23 C
Padang
Kamis, Oktober 28, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Literasi Digital Kemkominfo Digelar di Sawahlunto
L

Kategori -
- Advertisement -

Sawahlunto ,BeritaSumbar.com,— Literasi Digital yang digagas Kementerian Kominfo RI juga digelar di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Beragam pakar teknologi internet dihadirkan lewat sebuah webinar yang diikuti ratusan peserta pertengahan Agustus lalu.

Salah satu narasumber dari kalangan pekerja seni, Reda Linda Gaudiamo menjelaskan konsep literasi digital sebagai upaya untuk memahami perangkat teknologi, komunikasi dan informasi.

“Teknologi terus bergerak maju, menuntut masyarakat harus menyesuaikan dengan cepat. Pasar kerja membutuhkan mereka yang bisa menyesuaikan diri dengan cepat dan sigap pada kemajuan jaman,” katanya.

Menurut Reda, penggunaan kemampuan digital yang efektif terbukti menjadi pendorong ketahanan serta membantu pekerjaan.
“Dengan realitas baru, guru mesti belajar menyesuaikan dengan pembelajaran jarak jauh. Banyk pengusaha swasta pun mulai beralih ke online,” bebernya.
Public Speaker, Duta Wisata Indonesia 2017, Indira Wibowo menyebut rekam jejak digital bisa menimbulkan banyak bahaya jika tidak disadari netizen.
“Akses bebas bisa didapatkan orang-orang tidak bertanggung jawab pada data masyarakat, phising, serta resputasi professional,” katanya.
Cara menjaga jejak digital, kata Indira, kuncinya bijak sebelum menulis.
“Bangun citra diri yang positif. Manfaat rekam jejak digital yang baik, bisa menjadi branding, memperluas koneksi, dan membuka peluang bisnis,” katanya.
Narasumber lain, Guru SMAN 2 Sawahlunto, Indri Isnaini membeberkan strategi dakwah di media sosial. Ia meminta agar netizen berhati-hati akan kepentingan kelompok dan golongan.

“Pahami objek dakwah, lakukan studi banding dari banyak sumber, rendah hati dan tidak mudah membenci, serta hindari kepentingan sesaat,” katanya.

Guru SMAN 1 Sawahlunto, Doni Warman menyebut era globalisasi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin canggih, penyebaran informasi semakin lebih cepat dan mudah.

“Media sosial mempunyai pengaruh yang besar dalam kehidupan seseorang. Kecil bisa menjadi besar dengan media sosial, atau sebaliknya,” jelasnya.

Kata Doni, di media sosial masyarakat akan mendapatkan banyak teman, informasi, bisnis, dan sebagainya.

“Tetapi, para pengguna harus dapat membagi waktu antara orang tua, belajar, dan teman yang berada di dunia nyata,” kata Doni.

Webinar diakhiri oleh Ribka Prskila Rompis, influencer dengan 10,2 ribu followers. Ribka mengajak netizen agar membangun citra diri yang positif dengan kembali memeriksa jejak digital.

“Rekam jejak digital yang baik, bisa memperluas koneksi, dan membuka peluang bisnis,” pungkasnya.(rel)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img