29.2 C
Padang
Monday, October 26, 2020

Buru Gelar Bergengsi ke 4, FORUM KOTA SEHAT DUKUNG PEMKO REBUT SWATISABA WISTARA

Kota Payakumbuh tahun ini berburu Kota Sehat kategori paling bergengsi Swatisaba Wistara atau Tingkat Pengembangan,  untuk keempat  kalinya. Tanggung jawab ini bukan berada di tangan Dinas Kesehatan semata, tapi juga menjadi tanggung jawab moral Forum Kota Sehat (FKS) bersama warga kota ini.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi di rumah dinas kediamannya, Minggu (8/3), menginformasikan, seluruh jajaran Dinas Kesehatan dan stakeholder, sudah bertekad mempertahankan  gelar Kota Sehat Swatisaba Wistara atau Tingkat Pengembangan.  Gelar bergengsi ini sudah tiga kali direbut Payakumbuh, dari tahun 2009, 2011 dan  2013.

“Gelar Kota Sehat  Swatisaba Wistara penuh gengsi itu harus dipertahankan kembali. Kita tak ingin lepas dalam perebutan tahun ini. Karena, sudah  menjadi komitmen pemko dalam membudayakan prilaku hidup sehat di tengah masyarakat, ujar walikota.

Walikota Riza, mengaku senang dan puas, di bawah pimpinan Kepala Bappeda Rida Ananda, selaku Ketua Tim Pembina Kota,  sudah meningkatkan intensitasnya turun ke lapangan, mensosialisasikan program kesehatan dan kebersihan ke tengah masyarakat. Forum Kota Sehat bersama organisasi lainnya, seperti TP-PKK juga disertakan, mengajak keterlibatan warga kelurahan dalam program ini.

Malahan, Walikota Riza memberikan apresiasi tindakan tegas Forum Kota Sehat bersama pihak kelurahan, membongkar jamban yang berada di atas permukaan kolam ikan dan di pinggir sungai. Sebagai kota penyandang gelar Kota Sehat, jamban yang berada di atas kolam ikan, jelas sesuatu yang merusak pemandangan dan tidak sesuai dengan kaedah kesehatan. “Kota Payakumbuh harus bebas dari prilaku tradisional, buang air disembarangan tempat,” tegasnya.

Tim penilai Provinsi Sumatera Barat, dikatakan, akan melakukan verifikasi ke Payakumbuh. Seluruh dokumen penunjang akan dilihat tim. Penilaian akan dimulai dari tingkat kelurahan, kecamatan dan di tingkat kota.

Menurut Rida Ananda dan Kepala Dinas Kesehatan Elzadaswarman, secara teknis, aspek penilaian Kota Sehat, 30 % pada pencapaian 5 pilar, di antaranya  STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat),  Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), tidak buang air besar sembarangan tempat, serta pemanfaatan sarana air bersih. Terhadap pencapaian 5 pilar itu, boleh dikatakan sudah membudaya di kota ini. Malahan, pemanfaatan air bersih PDAM sudah mencapai 98% dari jumlah penduduk. Tinggal lagi, membebaskan seluruh kelurahan dari buang air besar pada sembarangan tempat, tambah Elzadaswarman.

Sekarang ini, tambah Rida,  di 62 kelurahan, proses prilaku hidup sehat di tengah masyarakat, sudah bergeser menjadi kultur budaya yang baik. Meski belum 100%, tapi sosialisasi terus dipergencar jajaran kesehatan dan Forum Kota Sehat, termasuk ke sekolah-sekolah dan pasar tradisional.  Dalam beberapa tahun terakhir, Payakumbuh juga telah memperoleh gelar juara UKS Nasional dan Piala Adiwiyata,  ungkapnya.

Menurut  Elzadaswarman,  sejak 2004, Payakumbuh sudah menerima penghargaan dari Presiden RI sebagai Kota Sehat. Dimulai dari tingkat terendah, yaitu tingkat pemantapan, tingkat pembinaan dan tingkat pengembangan. Khusus tingkat pengembangan,  sudah tiga kali berturut-turut 2009, 2011 dan terakhir 2013 diraih Payakumbuh. Gelar keempat di tahun 2015 ini, harus kita rebut lagi, tegasnya.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Ini Sanksi Bagi Anggota Fraksi Gerindra Yang Tidak Laksanakan Instruksi Partai

Sijunjung, Berita Sumbar--Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sijunjung, terancam dipecat dan dilakukan Pergantian Antar Waktu (PAW), bila tidak melaksanakan instruksi partai...

Diusung PKS, Sultani Hadiri Wirid Yasinan Pagaruyung

Calon wakil bupati H. Sultani S.Pt yang diusung serta sekaligus kader PKS, turut hadiri wirid yasinan bersama masyarakat pagaruyung pada sabtu (...

Banpres Usaha Mikro Tahap Kedua Di Payakumbuh, Warga Tak Perlu Lagi Datang Bawa Berkas Permohonan Ke Kantor Dinas Koperasi dan UKM

Payakumbuh --- Kabar gembira bagi pelaku usaha mikro di Kota Payakumbuh. Ada Perpanjangan waktu pendataan Bantuan Presiden bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM)...

Prima dan Tesi Lolos Seleksi MC MTQ Nasional ke 28

Limapuluh Kota,- Untuk suksesnya suatu acara yang bersifat publik tentu butuh MC yang profesional dan mahir membawakan acara. Begitu juga halnya dengan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Polling Pilkada Kota Bukittinggi 2020

Mari semangati calon Walikota - Wakil Walikota Bukittinggi pilihan pembaca dengan klik dukungan di polling di bawah ini.

Polling Pilgub Sumbar 2020

Mari dukung dan semangati kandidat calon Gubernur Sumbar di Pilkada serentak 2020 pilihan pembaca dengan klik polling berikut ini.

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020
- Advertisement -