27 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

Memilih Capres dan Menulis Disertasi
M

Kategori -

Iseng-iseng menungu azhan shubuh waktu Andalusia dan sekitarnya. Saya membuat coretan sederhana (versi saya tentunya yang sangat mungkin salah) bagaimana memilih capres berdasarkan flow chart dalam menulis disertasi smile emoticon Analoginya sebagaimana dalam gambar smile emoticon

Pertama: setiap capres memiliki visi-misi yang ingin dicapai dalam lima tahun ke depan atau dalam penelitian sama dengan research question yang ingin dijawab. Bagian ini harus tacit dalam diri calom presiden. Namun demikian, hampir semua capres akan memiliki visi dan misi yang sama kurang lebih akan berputar pada : melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,.. (UUD 1945)

Kedua : model kepemimpinan apa yang akan diterapkan atau kalau dalam riset/disertasi adalah meta-theoretical rationale yang dipakai dalam research. Bagian ini juga harus tacit dalam diri calon presiden. Dalam riset bagian ini yang menjelaskan apakah peneliti/doktorand seorang positivist, objectivist, penganut quantitative/qualitative, penganut deductive/inductive/abductive. Kalau pas saya sekolah dulu di Swedia, bagian ini penting karena figure opponent/penguji kita ketika sidang akan diundang semirip mungkin sebagaimana best practice meta-theoretical yang kita anut (apakah ekonom, apakah ekonom partly lawyer, atau engineer partly ekonom, apakah Agnes Monica atau Soendari Soekotjo, dsb).

Nah, bagian ini yang menurut saya paling penting dalam menilai karaketer kepemimpinan seorang capres, sama juga dalam penulisan disertasi di mana bagian ini menjadi rangka baja dalam keseluruhan bangunan disertasi. Misalnya kalau dalam bidang ekonomi, seorang capres harus memilih antara beberapa pandangan yang saling trade-off (tidak ada yang benar-benar murni benar atau salah). Contohnya, apakah seseorang dia lebih condong ke open market ataukah cenderung protectionist, mana yang lebih dipentingkan economic growth vs. (to some extent) equality, growth vs inflasi, inflasi vs. pengangguran, dan sejenisnya.

Ketiga: operational level dalam isu-isu strategis (ekonomi, sosial, hukum, energi, dsb dsb). Kita tidak sedang menyeleksi gubernur bank sentral atau menko perekonomian, tapi menyeleksi kepala negara dan pemerintahan yang cakupannya lebih luas dari sektor. Pemahaman (yang mendalam) atas isu strategik ini penting ( a BIG plus). Namun, pada prakteknya nanti (dan ini yang membedakaan dengan menulis disertasi, di mana kita harus menulis sendiri dengan bimbingan supervisor) bagian ini akan diisi secara bersama-sama dengan kementrian, kepala daerah, pun dengan persetujuan DPR.

Seleksi : Kalau hemat saya seorang capres dan nantinya menjadi pres akan memiliki waktu untuk belajar pada level-3. Level 1 sifatnya lebih generik. Nah level-2 yang akhirnya menjadi penting dalam melihat capabilitas seorang capres. Inkonssistensi pada level kedua menurut saya lebih mengkhawatirkan daripada ketidaktahuan di level ketiga. Misalnya: di satu waktu seorang capres mengatakan “kita harus meningkatkan kinerja kita sehingga cost of doing business akan lebih mudah agar investasi masuk”, di sisi lain mengatakan “kita harus menciptakan proteksi untuk melindungi pelaku ekonomi domestik”. Atau mencampuradukkan beberapa goal atau objective yang seharusnya dipilih karena trade off

Inkonssistensi pada level ini bisa dipengaruhi beberapa hal : (1) ybs memang tidak memiliki pijakan yang kuat, (2) ybs sebenarnya memiliki satu pijakan yang kuat tapi harus mengakomodir banyak kepentingan yang saling trade-off (entah karena perbedaan madzhab orang terdekatnya atau partai politik pendukungnya).

Mekaten atur kawulo, nyuwun agenging gung pangeksami menawi katah lepatipun..

Memilih Capres dan Menulis Disertasi

Dituis oleh: Ibrahim Kholilul Rohman

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Berusaha Kabur, DPO Narkoba Ini Tewas Ditembak Polisi

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- E Pria 32 tahun asal Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota tewas terkena timah panas Tim Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota. Pria yang berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) tersebut berusaha meloloskan diri dari kepungan pihak berwajib pada Selasa 13/4 kemaren dengan meloncat dari lantai 2 rumahnya.
- Advertisement -

Erman Safar Larang Tempat Hiburan Beroperasi di Bulan Ramadhan

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, mengimbau seluruh kegiatan yang berhubungan dengan hiburan, agar dihentikan pada waktu ibadah puasa dan shalat tarawih di...

Berusaha Kabur, DPO Narkoba Ini Tewas Ditembak Polisi

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- E Pria 32 tahun asal Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota tewas terkena timah panas Tim Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota. Pria yang berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang) tersebut berusaha meloloskan diri dari kepungan pihak berwajib pada Selasa 13/4 kemaren dengan meloncat dari lantai 2 rumahnya.
- Advertisement -

Bupati Padang Pariaman Kukuhkan H. Mahyudin Putra Minang, SE Cs Jadi Koordinator Pengurus Ranah dan Rantau Secara Nasional

JAKARTA - Ranah dan Rantau harus bersinergi untuk kemajuan kampung halaman. Acara Silaturahmi Ranah dan Rantau dengan Pemkab Padang Pariaman dilaksanakan di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta pada Sabtu malam (10-04-2021)

Sarang Tawon Di Depan SPBU Ngalau Dibasmi Damkar Payakumbuh

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Keberadaan sarang tawon di pohon pelindung tepatnya di depan SPBU Ngalau, Jalan Soekarno Hatta sangat meresahkan warga. Hal itu diketahui berawal dari postingan di grup facebook Informasi Payakumbuh dan Limapuluh Kota, ada warga yang mengingatkan pengendara untuk hati-hati dengan adanya keberadaan sarang tawon tersebut pada Sabtu, 10 April 2021 sore.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -