25.3 C
Padang
Saturday, September 26, 2020

Wako Riza : Petani Jagung Bisa Kaya Dengan Manfaatkan Lahan Kosong

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Kesempatan besar menanti petani jagung di Payakumbuh yang tak perlu pusing-pusing memikirkan kemana memasarkan produk pertanian mereka itu. Hal ini dimulai dari Kelompok Tani Padang Beringin Talao, Kelurahan Koto Panjang Dalam, Kenagarian Koto Panjang Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina).
Pada hari Selasa (11/8), disaksikan langsung oleh Wali Kota Riza Falepi penandatanganan nota kesepakatan (MoU) kemitraan kelompok tani dengan pengusaha ternak unggas di Nagari setempat.
Ini merupakan tindak lanjut atas inisiasi yang dilaksanakan Wali Kota Riza Falepi dan Ketua KAN Koto Panjang Dt. Majo Lobiah Nan Putiah saat usai peresmian kampung tangguh Covid-19 di Koto Panjang beberapa waktu lalu.
Wako Riza Falepi mengapresiasi Ketua KAN Koto Panjang Dt. Majo Lobiah Nan Putiah yang sekaligus pelaku peternak unggas yang telah menyetujui kontrak kerjasama dengan kelompok tani, dimana harga jual jagung yang dibeli sudah jelas tertera sesuai dengan kontraknya, sehingga ada kepastian bagi petani.
Riza berharap jangan sampai ada lahan pertanian yang kosong dan tidak termanfaatkan di Payakumbuh. Riza memaparkan persoalan jagung ini banyak, ada disaat pasca panen apabila kalau jagung yang dijual harus memenuhi syarat kekeringan tertentu.
“Kadang saat kita menjemur jagung, tidak merata keringnya, sedangkan permintaan pasar harus diperhatikan betul kualitasnya. Untuk membantu kelompok tani, saya sudah perintahkan kadis pertanian untuk membeli alat pengering berkapasitas 3 ton, letaknya di terminal agro. Insyaallah di anggaran tahun depan ditingkatkan kapasitasnya menjadi 10 ton,” kata Riza.
Wali kota dua periode itu juga mendorong petani agar mengasuransikan tanaman mereka. Untuk merealisasikannya mereka dapat berkoordinasi dengan dinas pertanian melalui penyuluh pertanian. Bahkan untuk asuransi ini sudah dianggarkan di APBD Kota Payakumbuh.
Kepala Dinas Pertanian Depi Sastra mengatakan pengusaha ternak unggas petelur dapat bermitra dengan petani jagung, artinya sudah ada pasarnya. Hari ini, karena kebutuhan pakan yang cukup tinggi, peternak bahkan sampai mengimpor, untuk memenuhi kebutuhan itu kelompok tani didorong memanfaatkan lahan mereka untuk menanam jagung disamping menanam komoditas lain seperti cabe dan bawang.
“Biasanya petani enggan menanam jagung karena harga yang tak menentu dan pasar yang tak jelas. Untuk Payakumbuh lebih cocok menanam bibit jagung jenis Pioner 32, dengan masa tanam hingga panen selama 4 bulan karena peternak memang menyukai kualitas jagung Pioner 32 ini,” ungkap Depi Sastra.
Bibit bantuan dinas telah disediakan di anggaran perubahan, sementara adapun MoU antara pengusaha unggas dan kelompok tani ini, mereka membantu meminjamkan dana pembelian bibit kedepannya. Nanti saat panen pinjaman dibayar, istilah pertaniannya namanya yarnen atau dibayar panen.
Ketua KAN Koto Panjang Dt. Majo Lobiah Nan Putiah menyebut kebutuhan jagung peternakannya 10 Ton perhari, sementara kebutuhan Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota 400 Ton. Petani Payakumbuh belum bisa memenuhi permintaan ini, sehingga peternak harus membeli jagung ke Pasaman dan Lampung, bahkan ada mengimpor dari Malaysia.
“Sebagusnya bila ada lahan-lahan kosong dipotensikan menanam jagung. Berkebetulan dengan adanya program ketahanan pangan Covid-19. Ide ini bersama wali kota kita gagas, mudah-mudahan perekonomian bisa meningkat dengan menggalakkan menanam jagung ini, pasarnya kan juga sudah jelas, imbasnya, bila ekonomi menjadi meningkat maka mutu pendidikan juga akan bagus,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Latina David Bachri mengatakan dengan diajaknya petani bergabung dan bermitra dengan peternak unggas ini, semoga dapat dicontoh oleh kelurahan lain di Latina. Dimana pencanangan di Koto Panjang ini menjadi langkah awalnya.
“Dengan tujuan akhirnya tak ada lagi lahan kosong di Latina. Kelompok tani menjadi produktif, tak terlunta-lunta menjual produknya karena memang dibutuhkan oleh peternak kita, ini akan menjadi bisnis menggiurkan bagi petani jagung, tak akan sulit, apalagi pemko juga memberikan asistensi,” pungkas Camat.
Field Day menanam jagung itu turut dihadiri Kadis Ketapang Edvidel Arda, Dandim 0306/50 Kota diwakili Danramil 01/Pyk Mayor T. Barus, Kapolres diwakili Kanit Binmas AKP Taufik, penyuluh pertanian, kelompok tani nelayan andalan (KTNA), peternak unggas, dan tokoh masyarakat nagari setempat. (Humas)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Ular Piton Sepanjang 5 Meter Berhasil Dievakuasi Damkar Kota Payakumbuh

Payakumbuh --- Seekor Ular Piton besar menggegerkan warga di Perumahan Griya Padang Kaduduak Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Minggu (20/9)...

BNPB Pusat Distribusikan APD Gunakan Helikopter ke Pessel

Pesisir Selatan,-Badan Nasional Penangulangan Bencana ( BNPB) Pusat, mendaratkan satu unit Helikopter ke lapangan bola kaki H. Ilyas Yakub Rawang Painan, Kecamatan...

Pernyataan Sikap PBNU Terhadap Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

بسم الله الرحمن الرحيم Mencermati perkembangan penanggulangan pandemi Covid-19, Nahdlatul Ulama membersamai segala ikhtiar, doa dan tawakal guna menanggulangi...

Ini Nomor Urut 4 Paslon Di Pilkada Limapuluh Kota

Limapuluh Kota,-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Limapuluh Kota, tetapkan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) menjadi Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Panen Cabe Bersama Komunitas Hijau, Wawako Harap Agar Semakin Banyak Pemuda Yang Mau Bertani

Payakumbuh — Berlokasi di lahan tidur depan pasar Padang Kaduduak, Wakil Walikota Erwin Yunaz melakukan panen cabe bersama kelompok tani Komunitas Hijau...

Wako Riza Falepi Harapkan Randai Jadi Tren Genarasi Muda Payakumbuh

Payakumbuh --- Meski tak bisa secara langsung, Wali Kota Riza Falepi melalui Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Andiko Jumarel didampigi Kabid...

Ayo Ikut Meeting Bareng Disdukcapil Payakumbuh, Tanya Jawab Seputar Adminduk

Payakumbuh --- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Payakumbuh akan menggelar dialog melalui aplikasi zoom, Rabu, 30 September 2020 mendatang.

Bansos Beras PKH Mulai Disalurkan Di Kota Payakumbuh

Payakumbuh --- Penyaluran Bantuan Sosial Beras Program Jaring Pengaman Sosial (JPS) dalam rangka penanganan dampak Covid-19, untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program...
- Advertisement -