Payakumbuh,Beritasumbar.com– Kondisi Jalan menuju kantor Dinas kependudukan dan catatan sipil Kota Payakumbuh yang masih jalan kerikil. Ketua komisi A DPRD Payakumbuh Drs. H. Fitrial Bachri, mengatakan, prihatin dengan jalan menuju masuk kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)tersebut. Kondisi jalan tersebut, selain sempit juga tidak terlihat akses jalan yang jelas dan sudah harus di aspal.
Hal tersebut dikatakan Fitrial Bachri sepulang turun lapangan bersama seluruh anggota komisi A ke Disdukcapil. Disisi lain, pembangunan kantor sangat bagus dan indah. Namun sebaliknya jalan menuju kantor itu tidak jelas dari mana warga yang akan masuk ke kantor pelayanan masyarakat itu.
Untuk itu, komisi A meminta Pemko Payakumbuh serius dalam menghadapi jalan tersebut. Kemudian di tahun 2017 mendatang Disdukcapil kami minta untuk menganggarkan pembangunan jalan tersebut dan Dinas PU serta dinas Instansi lainnya yang terkait dengan itu, kami minta saling besinergi.
Setelah itu kami mendorong Pemerintah Kota untuk peningkatan pendataan cakupan penduduk yang memiliki KTP. Mendorong Pemerintah Kota untuk peningkatan perekaman e-KTP. Dan mendorong Pemerintah Kota untuk peningkatan kesadaran masyarakat untuk mengurus akte kelahiran, dimana saat ini masih rendah, yaitu baru 21,39 %.
Kinerja Disdukcapil, kami lihat sangat membaik, Meskipun demikian, tenya banyak yang harus kita dukung. Diantaranya mendorong Pemerintah Kota untuk peningkatan predikat IKM dari baik menjadi sangat baik.
“Persiapan dan kesiapan e-KTP untuk kelurahan hasil penggabungan agar diupayakan penyelesaiannya secara terprogram dan jalan masuk menuju Kantor Disdukcapil agar dituntaskan, demi terciptanya pelayanan prima, sesuai dengan visi misi Walikota, “ujar ketua Fraksi Partai Gerindra.
Terpisah, kepala Disdukcapil Payakumbuh Ir. Mediar Indra, mengatakan, sangat mendukung atas perhatian komisi A DPRD yang telah merekomendasi pembangunan jalan menuju Disdukcapil yang teletak di kelurahah Kubu Gadang, Payakumbuh Utara.
“Akses jalan menuju Disdukcapil memang sempit dan sulit dicari masyarakat. Untuk anggaran jalan tersebut, tentunya butuh dukungan semua pihak dan masyarakat pemilik tanah. Jalan keluarnya adalah duduk bersama dengan pemilik tanah dan dinas-dinas terkait, karena jalan adalah mempercepat pelayanan prima,”ujar Mediar Indra.
