26.3 C
Padang
Saturday, November 28, 2020
Beritasumbar.com

Warga Senang Pemkot Payakumbuh Awasi Makanan Berbahaya
W

Kategori -

Payakumbuh – Pemerintah Kota (Pemkot) Payakumbuh Sumatera Barat (Sumbar), turun ke pasar-pasar tradisional untuk mengawasi makanan yang mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

“Selain itu, pasar kuliner ‘pabukoan’ juga dipantau,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Elzadaswarman di Payakumbuh Kamis.

Ia mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Koperasi UMKM Industri Perdagangan daerah itu serta Satpol PP dan kepolisian setempat untuk melaksanakan pemantauan tersebut.

Kegiatan tersebut dalam rangka menjalankan Perda Payakumbuh Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pangan Sehat dan Bebas Bahan Berbahaya, serta Perwako tentang Keamanan Pangan, lanjut dia.

“Sebelum Ramadhan, wali kota menugaskan tim untuk memastikan agar seluruh bahan makanan atau makanan siap saji yang dijual di Payakumbuh bebas dari bahan berbahaya,” terangnya.

Ia menyebutkan, pemantauan tersebut dilaksanakan sejak H-3 Ramadhan 1436 hingga hari pertama Ramadhan.
Pemantauan itu, tidak hanya menjelang Ramadhan tetapi dilakukan secara berkala sehingga masyarakat tidak mengomsumsi sembako yang berbahaya, ujarnya.

Ia mengatakan, saat pemantauan itu petugas dengan membawa alat labor memeriksa setiap makanan yang dicurigai dicampur zat terlarang seperti borax, formalin, rhodamin, methanil yellow, tartarizin dan orange G.

Pihaknya akan memberikan tindakan jika ada pedagang yang “nakal” dan kemudian diberikan penyuluhan tentang kesehatan agar dia tidak melakukan hal-hal yang membahayakan kesehatan warga.

Ia menambahkan, khusus untuk makanan dan minuman yang dijual di Pasar Pabukoan agar tidak menganggu kegiatan jual beli maka petugas lebih awal memeriksanya.

“Seluruh makanan yang dijual bebas dari bahan berbahaya,” kata dia.

Pihaknya mengingatkan beberapa pedagang yang dinilai kurang memperhatikan higienis makanan karena tidak menutupnya saat dijual, namun akhirnya mereka menyediakan tutup dagangannya.

Salah seorang warga Payakumbuh, Yuliadi menyambut baik tindakan pemkot dalam mengawasi makan-makan yang membahayakan kesehatan sebab tidak semua masyarakat mengetahui tanda-tanda jika membahayakan.

(Ant/Oleh M R Denya Utama)
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Paud Yayasan Kemala Bhayangkari Ranting Lintau Buo Peringati HGN

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Paud Yayasan Kemala Bhayangkari ranting Lintau Buo peringati Hari Guru Nasional (HGN) secara sederhana pada hari Rabu 25/11/2020 di...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

JAKARTA - Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon...

DIKLATSAR Pecinta Alam Penting Bagi Pendaki Modern Maupun Pendaki Pemula

Oleh : SEPTIANI (Raff 400 Tst) ~ Mahasiswa Jurusan Biologi, FMIPA, Universitas Andalas. Diklatsar Pecinta Alam, sebuah kata yang...

Jaga Sungai Dari Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Laksanakan Goro

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,— Kepedulian terhadap sungai merupakan tanggung jawab yang harus dijaga dan dilakukan secara bersama-sama tanpa terkecuali. Pasalnya, tanpa keberadaan sungai yang...

Budidaya Sri Rejeki, Pilihan Bisnis Santai Namun Menjanjikan Saat Pandemi

Oleh: Iga Permata Hany & Jelita Putri Adisti Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Nauclea Orientalis, Bunga Yang Mirip Virus Corona.

Oleh: Lidia Gusvita Nasra ~ Mahasiswa Biologi, Universitas Andalas, Padang Tak hanya perkembangan kasus virus corona yang dibicarakan saat...

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Persentase Kesembuhan Pasien COVID-19 di Payakumbuh Capai 75 Persen

Payakumbuh, BeritaSumbar - Meski angka kasus positif COVID-19 di Kota Payakumbuh terus meningkat, Dinas Kesehatan Kota (DKK) di daerah itu mencatat angka...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...
- Advertisement -