spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

TMMD ke 130 Sasar Tiga Desa di Sawahlunto, Ini Progres di Tumpuak Tangah
T

Kategori -
- Advertisement -

SAWAHLUNTO , Beritasumbar.com  —
Jalan usaha tani dan rumah layak huni menjadi dua pekerjaan yang mulai terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Desa Tumpuak Tangah, Sawahlunto.

Hingga 13 Oktober 2026, dua dari tiga rumah yang direncanakan telah memasuki tahap pemasangan rangka atap, sementara pembukaan badan jalan sentra produksi usaha tani masih berlangsung.

Program yang dilaksanakan Kodim 0310/SS bersama Pemerintah Kota Sawahlunto tersebut pra TMMD-nya berlangsung pada 4 Oktober hingga 6 November 2026 dan seremoni pembukaannya dilaksanakan, Selasa (13/10/2026). Selain Tumpuak Tangah, dua desa lainnya yang menjadi sasaran kegiatan ialah Datar Mansiang dan Batu Tanjung.

Kepala Desa Tumpuak Tangah Rudi, saat dikonfirmasi mengatakan, pelaksanaan TMMD di Tumpuak Tangah yang dilakukan baru pembukaan badan jalan sentra produksi usaha tani serta pembangunan dua rumah tak layak huni (RTLH) dari tiga rumah yang direncanakan kini naik rangka kap atap. “Kalau progres TMMD di Desa Tumpuak Tangah baru ini Pak” ungkap

TMMD merupakan program pembangunan terpadu yang memadukan kegiatan fisik dan nonfisik untuk mendukung pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah pekerjaan fisik yang direncanakan dalam TMMD ke-130 di Sawahlunto meliputi pembangunan badan jalan, drainase, jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor, dan rehabilitasi pasar.

Namun, rincian pekerjaan yang secara khusus dialokasikan untuk Desa Tumpuak Tangah, termasuk lokasi, volume pekerjaan, dan jumlah penerima manfaat, belum dijelaskan secara terperinci dalam informasi yang tersedia.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga mencakup kegiatan nonfisik berupa penyuluhan pertanian dan perikanan, wawasan kebangsaan, pembinaan perlindungan masyarakat (Linmas), kegiatan keagamaan, serta edukasi mitigasi bencana.

Kegiatan lainnya meliputi pelayanan administrasi kependudukan, penyuluhan bahaya narkoba, edukasi stunting dan penyakit tidak menular, serta penanaman jagung.

Pemerintah Kota Sawahlunto menyiapkan dukungan anggaran melalui APBD sebesar Rp 1,4 miliar untuk pelaksanaan kegiatan yang disinkronkan dengan TMMD di tiga desa sasaran. Anggaran tersebut merupakan dukungan bagi program lintas desa, bukan alokasi khusus untuk Tumpuak Tangah.

Pemerintah kota juga meminta perangkat daerah terkait mengawal pelaksanaan program agar bantuan dan kegiatan pembangunan tepat sasaran. Partisipasi masyarakat serta koordinasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan warga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan.

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra dan Komandan Kodim 0310/SS Letkol Inf Dicky Sakti Maulana sebelumnya menandatangani nota kesepahaman (MoU) pelaksanaan TMMD pada 3 September 2026.

Sebelum penandatanganan tersebut, Dandim 0310/SS juga meninjau rencana lokasi kegiatan pada 17 Juli 2026. Peninjauan yang diberitakan saat itu berfokus pada Desa Batu Tanjung.

Dengan masa pelaksanaan yang berlangsung hingga 6 November mendatang, perkembangan kegiatan di masing-masing desa menjadi hal penting untuk diketahui masyarakat. Termasuk di Tumpuak Tangah, kejelasan lokasi pekerjaan, volume pembangunan, dan capaian pelaksanaan akan memberikan gambaran mengenai manfaat program bagi warga setempat.***

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img