PARIAMAN, BERITASUMBAR.COM, — Puncak pelaksanaan Piaman Gandang Tasa Festival yang digelar di Lapangan SMKN 1 Kota Pariaman berlangsung meriah dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Festival yang menghadirkan 15 kelompok Gandang Tasa dari Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus wadah kreativitas generasi muda.
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai NasDem, Endarmy, bersama Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Sumatera Barat, David, S.STP, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Keduanya memberikan apresiasi terhadap antusiasme peserta dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Dalam kesempatan itu, Endarmy menyampaikan bahwa Gandang Tasa merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
“Melalui festival ini kita ingin memastikan bahwa kesenian Gandang Tasa tetap hidup, berkembang, dan dicintai oleh generasi muda. Pelestarian budaya tidak cukup hanya dengan wacana, tetapi harus diwujudkan melalui kegiatan nyata seperti ini,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya, seluruh 15 kelompok peserta mendapatkan dana pembinaan sebesar Rp1.500.000 per kelompok.
Selain itu, panitia juga memberikan apresiasi kepada lima penampil terbaik dengan total hadiah sebesar Rp15.000.000 atau Rp3.000.000 untuk masing-masing kelompok terbaik sebelum dipotong pajak.
Adapun penampil terbaik pertama diraih oleh Sanggar Gatah Mamikek dari Cubadak Mentawai, Kota Pariaman. Posisi terbaik kedua diraih Sanggar Ragam Sekato dari Koto Marapak, terbaik ketiga Sanggar Anggun Nan Tongga dari Telago Sariak, terbaik keempat Gentar IPKA dari Kampuang Apar, dan terbaik kelima Sanggar Tampuniak dari Cubadak Aie.
Suasana haru dan bahagia tampak dari para peserta saat pengumuman pemenang. Mereka berharap festival ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai ruang untuk menampilkan kemampuan sekaligus menjaga keberlangsungan budaya Gandang Tasa di daerah.