29 C
Padang
Saturday, October 31, 2020

BPJS Kesehatan Evaluasi Kinerja Bersama Pemko Payakumbuh

Kurangnya koordinasi antara BPJS Kesehatan dengan Instansi pelayanan kesehatan terkait di Kota Payakumbuh, dikeluhkan oleh para lurah serta Kepala Puskesmas se-Kota Payakumbuh. Hal ini terungkap saat BPJS Kesehatan cabang Bukittinggi yang masih membawahi Kota Payakumbuh, melakukan Pertemuan Koordinasi dengan Pemko Payakumbuh serta Kepala Puskesmas, di Aula lantai III, Balaikota Payakumbuh, Bukik Sibaluik, Selasa (1/4).

”Kurangnya koordinasi ini menyulitkan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan pelayanan kesehatan, apalagi dalam keadaan mendesak. Harus membawa surat keterangan dari kelurahan, obat yang tidak tersedia di Rumah Sakit, sampai pelayanan yang kurang memuaskan” kata Lurah Tanjung Pauh, Bakhtarudin.

Selain itu, tambah Bakhtarudin, pelayanan yang kurang memuaskan ini membuat masyarakat merasa dirugikan. Lain halnya dengan tujuan BPJS Kesehatan yang akan menjamin kesehatan masyarakat, dari lahir hingga meninggal.

Diakui oleh Kepala BPJS Kesehatan cabang Bukittinggi, Drs. MB. Sjahjadi, MM, Apt., AAK bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Asfurina, masalah yang timbul dilapangan, memang sangat banyak. Terlebih lagi, pemberlakuan BPJS Kesehatan yang baru dimulai 1 Februari 2014 yang lalu, masih dalam tahap perjalanan awal. ”Untuk itulah BPJS Kesehatan, mengadakan pertemuan koordinasi ini dengan berbagai pihak yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga, masalah-masalah yang timbul, bisa kami dengar sebagai bahan evaluasi” jawab Sjahjadi.

Menurut Sjahjadi lagi, pelayanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan, memang berbeda dengan Askes maupun Jamkesko yang dulu diberlakukan di Kota Payakumbuh. ”Masa peralihan ini, pastinya membutuhkan waktu dan proses. Kadang, juga terbentur dengan berbagai masalah yang terjadi di lapangan. Untuk itu, kami membutuhkan bantuan dari semua pihak, sehingga program ini dapat melayani masyarakat dengan lebih baik lagi” ujar Sjahjadi.

Dilain pihak, Pemko Payakumbuh melalui Wawako Suwandel Mukhtar, mengharapkan pertemuan koordinasi ini membawa hasil yang lebih baik dalam pelayanan kesehatan pada masyarakat. Sehingga, target Pemerintah pada tahun 2019, seluruh penduduk Indonesia telah memiliki Jaminan Kesehatan.

”Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan Masyarakat, tentunya memiliki berbagai kendala dalam pelaksanaannya. Maka dari itu, mari kita saling bekerjasama dan berkoordinasi dalam mensukseskan program Pemerintah ini. Sehingga, tidak ditemukan lagi, masyarakat yang menderita karena kekurangan biaya untuk berobat” simpul Wawako.

Sebagai informasi, jumlah peserta BPJS Kesehatan di Kota Payakumbuh sampai dengan bulan Maret 2014, mencapai 99.195 orang. Terdiri dari PNS 21.174 orang, TNI 2.397 orang, POLRI 982 orang, Penerima Bantuan Iuran APBN (PBI, Jamkesmas) 34.128, PBI APBD (Jamkesko) 40.000 dan Peserta Mandiri 514 orang.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Lagi – Lagi Pasangan Mulyadi Dan Ali Mukhni Tidak Menghargai Ruang Publik

Oleh Reido Deskumar Seharusnya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur bersyukur adanya ruang publik yang dihadirkan oleh media televisi,...

Tim Gabungan Terpadu Ikut Turun Tegakkan Perda AKB Di Payakumbuh

Payakumbuh - Tim Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh mendapatkan asistensi sekaligus dimonitor oleh Tim Gabungan Terpadu penegakan Perda Nomor 6 Tahun 2020 Provinsi...

Club Sepak Bola LPPKI FC Ikut Ambil Bagian Dalam Turnamen U-14

Padang,- Club sepak bola LPPKI FC turut ambil bagian dalam kejuaraan sepak bola U-14 memperebutkan Piala SIWO PWI Sumatra Barat yang diselenggarakan...

Pam Tigo Payakumbuh Akan Berlakukan Sistem Zonasi Untuk Tingkatkan Kekuatan Air

Payakumbuh BeritaSumbar - Perusahaan Air Minum Tirta Sago (Pam Tigo) Kota Payakumbuh akan melakukan sistem zonasi dalam pendistribusian agar dapat meningkatkan kekuatan...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Pecah Rekor Positif Covid-19 Di Payakumbuh, Muncul Klaster Tahanan Polisi

Payakumbuh, www.beritasumbar.com - Kasus Covid-19 di Kota Payakumbuh pecah rekor, dimana pada pada Jumat, 30/10 terkonfirmasi 30 orang warga positif virus corona...

Umumkan Hasil Seleksi CPNS, Pemko Padang Berikan Masa Sanggah Tiga Hari

Padang,beritasumbar.com - Perserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Padang, yang tidak lulus seleksi bisa melakukan sanggah dalam waktu tiga hari...

Polres Tanah Datar Selalu Imbau Pengunjung Pasar Batusangkar Gunakan Masker

Tanah Datar, www.beritasumbar.com- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres tanah Datar selalu mengimbau pengunjung Pasar Batusangkar agar tetap memakai masker, guna mencegah penyebaran...

Polres Limapuluh Kota Berhasil Mengamankan Dua Tersangka yang Miliki 135 Paket Besar Ganja

Limapuluh Kota, www.beritasumbar.com - Kepolisian Resor (Polres) Limapuluh Kota berhasil mengamankan dua tersangka penyalahgunaan narkotika berinisial RS dan YFA yang miliki 135...
- Advertisement -