26 C
Padang
Sabtu, Juli 24, 2021
Beritasumbar.com

Membangun (lagi) Generasi Intelektual Muda Islam
M

Kategori -

Ditulis oleh Pangestu B Darmo

Pernah ada dalam sejarah peradaban manusia, dimana Islam mengalami kejayaan dan menjadi penguasa pada zaman tersebut. Menjadi rujukan seantero bumi ini dan dinasti Abbasiyah tampil sebagai protagonis dengan peradaban yang ada di Baghdad ataupun Andalusia.

Tingginya peradaban tersebut hingga digambarkan bahwa Baghdad ialah kota intelektual dan para sarjana dari berbagai negeri datang berduyun-duyun untuk menimba ilmu di kota tersebut. Sama halnya dengan Andalusia, ketika London yang dianggap sebagai salah satu kota utama di Eropa masih dalam kondisi yang kumuh, gelap dan becek di malam hari, Andalusia telah tumbuh dan maju pesat layaknya pasar malam di benua Eropa.

Keilmuan berdasarkan keimanan

Sesungguhnya tidak ada pertentangan antara ilmu dan islam, justru ilmu akan menguatkan keislaman itu sendiri. Seperti kisah penciptaan manusia (al-Mu’minun:14) yang akhirnya dikuatkan oleh ilmu pengetahuan modern atau kisah Musa AS yang mencari Khidir AS di pertemuan dua lautan yang tidak saling tercampur yang dibenarkan oleh ilmu kelautan modern.

Pemahaman ini telah mengantarkan islam menjadi imperium pada masanya. Masa ini telah mencetak tokoh-tokoh macam Ibnu sina, Al Kindi, Al-Farabi, Imam Al-Ghazali dan tokoh-tokoh lainnya yangtidak hanya ahli dibidang ilmu pengetahuan bahkan juga ilmu agama.

Baghdad, sejak awal berdirinya, kota ini sudah menjadi pusat peradaban dan kebangkitan ilmu pengetahuan dalam Islam. Itulah sebabnya, Philip K. Hitti menyebutnya sebagai kota intelektual. Menurutnya, di antara kota-kota dunia, Baghdad merupakan professor masyarakat Islam. Al-Manshur (khilafah islam ketika itu) memerintahkan penerjemahan buku-buku ilmiah dan kesusastraan dari bahasa asing: India, Yunani lama, Bizantium, Persia, dan Syiria. Para peminat ilmu dan kesusastraan segera berbondong-bondong datang ke kota ini.[1]Sayangnya imperium ini mengalami kehancuran di tangan pasukan Mongol.

Pemuda dan tantangan masa kini

Ali bin Abi Thalib ra pernah berkata;

Sesungguhnya tampilnya agama karena tampilnya ummat

Tampilnya ummat karena tampilnya pemuda

Tampilnya pemuda karena kemuliaan akhlak, pemikiran dan aqidahnya

Ada sebuah tuntutan bagi para pemuda sebenarnya untuk memanfaatkan usianya dengan baik. Allah SWT mengatakan bahwa pemuda diapit oleh dua kelemahan yaitu ketika masih kanak-kanak dan ketika sudah tua. Hadist pun menjelaskan bahwa salah satu hal yang akan ditanyakan saat yaumil hisab nanti ialah “engkau habiskan untuk apa usia mudamu?”

Memang tidak bisa dipungkiri ketika Islam menjelma menjadi imperium, bi’ah (kondisi lingkungan) sangat kondusif untuk memperdalam ilmu agama dan pengetahuan tidak seperti hari ini dimana bi’ah tidak cukup kondusif untuk memperdalam kedua hal tersebut. Hanya hal itu tentu bukan menjadi sebuah alasan untuk akhirnya mengendurkan niat untuk menjayakan kembali Islam dengan ilmu pengetahuan yang ada. Pepatah Arab mengatakan “Bukanlah pemuda yang berkata ini bapakku, tetapi adalah pemuda yang berkata inilah aku” dan memang terlihat aneh jika melihat pemuda mudah menyerah. Dalam setiap kebangkitan, pemuda merupakan rahasia kekuatannya. Dalam setiap pemikiran, pemuda adalah pengibar panji – panjinya.[2]

Sesungguhnya Allah SWT telah memberikan motivasi untuk memperdalam ilmu dan iman di dalam diri setiap muslim dalam surat Al-Mujadilah:11, bahwa;

“ Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan”

Ayat tersebut mengajak kita untuk banyak menghabiskan waktu dalam majelis-majelis ilmu, baik yang didapat secara formal maupun nonformal. Tingginya derajat seorang muslim tentunya akan berdampak dengan semakin tingginya pandangan orang terhadap agama Allah SWT ini, karena bagaimanapun seorang muslim ialah sebuah representasi dari agama islam itu sendiri. Oleh karena itu, menjadi seorang muslim memiliki tanggungjawab yang besar mempelajari agama islam itu sendiri dan juga mempelajari ilmu pengetahuan umum. Jika kedua ilmu sudah berada dalam diri seorang muslim dan hal ini difahami oleh setiap muslim maka menghidupkan kembali peradaban islam dengan melahirkan generasi intelektual muda islam hanya masalah waktu saja.

Bila kau tak tahan lelahnya belajar, maka kau akan menanggung perihnya kebodohan

(Imam Syafi’i)

[1]http://ajiraksa.blogspot.com/2011/09/pusat-pusat-peradaban-islam-baghdad.html

[2]Hasan Al-Banna, Risalah Pergerakan Ikhwanul Muslimin, Era Intermedia, Solo 2005 (cetakan ke tiga belas), hal 128

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Peringatan HUT IAD, Kejari-IAD Sijunjung Tabur Bunga Ke Makam Pahlawan

Sijunjung, beritasumbar.com - Dalam Rangka Peringatan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) ke 21 Tahun 2021, Kejaksaan Negeri Sijunjung beserta pengurus IAD setempat melaksanakan Ziarah...
- Advertisement -

Sopir L300 PT Suka Fajar Meninggal Di Pencucian Mobil

Payakumbuh,Beritasumbar.com _Payakumbuh- Warga kelurahan Limbukan dikejutkan dengan kabar meninggalnya seorang sopir profit L300 PT. Suka fajar di tempat pencucian mobil Sutan Kelurahan Limbukan Kecamatan Payakumbuh selatan.

Kunjungan Wagub Sumbar Ke Sijunjung, Ini Rangkaian Kegiatannya

Sijunjung, beritasumbar.com - Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy mengunjungi Kabupaten Sijunjung pada Kamis, 22/7 dengan sejumlah rangkaian kegiatan bersama pemkab setempat. Selama berada berada...
- Advertisement -

Sebungkus ES Cindua “Merubah Tangis Menjadi Senyum” Pada Program Jumat Barokah.

Sijunjung, BeritaSumbar.com,--Apapun bisa dilakukan seseorang, yang penting ada kemauan dan usaha yang maksimal. Seperti yang dikerjakan oleh seorang Bapak yang bernama Fadhlur Rahman Ahsas, yang hari ini menjadi penggerak UMKM dengan melakukan berdagang ES Cindua Sagu Abak dengan berkeliling memakai motor buntutnya.

Pemerintah Kecamatan Ulakan Tapakih Gelar Rakor Bersama Tungku Tigo Sajarangan.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,-Dalam pelaksanaan tugas-tugas Pemerintahan dan menjalin komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kecamatan Ulakan Tapakih Kabupaten Padang Pariaman menggelar Rapat Koordinasi dengan Tungku Tigo Sajarangan. Pertemuan tersebut dilaksanakan pada Senin (19/7) bertempat di aula Kantor Camat setempat.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Mengenal Politik Praktis & Pragmatisme

Dalam praktik perebutan maupun mempertahankan sebuah kekuasaan Politik Praktis dan Pragmatisme seolah menjadi dua hal yang sulit dipisahkan, khususnya di negara Demokrasi seperti Indonesia.

Filosofi Lidi

Dari filosofi pohon kelapa yang sangat banyak manfaatnya, bahkan hampir seluruh bagian tanaman kelapa tersebut memberi manfaat untuk kehidupan manusia. Manusia sebagai makhluk yang paling sempurna tentu seharusnya juga memberi manfaat dan berperan menjaga bumi dan lingkungan setelah mengambil manfaat untuk kehidupan. Sesuai juga dengan perintah Tuhan dalam ajaran agama bahwa tujuan Tuhan menurun-kan manusia ke muka bumi ini adalah untuk beribadah dan berbuat yang bermanfaat.

Raih Keridhaan Allah melalui Etos Kerja

Dalam Manajemen Pendidikan Islam, etos kerja (semangat/motivasi kerja) dilandasi oleh semangat beribadah kepada Allah Swt. Maksudnya, bekerja tidak sekedar memenuhi kebutuhan duniawi melainkan juga sebagai pengabdian kepada Allah Swt,

Rugi Rasa Untung

Apakah beberapa fenomena terbalik yang terjadi ditengah masyarakat bangsa ini atau mungkin juga ditengah masyarakat dunia adalah pertanda bahwa kiamat sudah dekat ? Wallahu a’lam bishawab hanya Allah pencipta langit dan bumi yang tahu persis.

Mengatur Konflik dengan Teknik Mind Mapping

Konflik. Ketika kita mendengar kata itu, kebanyakan orang akan membayangkan seperti perang, rusuh, gontok-gontokan, atau orang yang berkelahi antarkampung. Tidak, sebenarnya konflik bisa dimulai dari sesuatu yang kecil. Kalau menurut psikologi, konflik itu bisa dimulai dari ketika kita merasa ada perbedaan, entah perbedaan pendapat atau perasaan tentang sesuatu hal.

DPW PTPI Sumbar Buka Bimbel & Bimtes CPNS 2021 Online

Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Trainer Profesional Indonesia Wilayah Sumatera Barat (DPW PTPI Sumbar) resmi membuka kegiatan Bimbingan Belajar (BIMBEL) dan Bimbingan Test CPNS 2021...

BUMN Berburu di Kebun Binatang

Sangat menarik menyimak perjalanan PT POS Indonesia sebuah perusahaan BUMN yang pionir dalam bidang jasa pengiriman barang dan serta pengiriman uang dalam bentuk wesel.

Kita Pancasila

Bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki komitmen dan memahami buah pemikiran dan cara pandang hidup yang disarikan para pendiri bangsa. Mereka telah membuat rumusan atau intisari yang digali dari jiwa bangsa ini, dari ruh bangsa ini, dari sikap hidup bangsa ini, yang berbhineka dan penuh nilai-nilai luhur.

Menanamkan Pendidikan Karakter Kepada Anak Sejak Dini

Pendidikan karakter memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan dan sangat menarik untuk diteliti, terutama karena pendidikan karakter berorientasi pada pembentukan karakter siswa.

Pentingnya Penggunaan Dan Pemanfaatan Teknologi Ditengah Pandemi

Pandemi covid 19 merupakan tantangan bagi kita sampai saat ini bagaimana kita menyikapinya dalam melaksanakan berbagai kegiatan. Mulai dari bidang pendidikan, ekonomi, politik, sosial dan lainnya. Seluruhnya merasakan dampaknya.
- Advertisement -