23 C
Padang
Senin, Januari 24, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Disaksikan Walikota Riza dan Nilmaizar, PS MENARA PENUHI AMBISINYA REBUT PIALA PSSI PAYAKUMBUH
D

Kategori -
- Advertisement -

Ambisi PS Menara Padang Kaduduk, Payakumbuh Utara, menjuarai turnamen sepakbola PSSI Cup I/2013 Payakumbuh, berbuah manis. Lewat drama adu penalti, tim asuhan Ismail Fahmi ini menang 3-1 atas rivalnya PS Nusa Nunang, Payakumbuh Barat. Sebelumnya, dalam 2 x 45 menit kedua tim bermain imbang, 1-1, di lapangan Palano Talang, Minggu (29/9).

Partai final disaksikan Walikota Payakumbuh Riza Falepi bersama mantan pelatih timnas PSSI, Nilmaizar serta Ketua Pengcab PSSI Trivenindra, pertemuan dua finalis itu berlangsung dalam tempo yang cukup ketat. Menara lebih dulu unggul 1-0, setelah ujung tombak Fadel Muhammad berhasil membobol gawang PS Nusa menit ke-15. Gol tersebut bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, PS Nusa yang merupakan bekas klub Nilmaizar di tahun 80-an lalu, bangkit. Berkali-kali serangan dari Nusa merepotkan pertahanan Menara. Pada menit ke-53, Nusa membuka peluang, setelah Ade nana lepas dari kawalan pemain belakang Menara. Hanya saja, tendangan yang dilepas, masih membentur tiang gawang.

Pada menit ke-75, Ade Nanda sukses memberi harapan timnya, menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Memanfaatkan crossing pemain sayap Nusa, Ade Nanda melepas tendangan voli, dan bersarang di samping kiri gawang Menara. Kedudukan 1-1 bertahan hingga wasit Sanova Sarisandi membunyikan pluit panjang.

Tanpa perpanjangan waktu, karena hari sudah mulai gelap, pertandingan ditutup dengan adu penalti. Dari lima kali kesempatan, tiga penendang Menara berhasil membobol gawang Menara. Sebaliknya, Nusa hanya mampu menjarangkan satu gol. Pertandingan berakhir dengan skor 4-2. Piala PSSI diserahkan Walikota Riza Falepi didampingi Ketua PSSI Tri Venindra dan Nilmaizar kepada kapten tim Adrianas.

 

Walikota Riza Falepi dan mantan pelatih timnas PSSI Nilmaizar, memberikan apresiasi kepada PSSI Payakumbuh yang sukses menggelar turnamen dimaksud. Keduanya berharap, agar iven itu menjadi kalender tetap, yang merupakan bagian dari kompetisi antarklub di Payakumbuh. Lewat kompetisi yang teratur, dunia sepakbola Payakumbuh akan mampu mengorbit ke pentas nasional, ucap walikota dan Nil.

Menurut pengamatan Nil, bibit pesepakbola handal di kota ini cukup banyak. Tinggal lagi, bagaimana PSSI dan bond Persepak Payakumbuh memoles mereka, agar menjadi talenta yang dapat dibanggakan. Bibit muda itu, harus ditangani lewat pembinaan yang berjenjang, ungkap Nil.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img