahlawan Sari. Peserta juga akan mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat di Homestay Teluk Ketapang.

Produk lokal menjadi bagian lain yang hendak diperkenalkan. Keropok lekor dan batik tradisional Terengganu akan menjadi bagian dari pengalaman peserta sebelum rangkaian kegiatan ditutup dengan makan malam bersama komunitas.

Ada pula Pasar Payang Challenge dan pengalaman kuliner tradisional di Kampung Laut. Konsep tersebut membuat FAM Trip tidak sekadar menjadi perjalanan melihat destinasi, tetapi juga mempertemukan pelaku industri dengan produk dan komunitas lokal.

Terengganu Perkuat Visit Malaysia 2027

Terengganu merupakan salah satu dari 13 negara bagian di Malaysia. Pemerintah dan pelaku industri pariwisatanya kini tengah memperkuat promosi menuju Visit Malaysia 2027, dengan Visit Truly Terengganu 2027 sebagai bagian dari kampanye destinasi daerah.

FAM Trip menjadi salah satu cara memperkenalkan potensi tersebut secara langsung kepada mitra luar negeri. Dengan membawa pelaku industri, media, kreator konten, dan penggiat pariwisata dari beberapa negara ASEAN, penyelenggara berharap promosi Terengganu dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Bagi daerah yang selama ini dikenal dengan garis pantai, budaya Melayu-Islam, kerajinan dan kuliner khasnya itu, tantangannya kini bukan sekadar mendatangkan wisatawan. Terengganu juga perlu membuat wisatawan menemukan alasan untuk tinggal lebih lama dan kembali lagi.***

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img