Assalamualaikum wr. wb

Melihat dan mendengarkan banyaknya diskusi tentang pandemi Covid-19 baik di medsos/grup WA/japri maka dengan ini kami Rektor Universitas Andalas dapat menjelaskan melalui group WA ini kepada dosen, mahasiswa dan tendik sivitas akademika Universitas Andalas sebagai berikut :
1. Bahwa Rektor Unand sudah menerbitkan Surat Edaran Rektor Nomor : 5/UN.16.R/SE/2020 tentang Kesiapsiagaan Menghadapi Infeksi Covid-19 tertanggal 28 Februari 2020. 2. Bahwa WHO saat ini telah menetapkan infeksi Covid-19 sebagai Pandemi dan Pemerintah Indonesia sudah menetapkan infeksi Covid-19 sebagai Bencana Nasional Non Alam. 3. Sampai saat ini Surat Edaran Rektor tersebut masih berlaku dan segera akan dilakukan update dengan Surat Edaran Rektor yang baru karena adanya perubahan status infeksi covid-19 seperti dinyatakan poin 2 diatas. 4. Rektor, Wakil Rektor dan Dekan serta Wakil Dekan 1 telah mengadakan rapat pimpinan pada tanggal 14 Maret 2020 dengan notulensi dan keputusan sebagai berikut :
a. Kegiatan atau acara / seremonial yang mengumpulkan 100 orang atau lebih, baik kuliah umum, acara ilmiah, yudisium, wisuda dan seterusnya ditunda sementara waktu sampai ada ketentuan selanjutnya.
b. Kegiatan student exchange baik dalam dan luar negri untuk sementara ditunda.
c. Semua perjalanan dinas luar Provinsi ditunda dulu dan hanya diizinkan jika sangat penting dan harus melalui izin Rektor dan mendapatkan kartu pemantauan dari Dinas Kesehatan Provinsi.
d. Rektorat dalam waktu dekat akan melaksanakan kampanye pencegahan penularan infeksi covid-19.
e. Rektorat akan memfasilitasi persediaan antiseptik cuci tangan (hand sanitizer) untuk semua fakultas, dan dalam hal ini akan disediakan kerjasama antara RS Unand dan Fakultas Farmasi.
f. Masker hanya diperlukan oleh petugas kesehatan, orang yang menderita batuk atau pilek, serta orang yang berada dalam risiko tinggi penularan seperti dosen/mahasiswa FK/FKG/FKep/Farmasi.
g. Kegiatan perkuliahan tetap berjalan seperti biasa dan jika sudah ada dosen yang memiliki konten perkuliahan daring maka yang bersangkutan dapat menggunakan sesuai dengan aturan berlaku.
h. Bidang 1 akan segera mensosialisasikan pembuatan konten kuliah daring dalam waktu dekat.
i. Mahasiswa, dosen dan tendik yang menderita flu, batuk agar tidak masuk kuliah atau kerja dengan melampirkan surat keterangan sakit sampai yang bersangkutan sembuh.
j. Kebijakan meliburkan mahasiswa belum diambil dengan alasan sebagai berikut :
– WHO tidak menganjurkan meliburkan mahasiswa, karena meliburkan mahasiswa dapat mempercepat penyebaran virus ke daerah asal mahasiswa tersebut (kasus corona di Italia). Infeksi covid-19 bisa sembuh sendiri pada anak muda namun sangat membahayakan pada penderita usia tua atau orang dengan imunitas rendah.

– Padang saat ini bukan merupakan episenternya infeksi covid-19. – Belum ada anjuran dari instansi berwenang (Pemprov/Kemendikbud)

Demikianlah informasi ini kami sampaikan melalui GWA, dan update terkini akan kami sampaikan dalam bentuk Surat Edaran Rektor pada hari Senin, 16 Maret 2020.

Demikian yang dapat kami jelaskan dengan harapan kita semua mendapat informasi yang benar. Semoga Allah SWT melindungi kita semua. Terima kasih

Padang, 15 Maret 2020

Rektor Universitas Andalas Yuliandri

Bahan rujukan : https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019

file asli: pemberitahuan

loading...