Agam,BeritaSumbar.com,-Pembentukan sawah baru yang menjadi program TNI di 2017 mulai memasuki masa panen. Usaha dan kerja keras mengubah lahan rawa menjadi sawah produktif di Agam seluas 9,9 Ha mulai panen raya.

Selasa 2/1 bertempat di jorong Muaro Putuih Nagari Tiku V Jorong Kecamatan Tanjuang Mutiara Agam di laksanakan Panen raya yang di pimpin lansung Dandim 03/04 Agam Letkol Kav. Salim Kurnia Dewantara.
Acara Panen Raya dihadiri oleh Danrem wirabraja Brigjen TNI Mirja Agus, S.I.P, Dan Kapolres Agam Akbp Ferry, juga Bupati Agam yang di wakili oleh wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, beserta jajaran Kodim 0304/Agam dan sekitar 150 orang undangan,
Dandim 0304 Agam, Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantara dalam acara ini menyampaikan bahwa program ini adalah “salah satu program Kodim 0304/Agam dengan Dinas Pertanian Kabupaten Agam serta Kementerian Pertanian untuk meningkatkan luas tambah tanam padi agar tercapainya program swasembada pangan secara nasional,terang Letkol Kav Salim Kurniawan Dewantara
Untuk lahan persawahan dari tanah rawa – rawa ini telah kita olah sejak September 2016 lalu, Alhamdulilah, saat ini kita bisa panen dengan luas sawah sebanyak 9,9 hektare. Menurut estimasi kami, hasil panen di perkirakan dalam 1 hektare sawah tersebut sebanyak 3,3 ton. Untuk sementara, sambil menunggu alat datang kita melakukan pola panen padi secara tradisional. Kami hanya membantu petani membuka lahan persawahan.
Lahan sawah tersebut dikelola langsung oleh Kelompok Tani KUD Tiku V Jorong. Untuk hasil ini, kami juga mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Agam, Dinas Pertanian, Koramil, dan Babinsa yang terus bekerja keras untuk mewujudkan program ini. Sebelum dipanen seperti saat ini, kita juga mengadakan pengujian tentang kelayakan dan kualitas beras yang ditanam ini melalui dinas pertanian, ujarnya.
Wakil Bupati Agam Trinda Farhan dalam kesempatan tersebut mengatakan, kesuksesan panen raya padi perdana ini adalah bentuk kemitraan antara pemerintah dengan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Agam, terutama TNI dari Kodim 0304 Agam. Hal ini akan terus menjadi perhatian utama pemerintah, karena membawa dampak yang positif terutama bagi masyarakat yang sehari- harinya bekerja sebagai petani. Karena, secara umum agenda penting bangsa kita ini adalah menjamin ketersediaan pangan untuk seluruh rakyat Indonesia, ungkapnya.
Selain itu, menurut Trinda, kita akan terus mengupayakan pembangunan pemberdayaan ekonomi yang terintegrasi. Pemerintah juga mesti menyiapkan pengolahan pasca panen, seperti sarana prasarana. Karena jika hal itu terkelola dengan baik tentu akan membawa dampak dan hasil yang baik.
Sementara itu, Danrem 032 Wirabraja Brigjen TNI Mirza Agus mengatakan dari 400 hektare yang ditargetkan oleh prajurit TNI di seluruh kawasan Sumatera Barat untuk mencetak sawah, sudah terealisasi sebanyak 331 hektare lahan persawahan. Hal itu mengingat waktu yang singkat dalam pengerjaannya, kita mulai sejak bulan September 2016, ucapnya.
Secara nasional kebutuhan beras kita sebanyak 80 Juta Ton, dan kita mengimpor sekitar 3 juta ton. Namun, jumlah 3 juta ton itu justru membuat petani kita menjadi miskin, hanya segelintir orang saja yang menikmati hasilnya, terang Danrem. Semoga upaya seperti ini akan terus bisa kita maksimalkan di masa yang akan datang, imbuhnya.(nia)
Beritasumbar.com
Dandim 0304/Agam Gelar Panen Raya Di Areal Sawah Cetak BaruD
- Advertisement -
- Advertisement -