TERENGGANU, Beritasumbar.com— Universiti Malaysia Terengganu (UMT) mulai mematangkan persiapan penyelenggaraan Kejuaraan Olimpiade Asia Pasifik dan Lokakarya Pariwisata Berkelanjutan 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–10 September 2026.
Ajang yang menyasar siswa sekolah menengah atas (SMA) dari sejumlah negara Asia Pasifik itu diproyeksikan menjadi wadah kompetisi akademik sekaligus promosi edu-pariwisata lintas negara.
Persiapan awal dibahas dalam pertemuan yang digelar di Pusat Yayasan STEM UMT, Kamis, 30 Juli 2026. Pertemuan diikuti Koperasi Homestay Teluk Ketapang (KHTK), Dinas Pendidikan Negeri Terengganu, perwakilan Koordinator PIBKS, Fakultas Teknik Kelautan UMT, PPIM Terengganu, serta pengelola Homestay Teluk Ketapang.
543 Peserta Mendaftar
Hingga 30 Juli 2026, panitia mencatat sedikitnya 543 peserta telah mendaftarkan diri. Jawa Timur menjadi daerah dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 200 peserta.
Disusul pelatihan Dinas Pendidikan Negeri Terengganu sebanyak 60 peserta, Thailand Selatan 50 peserta, Aceh 40 peserta, Sumatera Barat 40 peserta, Jakarta 35 peserta, Sumatera Utara 30 peserta, Kepulauan Riau 28 peserta, Kamboja 20 peserta, dan pelatihan Dinas Pendidikan Islam Terengganu sebanyak 40 peserta. Panitia juga masih membuka peluang keikutsertaan negara lain.
Target PATA Tambah Empat Negara
Pacific Asia Travel Association (PATA) Malaysia Chapter menargetkan sedikitnya dua hingga empat negara tambahan di kawasan Asia Pasifik bergabung sebelum pelaksanaan kegiatan.
Kompetisi akan dikelola oleh Pusat Yayasan STEM UMT dengan mempertandingkan sejumlah bidang, antara lain kemampuan Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, hafazan Al-Qur’an Juz 1–10, pidato Bahasa Arab, dan pidato publik.
Selain kompetisi akademik, peserta akan mengikuti lokakarya bertema pariwisata berkelanjutan. Konsep ini dirancang untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan pendidikan Terengganu kepada para delegasi internasional.
Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung di Aula Fikri, SMK Ibrahim Fikri Kuala Nerus dan akan dipimpin Menteri Pariwisata, Seni, dan Budaya Malaysia. Sementara penutupan sekaligus penyerahan medali direncanakan dipimpin Wakil Rektor UMT di Aula Jubileum Perak, Kantor Distrik Kuala Nerus.
Akomodasi Disiapkan Homstay Telok Ketapang
Untuk mendukung penyelenggaraan, Koperasi Homestay Teluk Ketapang menyiapkan akomodasi bagi sekitar 400 delegasi asing yang akan menginap di jaringan homestay masyarakat setempat. Skema ini diharapkan memberi dampak ekonomi langsung bagi pelaku usaha pariwisata lokal.
Penyelenggara menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan sektor pariwisata menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Terengganu sebagai destinasi pendidikan internasional.
Program ini juga mendukung kampanye Visit Malaysia 2026 sekaligus pengembangan kawasan Kuala Nerus Education Valley sebagai pusat pendidikan dan inovasi di Malaysia.***
Beritasumbar.com
Olimpiade Asia Pasifik 2026 Digelar di UMT Malaysia, Ratusan Siswa Sudah MendaftarO
Kategori -
Nasional
- Advertisement -
- Advertisement -
