26.6 C
Padang
Tuesday, October 20, 2020

Mengenal Desain Logo Kemerdekaan RI ke-75 yang Dianggap Mirip Salib

BeritaSumbar.com, – Logo peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-75 menuai protes.
Baca Juga: Sebelum Sekolah Tatap Muka Dimulai, BPBD dan PMI Lakukan Penyemprotan di Sekolah-Sekolah
Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) telah mengklarifikasi hal itu. Sekretaris Kemensetneg Setya Utama mengatakan, logo itu telah sesuai dengan pedoman visual penggunaan logo peringatan HUT ke-75.
“Sesuai dengan pedoman visual penggunaan logo peringatan HUT ke-75 RI,” ujar Setya dikutip dari CNN Indonesia, Senin (10/8).
Dalam pedoman visual penggunaan logo peringatan HUT RI dijelaskan, bentuk yang dipermasalahkan dan dinilai mirip salib adalah ‘supergraphic’.
Supergraphic terdiri dari 10 elemen yang diambil dari dekonstruksi logo 75 tahun yang dipecah lagi menjadi 10 bagian yang merepresentasikan komitmen dan nilai luhur Pancasila.
Dijelaskan di pedoman itu, pengaplikasian supergraphic ini cukup fleksibel karena bersifat abstrak yang merupakan rakitan dari 10 pecahan tadi menjadi satu kesatuan bentuk.
Secara keseluruhan, Logo HUT RI ke-75 terinspirasi dari simbol perisai di dalam lambang Garuda Pancasila.
Logo ini menggambarkan Indonesia sebagai negara yang mampu memperkokoh kedaulatan, menjaga persatuan, dan kesatuan Indonesia.
Logo Kemerdekaan RI 75 tahun ini menyimbolkan arti dari kesetaraan dan pertumbuhan ekonomi untuk rakyat Indonesia, dan progres nyata dalam bekerja untuk mempersembahkan hasil yang terbaik kepada semua rakyat Indonesia.
Elemen bagian atas angka 7 bermakna pemerataan ekonomi dan kualitas hidup untuk seluruh rakyat Indonesia. Garis ini juga melambangkan kesejahteraan dan keadilan yang ekual bagi semua individu.
Elemen badan di angka 7 bermakna progres kerja yang dinamis. Meski tidak bergaris lurus, namun progres kerja yang dinamis akan mencapai hasil akhir yang optimal tanpa harus menjadi lurus dan kaku.
Elemen badan angka 5 melambangkan regenerasi, kerja yang konsisten dan terlihat nyata, selalu memperbaiki, dan mengejar target.
Masih merujuk pedoman itu, filosofi Logo Bangga Buatan Indonesia, meliputi gabungan dari logogram dan logotype dengan sentuhan modern, terlihat dalam bentuk huruf-huruf dan sederhana secara keseluruhan.
Logogram, digunakan untuk menunjukkan cinta terhadap produk lokal Indonesia. Juga menggambarkan perasaan bangga terhadap produk lokal Indonesia, sekalgus menunjukkan kesatuan sebagai satu Indonesia
.
Baca Juga: Wako Riza : Petani Jagung Bisa Kaya Dengan Manfaatkan Lahan Kosong
Bangga Buatan Indonesia menggunakan warna merah dan putih sebagai warna utama untuk menunjukkan perasaan bangga membeli produk lokal dan untuk menunjukkan kebersamaan dalam kesatuan. (*)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

30 Orang Terjaring Razia Prokes Di Kawasan Batang Agam

Payakumbuh --- 30 orang harus memilih diberikan sanksi kerja sosial di Kawasan batang Agam. Warga yang terkejut kedatangan Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh...

SMPN 1 Luak Launching Radio Sekolah

Limapuluh Kota- Berinovasi dimasa pandemi Covid 19, Jajaran Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1, Kecamatan Luak meluncurkan...

Heboh, Bawaslu Hentikan Proses Hukum Dugaan Kasus Money Politic Eka- Richi

Tanah Datar, - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tanah Datar menghentikan kasus dugaan money politik salah satu paslon pilkada tanah datar karena tidak...

Jalfriman: Tanah Datar Unggul Dan Sejahtera Bersama Darma Tani

Tanah Datar, -Pesta demokrasi 2020 terasa makin dekat, begitu juga halnya terhadap dukungan makin mengalir dan berdatangan baik dari masayarakat maupun dari...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Perbumma Adat Nusantara Kupas Prospek dan Solusi Peningkatan Penyediaan Pangan Nusantara

JAKARTA – Hari Pangan Sedunia yang ke XL pada tanggal 16-Oktober 2020, moment yang tepat bagi Perbumma Adat Nusantara dan KUP Suta...

GM FKPPI Jambi Hadiri Silaturahmi Ormas dan OKP Bersama Polda dengan Tema Jambi Cinta Damai

JAMBI - Kepolisian Daerah Jambi selalu dekat dan merangkul Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dengan mengadakan Silaturahmi untuk meningkatkan...

P3S Gelar Webinar Dengan Tema “Masa Depan Penyiaran Analog (Konvensional) di Indonesia”

Topik menarik seputar kontroversi antara penyiaran analog dan digital akan dibedah dalam webinar Political and Public Policy Studies (P3S) dan esensinews.com yang...

Kemen PUPR: Pembangunan Bendungan Dapat Cegah Banjir Pangkalan

Limapuluh Kota, Beritasumbar.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI mengemukakan salah satu solusi untuk mengatasi banjir yang melanda...
- Advertisement -