spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kapolres Solok: Sejak Kampung Bebas Narkoba Dibentuk, Aktivitas Narkoba di Cupak Menurun
K

Kategori -
- Advertisement -

Kabupaten Solok,BeritaSumbar.com,- Upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika terus dilakukan Polres Solok. Salah satunya melalui penguatan Kampung Bebas Narkoba yang berada di Jorong Pasar Baru, Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., pada Kamis (11/5/2026) mengunjungi Posko Kampung Bebas Narkoba Nagari Cupak untuk memberikan sosialisasi sekaligus menyerahkan bantuan rompi kepada para relawan yang tergabung dalam Satgas Kampung Bebas dari Narkoba (KBDN).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Resnarkoba Polres Solok AKP Repaldi, S.H., M.M., CHRS., Kasat Intelkam IPTU Rahmad, S.H., Kapolsek Gunung Talang IPTU Armen Nandes, M.H., Sekcam Gunung Talang Al Hafiza Putra, SKM, MKM, Bhabinkamtibmas Nagari Cupak Bripka Dori Harlianto, Wali Nagari Cupak Fatmi Bahar Dt Tuo, personel Polres Solok, serta sekitar 20 relawan KBDN.

Dalam arahannya, Kapolres Solok menegaskan bahwa peredaran narkoba saat ini telah menjadi ancaman serius yang dapat merusak generasi muda dan mengganggu kehidupan sosial masyarakat hingga ke tingkat nagari.

Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak hanya mengandalkan tindakan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat melalui langkah-langkah pencegahan dan edukasi.

“Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba merupakan musuh bersama. Karena itu, diperlukan sinergi antara kepolisian, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, dan seluruh warga untuk mencegah masuknya narkoba ke lingkungan kita,” ujar AKBP Agung Pranajaya.

Kapolres juga mengapresiasi keberadaan Posko Kampung Bebas dari Narkoba di Nagari Cupak yang telah aktif menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat. Posko tersebut dibentuk pada 21 November 2023 dan hingga kini terus menjalankan berbagai kegiatan edukasi serta pengawasan lingkungan.

Sejak dibentuknya Posko Kampung Bebas dari Narkoba tersebut, tingkat peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Nagari Cupak dilaporkan mengalami penurunan. Tidak hanya itu, angka kriminalitas lainnya juga cenderung menurun seiring meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, para relawan KBDN juga berdialog langsung dengan Kapolres Solok melalui sesi tanya jawab. Berbagai masukan dan saran terkait upaya pencegahan narkoba di tengah masyarakat disampaikan dalam suasana yang penuh keakraban.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan relawan Kampung Bebas Narkoba, Kapolres Solok menyerahkan bantuan sebanyak 20 rompi kepada anggota Satgas KBDN Nagari Cupak.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat para relawan dalam menjalankan tugas sosial serta mendukung program pencegahan narkoba di wilayahnya.

Kasat Resnarkoba Polres Solok AKP Repaldi mengatakan, Kampung Bebas Narkoba merupakan salah satu program yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar berperan aktif dalam memerangi narkoba.

“Kami berharap keberadaan Kampung Bebas Narkoba dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi nagari lainnya. Keberhasilan menekan angka penyalahgunaan narkotika dan kriminalitas di Nagari Cupak membuktikan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” ujar AKP Repaldi.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dan berakhir dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif. Polres Solok menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Solok yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.(Ari)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img