30 C
Padang
Kamis, Desember 2, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Proyek Banda Luruih – Maransi Dikebut Hingga Akhir 2014
P

Kategori -
- Advertisement -

Proyek pengendalian banjir Banda Luruih – Maransi yang telah dianggarkan Pemerintah Provinsi Sumatera sebesar Rp30 milyar terus dikebut penyelesaiannya. Progresnya saat ini diperkirakan mencapai 40 persen. Sedikit lebih lambat, karena pengerjaannya masih terhambat penyelesaian pembebasan lahan pada beberapa titik.

“Sebetulnya pembebasan tanah warga telah diselesaikan dengan baik. Kesepakatan harga tanah yang ditentukan tim appreisal telah disetujui warga. Namun, masalahnya ada warga yang sedang proses perkara dan sedang menunggu putusan pengadilan ,”ujar Walikota Padang Mahyeldi saat berkunjung ke lokasi proyek tersebut, Kamis (14/8).

Dikatakannya, sejak 2012 sudah diprogramkan pembuatan irigasi tersebut sepanjang 2,2 kilometer, yang menautkan Batang Maransi dan Banda Luruih. Nantinya irigasi ini untuk pengendalian banjir di kawasan pusat pemerintahan Kota Padang. Sekaligus akan menjadi nadi irigasi bagi petani di Kecamatan Nanggalo dan sebagian Kuranji.

“Meskipun pembebasan lahan sedikit terkendala, namun pengerjaan tetap berjalan. Penggalian dilaksanakan di bagian hilir lebih dulu,” kata Mahyeldi.

Sementara Kepala Bagian Pertanahan Setda Kota Padang Amasrul menyebutkan, ada 8 persil tanah yang sedang menunggu hasil putusan pengadilan. Sedangkan yang sebelumnya tanah milik Jumangi yang luasnya mencapai 1200 meter sudah dibebaskan. “Hingga sekarang sudah 35 persil tanah yang dibebaskan,” kata Amasrul.

Menurut Amasrul, dari data pada Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Sumatera Barat, dana yang telah terserap untuk pembangunan ini, sebesar Rp. 8,6 milyar. Tahun ini (2014) sudah dianggarkan sebesar Rp 8,4 milyar. Targetnya, proyek ini akan dituntaskan sampai 24 Desember 2014 nanti.

Pada kesempatan kunjungan ke lokasi proyek Bandar Luruih – Maransi ini, Walikota Padang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Muswendry Evites, Camat Nanggalo Hendra Mardi, Kabag Humas dan Protokol Mursalim, serta Lurah Kurao Nasril. (rm/sumbar online)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img