29.2 C
Padang
Monday, October 26, 2020

Keluarga Korban di Kalsel Ikhlas

Banjarmasin – Keluarga jamaah haji korban tragedi Mina di Banjaramsin, Kalimantan Selatan, menyatakan ikhlas atas wafatnya Hj Ratna Abdul Gani (66) dalam peristiwa memilukan tersebut.

Sang anak, Apriliani saat menyambut kedatangan rombongan Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin di kediamannya di Jalan Kampung Melayu, Gang Amal, Banjarmasin, Senin, menyatakan sudah mengikhlaskan kepergian ibunya menghadap yang Maha Kuasa saat menjalankan ibadah haji tersebut.

“Ya, kita keluarga sudah mengikhlaskannya, moga amal ibadah beliau diterima Allah SWT, kita memang sangat berduka saat ini,” ujarnya dengan para wartawan dan Kemenag Kalsel.

Dia menyatakan, keluarganya sudah menggelar tahlilan selama tiga hari ini, dengan harapan arwah ibunya tersebut diterima di sisi Allah SWT dengan ibadah hajinya yang mabrur.

“Kita sudah mendapat foto penguburannya dari petugas haji di sana, ibu saya dikuburkan pada hari Sabtu (26/9),” ungkap putri Almarhum Hj Ratna Abdul Gani satu-satunya tersebut.

Menurut dia, kontak terakhir dengan almarhum ibunya tersebut pada Rabu (23/9), yakni, saat ibunya tersebut hendak pergi kepadang Arafah untuk menjalankan ibadah rukun haji Wukuf.

“Saat itu, beliau menelpon kami, menyatakan sedang baik-baik saja, hanya sebentar bisa bicara beliau harus menutup telpon karena sudah mau naik bus Kepadang Arapah,” ujarnya.

Dia menyatakan, almarhum ibunya tersebut tidak memiliki riwayat penyakit yang menghawatirkan selama hidupnya di sini, bahkan terlihat sangat sehat saat keberangkatan lalu.

“Paling hanya sakit kaki, biasalah penyakit orang sudah tua, tapi kalau penyakit menghawatirkan kita rasa tidak ada, sebab saya serumah dengannya,” ujar ibu satu anak itu.

Dia menyatakan, belum sepenuhnya percaya ibunya tersebut menjadi korban tragedi Mina, sebab pemikirannya tidak mungkin ibunya tersebut berani jalan sendiri, hingga ikut terjebak dikepadatan yang menewaskan ratusan jiwa tersebut.

“Kita belum mendapat pernyataan resmi dari kementerian agama, bahkan pemberitaan saat ini menjadi simpangsiur, hingga kita menunggu pernyataan resmi saja, tapi kita sudah mengikhlaskan kejadian tersebut, karena umur beliau sudah sampai di sana,” tuturnya.

Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H Muhammad Tambrin menyatakan, bahwa satu jamaah haji asal Embarkasi Banjarmasin dari kloter 1 wilayah Kota Banjarmasin bernama Hj Ratna Abdul Gani (66) sesuai data Kementerian Agama pusat menjadi salah satu korban tragedi Mina, saat pelemparan Jumrah.

“Jadi kita tetap memegang data dari Kementerian Agama pusat itu, meski ada keterangan dari petugas kesehatan haji kita di Arab saudi, almarhum Hj Ratna Abdul Gani kuat dugaan meninggal karena sakit,” ujarnya.

Menurut dia, seluruh umat Islam di daerah ini tentunya sangat berduka cita atas meninggalnya para jamaah haji di Tanah Suci khususnya sudah enam orang dari Embarkasi Banjarmasin ini, yakni, empat orang dari Kalsel dan dua orang dari Kalteng.

“Moga amal ibadah jamaah haji kita yang wafat di tanah suci ini diterima Allah menjadi haji yang mabrur, kita menyatakan duka cita yang dalam, dan para keluarga diharap bisa tabah,” ungkapnya.

Musibah Mina ini, harap Tambrin, tidak terjadi lagi di lain tempat saat semua jamaah haji menjalankan sisa waktu beribadah mereka di Tanah Suci Makkah itu untuk melanjutkan perjalanan ke Madinan nantinya.

“Tidak lama lagi, semua jamaah haji kita akan mulai bergerak ke Madinah untuk menjalankan ibadah sholat Arbain (sholat berjamaah di masjid Nabawi), moga tidak ada lagi kejadian-kejadian yang memilukan sebagaimana di Mekkah,” ucapnya.

Saat ini, aku Tambrin, pihaknya belum bisa memastikan bagi jamaah korban tragedi Mina apakan akan mendapat santunan dari Kerajaan Arab Saudi sebagaimana korban peristiwa jatuhnya cren lalu.

“Tapi yang pasti itu setiap jamaah haji yang wafat akan mendapat polis asuransi. Nah santunan dari raja Arab saudi ini belum ada diumumkan hingga sekarang, tentunya akan kita tunggu, sebab banyak korban dari negara kita,” ungkapnya. (Ant/Oleh Sukarli)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

AKP Witrizawati Jabat Kasat Narkoba Polres Padang Panjang

Padang Panjang,- Serahterima Jabatan di jajaran Polres Padang Panjang bergulir. Selasa 20/10 pagi Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo gelar sertijab Kasat...

Sempat Bersitegang Dengan Pendemo,DPRD Tanah Datar Terima Aspirasi Mahasiswa

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Aliansi Mahasiswa seluruh Tanah Datar sempat bersitegang dengan aparat kepolisian saat melakukan demo di kantor DPRD Tanah Datar,Rabu 21/10/2020.

Tim Saber Pungli Kota Payakumbuh Gelar Sosialisasi di Kantor Camat Payakumbuh Barat

Payakumbuh,- Ciptakan Kota Payakumbuh Bebas pungli dan gratifikasi, tim Saber Pungli Kota Randang turun ke kecamatan. Kamis 22/10 Tim Gabungan yang terdiri...

Setahun Gerakan Merawat Bumi dari Rumah Tangga di Indonesia

Eco Enzyme (EE) adalah cairan yang diproduksi dari fermentasi sampah organik seperti kulit buah dan sayuran dicampur gula dan air yang menghasilkan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Menteri PPN Soroti Ketersediaan Air Bersih di Pulau Jawa Pada Acara International Workshop on Coastal Reservoir

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas menjadi narasumber dalam acara International Workshop on Coastal Reservoir: “Water Availabilty, Coastal Security and Sustainability” yang...

Polres Inhil Ungkap Narkoba, 50 KG Sabu Berhasil Diamankan

Riau, - Sat Narkoba Polres Inhil patut diapresiasi karena berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis shabu seberat 50 kilo, di Perkebunan milik PT...

Sekolah Online Ditengah Pandemi, Masyarakat Sungai Salak Tanjung Emas Terhalang Jaringan

Tanah Datar,- Wabah virus covid 19 masih terasa efeknya hingga saat ini, bahkan kepelosok desa/ nagari sekalipun. Ditengah kasus...

Pimpinan Pondok Gontor Wafat, Alumni Gontor Berduka

KH DR ( HC) Syukri Zarkasy MA Selaku Pimpinan pondok modern darussalam gontor ponorogo jawa timur wafat dikediamannya pada hari rabu 21/10/20...
- Advertisement -